
Mereka semua dapat melihat banyak titik yang menyebar di berbagai wilayah. Terlebih ada banyak warna hitam yang mulai mendominasi semua daratan.
"Titik merah itu adalah pergerakan Xavier dan para anggota khusus yang dikerahkan manusia. Sedangkan titik hitam adalah penyebaran Virus C5AE!" Elgan mengusap tanggannya pada layar untuk memperjelas keadaan di setiap wilayah.
"Bagaimana bisa secepat itu? Apa yang membuat mereka mau saling bekerja sama?" Jasper masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Tentu saja tujuan yang sama, kini yang membingungkan adalah bagaimana cara mereka mengevakuasi warga sipil?" Archer mengamati layar dengan seksama dan belum bisa mengambil kesimpulan.
"Mereka tidak dievakuasi, tapi melakukan karantina wilayah. Virus yang diluncurkan Rosgard di berbagai wilayah sulit dicegah, mereka harus menghadapinya!" Mars menyampaikan pendapatnya.
Elgan masih berdiri mengamati layar, dia ingin mendengar pendapat mereka. Penting untuknya jika mereka terpengaruh.
"Kau gila! Lihat apa yang kalian lakukan! Kau membuat kacau dunia!" Sam maju untuk menyentuh bagian layar yang menarik perhatiannya dan memperjelas hal itu.
Elgan tersenyum tipis, rupanya gadisnya masihlah yang paling pandai. Dia berhasil menemukan masalah yang lebih besar. "Apa yang kau lihat? Katakan!"
Sam, masih terus mengamati dengan wajah terkejutnya. Dia tidak menyangka hanya beberapa hari, dunia telah menunggu kehancuran dan telah kehilangan sisa kedamaiannya.
Virus itu menyebar luas membuat batasan yang melemahkan makhluk hidup. Membunuh tanpa terlihat juga menyerang secara besar-besaran. Tapi, yang lebih menakutkan dari itu semua adalah bumi itu sendiri.
Ada titik dimana inti bumi sedang memproses ledakannya. Itu bukan hanya ledakan kecil, tapi itu diperkirakan dapat menghancurkan sebagian dari bumi itu sendiri. Bibirnya bergetar saat beralih menatap Elgan.
Dia melihat jika laki-laki itu tersenyum dengan tatapan mata yang menyorotnya tajam. Tangannya mengepal, matanya balas menatap dengan marah. Dia maju dan memberikan laki-laki itu tendangan cepatnya. Sayangnya Elgan bisa menangkap kakinya. Bahkan dia saat ini tertawa keras membuat semua yang berada di ruangan itu bingung.
Apa yang membuat Sam, begitu marah?
"Kau brengsek!" Maki Samantha ketika Elgan menarik kakinya, membuatnya bergerak maju dan saat ini berada dalam dekapan laki-laki itu.
Tangannya yang kini dicengkram erat di belakang tubuhnya, juga kaki yang masih di pegang, membuat gadis itu semakin marah karena tidak dapat bergerak.
"Lepaskan dia!" Mars bersiap menyerang.
"Kecepatanmu tidak bisa berfungsi, jadi lebih baik kau diam disana!" Elgan meliriknya tajam.
Archer memegang tangan Mars agar laki-laki itu tidak melanjutkan aksinya. Archer tahu niat Elgan hanya sedang bermain-main dengan Sam, karena dia tidak merasakan aura menekan.
__ADS_1
"Kita, akan membereskan kekacauan itu. Jangan khawatir, sayang!" Bisik Elgan di telinga Samantha.
Barulah Elgan melepaskannya. Dia mendorong Samantha mundur dengan kekuatannya. Jasper yang berada paling dekat segera menangkap adiknya. Memeluk adiknya yang masih terlihat sangat marah.
"Apa yang dikatakan Sam, itu benar! Jadi, aku akan menjelaskan tugas masing-masing dari kalian untuk mengikuti rencanaku! Itupun jika kalian setuju, sayangnya kalian tak punya pilihan lain!"
Elgan tak menunggu respon dari yang lain, dia langsung menjelaskan keadaan kacau yang saat ini terjadi di luar sana. Semakin mereka mengerti, maka akan mudah baginya menjalankan rencana.
Rosgard meluncurkan virus C5AE di setiap wilayah, hingga menimbulkan banyak mutan atau manusia terjangkit jadi semakin meluas. Tapi manusia sudah berhasil menciptakan vaksin, untuk menyangkal virus itu dengan jumlah banyak.
Masalahnya adalah cara membagikan vaksin itu penuh resiko, dan pihak Xavier mengajukan diri membantu membagikan dengan kekuatan yang mereka punya.
