Lost Princess

Lost Princess
Elgan's cooking skills


__ADS_3

Bunyi suara peralatan dapur yang sedang digunakan adalah satu-satunya suara yang yang memecah keheningan diantara mereka. Laki-laki bertato yang masih setia memamerkan perut sixpack-nya, sedang memasak spaghetti. Beberapa benda melayang dan bergeser sendiri sesuai keinginannya, Samantha melihat itu dengan sorot mata kesal, kenapa tidak semua orang punya kekuatan seperti itu? Pikirnya bodoh.


Samantha merasa melihat sesuatu yang tidak pas, laki-laki kejam yang hampir membunuhnya saat ini sedang memasak, bagi Sam itu merusak citra kejam yang dia sematkan padanya beberapa waktu lalu.


Sam berdecih, ia curiga jika laki-laki itu tak mempunyai teman, makanya menculiknya. Tapi, dia juga tak mengerti sedang diculik atau akan dilenyapkan malah, karena mencoba mencari tahu tentang kasus human trafficking itu.


Ketika pandangannya dibalas tatap oleh mata abu-abu Elgan, ia pura-pura tersenyum lalu menoleh kearah lain. Samantha saat ini sedang duduk di kursi meja makan, ia duduk manis dan tidak berani bergerak. Bukan karena takut dengan Elgan, tapi karena saat ini ia hanya menggunakan atasan kemeja milik Elgan, tanpa memakai apapun lagi di tubuhnya.


Tadi Samantha tetap berusaha kabur, begitu berhasil keluar lewat jendela, Samantha lari keluar. Baru diketahuinya jika ternyata mansion ini terletak di tengah-tengah hutan. Kakinya terus berlari hingga di pembatas pagar, tapi tiba-tiba ada anjing menggonggong kearahnya. Bukan hanya satu tapi banyak, Samantha saat ini tidak memiliki senjata apapun. Ia berusaha lari kembali kearah mansion. Aksi kejar-kejaran yang menegangkan, ia hampir saja terkoyak habis jika tidak gesit dan cerdik.


Itu membuatnya kembali berakhir didalam mansion bersama laki-laki kesakitan jiwa itu. Itupun ia masih bersyukur karena setidaknya baju basahnya bisa digantikan oleh kemeja ini. Kemeja yang dicurinya dari lemari pakaian Elgan. Tentu saja arti kata mencuri artinya tidak ijin terlebih dahulu meski Elgan membiarkannya.


Samantha lapar apalagi ketika mencium aroma lezat dari spaghetti yang tengah dimakan Elgan. Laki-laki itu dengan teganya tak memberinya sedikit saja. Matanya memicing dan bibirnya cemberut kesal, namun sedikitpun Elgan tak menghiraukannya.


Samantha menelan ludahnya ketika Elgan memakan mienya dengan lahap. Sam ingin menangis rasanya, perut lapar adalah ujian terberat untuknya.


"Aku ingin makan juga!" Pada akhirnya kata-kata ini keluar juga dari bibirnya.


Elgan hanya menoleh sekilas, lalu melanjutkan makannya seakan berbicara 'kalau lapar ya makan'.


Samantha ingin memasak sendiri tapi ia tak memiliki keahlian memasak, bahkan telur dadar saja biasanya Mars yang membuatkan untuknya. Berpikir begitu ia jadi teringat tentang Mars, apakah laki-laki itu mencarinya?


"Buat sendiri!" Setelah mengatakan dua kata itu, Elgan bangkit berdiri dan pindah duduk di depan TV yang tidak jauh dari meja makan.


"Tega sekali dia," keluh Sam sedih.

__ADS_1


Samantha dengan terpaksa berjalan menuju ke pantry, tidak tau apa yang akan dilakukan. Tapi, perutnya sudah sangat lapar. Dia membuka kulkas mencari sesuatu yang bisa langsung di makan. Tapi hanya ada bahan mentah di kulkas itu. Pilihan Sam jatuh pada dua butir telur yang tersisa diwadah.


Menyiapkan pan yang sebenarnya difungsikan untuk memasak sayur, bukan untuk menggoreng telur karena terlalu besar. Setelah itu mengambil bawang untuk dicincang. Namun, tangannya malah teriris. Merintih sakit membasuh darahnya di wastafel, menunggu luka itu hilang dengan sendirinya.


Melanjutkan kegiatan memotong bawang hingga selesai, dilanjutkan dengan memecah telur diatas pan. Oh, bahkan ada cangkang telur yang ikut masuk kedalamnya. Suara berisik yang lebih berisik dari saat Elgan memasak tadi membuat Elgan penasaran dan menghampiri gadis itu.


Dia menggeleng prihatin, begitu melihat telur dadar yang terlihat seperti telur orak-arik malah. Elgan memutuskan untuk mencicipi rasa telur dadar hancur itu, langsung mencubit telur dadar dengan tangannya. Mengunyahnya perlahan, sementara Samantha terus memperhatikannya, sepertinya sedang menunggu apa pendapatnya mengenai rasa telur itu.


Elgan ingin memuntahkannya, tapi ia sengaja menahan dengan menunjukkan ekspresi mengangguk seakan mengatakan jika itu lumayan. Samantha tersenyum, dengan semangat ia mengambil piring karena perutnya tak sabar ingin diisi.