Sage berhasil menciptakan baju pelindung, sehingga mempermudah pekerjaan mereka.
Selagi mereka sibuk dengan masalah itu, pihak Rosgard menyiapkan pasukannya. Mereka akan menyerang ketika mereka telah kelelahan. Rencananya berhasil membuat lawannya kewalahan.
Tapi, ada yang tidak disadari oleh mereka, karena terlalu sibuk dengan persiapan perang. Bumi sedang memulai perangnya sendiri. Inti bumi memanas dengan kumpulan magma yang siap meledak keluar kapan saja.
Elgan menatap Sam yang ikut memerhatikan layar. Mereka seketika saling menatap. Elgan terlihat serius melihat kearahnya.
"Penting bagimu untuk ikut, kau bisa menghentikannya!" Elgan mengatakan dengan nada serius, tetapi tetap dengan cara santai.
"Tidak sekarang, kita harus menunggu. Kekuatanmu masih belum bisa, kau memerlukan latihan!" Elgan beralih pada Archer.
Dia mengungkapkan rencananya, bukan tanpa alasan dia mengumpulkan mereka di tempat ini. Selain tidak terjangkau oleh kekacauan di luar, juga untuk menyiapkan secara matang gerakan mereka.
Jasper membantu dalam perencanaan, dia mengungkapkan pendapatnya. Karena ada beberapa bagian, dimana Elgan melewatkan keselamatan para manusia.
Sam, ikut menyimak. Dia masih terus mencoba memahami maksud dari rencana Elgan. Ada banyak benang dari setiap kejadian yang tidak bisa terhubung. Dia yakin jika Jasper bisa menyadarinya, tapi apa yang telah dengan sengaja dilewatkan Elgan dalam rencananya.
"Kalian boleh keluar! Aku memiliki urusan dengan gadis kecil ini!" Tatapannya tertuju pada satu titik, Samantha.
Mars akan menyela, tapi sudah lebih dulu di tarik oleh Archer. Mars memang akan selalu kehilangan ketenangannya jika berhubungan dengan Samantha. Archer tahu penyebabnya, hanya saja akan sangat berat untuk Mars jika ingin berjuang. Persaingan tidak seimbang hanya akan dimenangkan oleh pihak yang kuat.
"Kau ingin menanyakan sesuatu?" Elgan menarik Samantha dalam pelukannya.
__ADS_1
"Lepaskan!" geramnya kesal.
"Katakan, apa yang ada di otak kecilmu itu?" kata Elgan dengan menyentuh sisi wajah Samantha.
"Apa yang bisa kita lakukan untuk menekan inti bumi meledak?" Hal ini yang paling dikhawatirkannya.
"Bukan kita, tapi hanya kau!" Elgan menjawab dengan santai.
"Aku, bagaimana bisa?"
"Tentu saja, aku akan mengajarkannya!" Sombong Elgan dengan manik abu-abu yang membuat siapapun yang melihatnya akan terfokus pada satu titik itu.
"Kenapa tidak kau saja?" Sam tahu jika Elgan jauh lebih kuat darinya.
"Kekuatannya hanya ada padamu sayang!" Elgan kemudian merendahkan badannya, dia berbisik pelan di telinga Samantha.
"Itu yang membuatmu layak berdiri di sisiku!"
"Gila!" teriak Samantha yang kemudian berlari menjauh menuju pintu keluar.
Elgan memang sengaja melepaskan. Jika tidak, mana bisa gadis itu lari dari cengkramannya.
Dia berbalik, kembali melihat ke arah layar yang menampakkan kekacauan.
Ketika dia menjentikkan jarinya, layar itu telah menghilang. Hanya kegelapan yang kini menyelimutinya. Melangkahkan kaki keluar melalui pintu yang berbeda dengan pintu yang tadi di masuki para tamunya.
Sesaat setelah dia keluar, pintu itu juga ikut menghilang. Ada terlalu banyak rahasia akan kekuatan Elgan juga dengan apa yang ada di kepalanya. Mutan itu begitu menakjubkan.
____
Rosgard saat ini mulai menyadari kesalahannya. Elgan tak ditemukan di manapun. Tentu saja itu hal yang membuatnya khawatir. Elgan adalah yang paling mengerikan jika dia tidak menggenggamnya.
Dia telah melakukan perjalanan ruang dan waktu ke masa lalu, tapi tetap saja tidak menemukan jejak mutan itu.
__________
__ADS_1
Happy reading ❤
Stay healthy y geez, jan lupa like n komentarnya 😉