Begitu suapan pertama, mimik wajah yang tadinya riang berubah sedih. Telur itu rasanya sangat tidak jelas, asin dan sedikit amis. Samantha lapar, tapi makanan didepannya sungguh sangat buruk. Di mansion ini hanya ada dirinya dan Elgan saja. Tak ada yang akan membantunya memasakkan makanan. Terpaksa ia menyuapkan telur itu ke mulutnya lagi.


Belum juga suapan kedua sampai di mulutnya, sendok di tangannya terlempar kelantai. Ulah siapa lagi jika bukan Elgan yang sedang menyandarkan pantatnya di meja makan, dengan tangan terlipat didepan dada. Laki-laki berwajah datar itu berjalan melewati Samantha, menuju kedapur. Mencari bahan masakan di kulkas, tangannya mengambil sepotong daging beku.


Samantha berdiri disebelah Elgan dalam diam, karena ia memang sedari tadi hanya mengamati Elgan yang sibuk mengolah daging beku itu untuk menjadi makanan. Samantha sesekali melirik pada tubuh Elgan, ah dia gadis kecil yang terpesona dengan pahatan indah pada tubuh laki-laki di sampingnya. Elgan acuh saja, ia meletakkan piring berisi Roast meats didepan Samantha.


Elgan tak menanggapi hanya memandang dengan wajah datarnya. Meski begitu Samantha telah mengurangi rasa bencinya terhadap pria itu karena telah mengisi perutnya dengan makanan enak. Oh Samantha ternyata mudah sekali luluh, hanya karena sepotong daging ia melupakan jika hampir mati tadi.


"El, terimakasih! Kau sepertinya biasa memasak ya," Ucap Sam asal.


Elgan mengangguk saja, sebenarnya ini pertama kalinya ia memasak untuk orang lain. Dan itu juga adalah ucapan terimakasih pertama yang diterimanya. Gadis remaja didepannya ini sangatlah diinginkan Rosgard, tapi yang membuatnya penasaran adalah kekuatan seperti apa yang membuat Rosgard dan Xavier saling berebut. Masih belum mendapatkan jawabannya membuat Elgan mau mempertahankan gadis itu di mansionnya.


Elgan juga baru saja mendapatkan informasi, jika Rosgard langsung bergerak begitu mendengar jika Samantha lepas dari tangan Xavier. Dia sendiri ada di pihak Rosgard, tapi Elgan punya rencana sendiri mengenai gadis di depannya. Rosgard maupun Xavier sudah menyiapkan pasukannya masing-masing, begitu pula dengan manusia. Salah satu dari kakak Samantha bahkan punya organisasi khusus untuk melawan mutan.


Dunia tahu jika akan ada saatnya perang besar antara Mutan dan Manusia pecah. Elgan hanya ada di belakang, namun ia ikut andil dalam pertarungan itu nanti. Meski begitu tak pernah ada yang berani mengusiknya termasuk Rosgard itu sendiri. Siapapun mengenal Elgan sebagai kesakitan jiwa karena membunuh siapapun yang berani mengganggunya.

__ADS_1


Terlebih kekuatan Elgan yang bisa menghisap ingatan adalah satu-satunya di dunia. Memiliki lebih dari satu kepribadian yang memiliki karakter berbeda-beda. Elgan adalah mutan yang berbahaya, sialnya Samantha tidak mengetahui itu.


Kekacauan ada dimana-mana, mutan yang terpisah dan hanya sendirian akan terbunuh. Manusia-manusia itu berusaha melenyapkan keberadaan mutan. Karena banyak pembunuhan yang dilakukan oleh mutan di berbagai tempat. Mereka terus saling melenyapkan untuk mempertahankan keberadaannya.


Mansion ini terlindungi dari para telepatis sekalipun, tidak ada yang bisa terhubung. Dan tempat ini juga adalah tempat yang tidak akan terlihat oleh mata atau alat canggih sekalipun. Masih banyak rahasia Elgan yang belum diketahui siapapun. Dia hanya terkenal kejam di kalangan mutan, juga dikenal kejam sebagai seorang mafia, padahal dia lebih dari itu.


Malangnya Samantha terjebak bersama laki-laki itu.


"Kapan aku bisa kembali?"


"Setelah kau memberitahuku Kekuatanmu yang lain!" Jawab Elgan menatap tajam pada gadis didepannya.


"Sudah kubilangkan! aku tidak tahu!" Sam menjawab pelan namun penuh penekanan.


"Baiklah, kita akan mencari tahu nanti!" Elgan menyunggingkan bibirnya.


"Aku hanya mutan dengan bakat penyembuhan, apalagi yang kau harapkan!" balas Sam bohong.


Sam tahu jika ia memiliki kekuatan lain. Namun ia juga belum mengetahui jenis Kekuatan apa itu. Xavier menyuruhnya agar tetap diam dan tidak memberitahukan tentang kekuatan itu pada siapapun.


____________


**Penulis akan sangat menghargai setiap like dan komen yang di berikan pembaca, karena dengan ketersediaan kalian untuk meninggalkan jejak di cerita ini membuat penulis lebih bersemangat lagi 😉.


terus ikuti kelanjutan dari novel ini yah

__ADS_1


happy reading 😘**


__ADS_2