Love Me Boy!

Love Me Boy!
Pelajaran Singkat dari Ibu Mertua


__ADS_3

Malam itu Dewa mengajak Ruby untuk pergi ke rumah orangtuanya, selain karena Sandra yang terus merengek karena telah lama kedua pasangan mesum itu tidak berkunjung ke rumah mereka, entah mengapa setelah menikah dengan Ruby, Dewa jadi lebih sering rindu akan kecerewetan Mommynya.


Dewa dan Akbar sedang membahas tentang kemajuan perusahaan mereka, seperti biasa, dan biasanya itu akan berlangsung cukup lama. Sandra masuk ke kamar Dewa tanpa mengetuk karena pintu kamarnya sedikit terbuka.


"Kamu minum apa?" Sandra memergoki menantunya sedang meminum obat saat ia masuk.


"Oh, emmm, itu—" Ruby bingung.


"Obat penyubur kandungan kah?"


Ruby mengangguk dengan wajah sedikit terkejut, karena sampai detik itu Ruby belum pernah bercerita tentang terapi pengobatannya ataupun program kehamilan yang sedang ia jalani kepada Sandra.


"Mommy sudah tau semuanya, Mommy tau beberapa bulan lalu kamu melakukan pengobatan penyumbatan tuba falopi, dan Mommy juga tau tiga bulan lalu kamu dinyatakan sembuh." Sandra menggenggam tangan menantunya yang terus menggigit bibir bawahnya saat dia berbicara.


"Mommy," ucap Ruby lirih. "Maaf aku gak cerita apapun ke Mommy, aku gak mau Mommy kepikiran, juga aku takut kecewa sama aku."


"Iya Sayang! Tapi nanti kamu jangan pernah lagi rahasia-rahasiaan sama Mommy, Oke!"


"Iya," jawab Ruby begitu menyesal. "Ngomong-ngomong Mommy ada perlu apa kesini? Itu apa?" Ruby menunjuk sebuah buku di tangan mertuanya.


"Oh, iya. Mommy hampir lupa," Dia menggeser tubuh tuanya agar lebih dekat dengan sang menantu. "Mommy curiga kalian bermain terlalu monoton," 


"Bermain?" Ruby mengernyit.


"Bermain itu,— emm, apa ya? Itu loh ritual bercocok tanam!" jawab wanita tua itu dengan mimik wajah biasa saja, tanpa terlihat sedikitpun beban saat mengucapkannya.


"Terus?" Ruby langsung curiga mengenai buku yang Sandra bawa itu.


Ruby tahu sifat mesum suaminya turun dari siapa, siapa lagi jika bukan mertua perempuannya yang dulu adalah atasannya di tempat kerja. Sering sekali Ruby diberi wejangan-wejangan mesum mengenai cara menaklukkan seorang pria di ranjang saat dia masih bekerja dulu. Dan saat ini dia yakin Sandra akan mengajarkannya hal-hal berbau kemesuman.


Sandra mulai membuka lembaran buku keramatnya. "Kadang pasangan suami-istri harus memiliki beragam gaya bercocok tanam, selain agar aktivitas ranjang mereka tidak monoton, tapi juga bisa jadi gaya yang beragam itu mempermudah bibit suamimu untuk cepat bersemayam di rahimmu!" Dia berbicara seperti seorang ahli Percocok Tanaman.


Ruby langsung menelan ludahnya, nasibnya memiliki mertua mesum hingga dia harus mendengarkan pelajaran singkat bercocok tanam dari seorang mertua, bukankah itu terlalu memalukan?


"Tapi dokter Risa gak ngasih tau tentang itu Mom! Dia bilang —" 


"Halaaaah tau apa si Risa itu tentang pelajaran gaya-gaya bercinta yang baik dan benar? Dia itu anak kemarin sore yang baru menikah kemarin-kemarin." Sandra langsung memotong ucapan menantunya dan seenaknya mengejek seorang dokter kandungan yang adalah keponakannya sendiri.


Ruby terdiam, dia sudah pasrah, mau bagaimana lagi, apapun yang dia ucapkan tak pernah menang melawan ucapan mertuanya.


"Nih ya, kita mulai ya! Perhatikan sama kamu baik-baik, buka matamu selebar-lebarnya!" Seorang ahli cocok tanam sedang menurunkan ilmunya. 


Sandra mulai membuka kelas biologi bab cara reproduksi yang baik dan benar versinya. Baru halaman pertama Ruby dibuat malu saat melihat gambar yang memperlihatkan gaya bercinta sepasang suami-istri yang biasa pada umumnya, yang disitu disebut Misionaris.


"Ini gaya yang biasa, umum, membosankan, terlalu primitif." Sang guru mulai menjelaskan. "Kalau gaya ini lebih menguntungkan perempuan, lihatlah!" 


Gaya full servis kalau kata Dewa, hati Ruby menggumam.


"Sepertinya kamu harus menjajal gaya ini, lihatlah! Walaupun kamu akan kelelahan, tapi bukankah itu membuat benih dia lebih mudah menggapai ladangnya?"

__ADS_1


Itu gaya kalau aku sedang dihukum Mommy. Ingin sekali menjawab itu.


"Bagaimana kalau ini? Apa kamu pernah mencobanya?"


Dewa sangat suka gaya itu. Hati Ruby terus menggumam. Kini wajah Ruby sudah semakin merah karena malu.


"Lihat lagi yang ini!"


Baru semalam kami memeragakannya.


"Dulu Mommy suka bermain dengan gaya ini, tapi itu dulu sekali, entah kapan kami terakhir melakukannya." Sang Guru malah bernostalgia.


Aku juga suka gaya itu, hati Ruby cekikikan.


"Ini sedikit ekstrim, sepertinya kalian akan sulit melakukannya." Sandra terlihat meremehkan anak dan menantunya. 


Aduh Mommy, kami sering melakukan gaya itu. Ruby semakin tak tahan ingin mengungkapkannya.


"Bagaimana? Apa kamu ingat itu semua Sayang?" Sandra memastikan pelajaran bercocok tanam yang ia ajarkan bisa diserap oleh menantunya.


"Kami sudah pernah mencoba semua gaya itu Mommy!" Akhirnya Ruby membuka suara.


"APAAAAA?" Sandra terkejut mendengar pengakuan menantunya yang dulunya hanyalah seorang gadis polos. "Kamu yakin?"


"He'em!" Dia mengangguk kecil.


"Ini juga?" 


Ruby kembali mengangguk, membuat Sandra langsung meloncat beberapa halaman mencari gaya yang sepertinya sulit dilakukan setiap pasangan, bahkan dia pun belum pernah melakukannya.


"Ini?" Gaya yang lebih ekstrim karena kekuatan tangan si pria sangat berperan penting terhadap permainan mereka, sebab sang pria harus berdiri, mengendong tubuh wanitanya yang melingkarkan kakinya di pinggang si Pria.


Dan lagi-lagi Ruby mengangguk.


"Ternyata aku salah mengajarkan ini semua kepadamu. Ternyata kalian lebih berpengalaman dibandingkan aku. Ternyata si Bule Sipit itu banyak mempelajari ilmu penjajahan sebelum kalian menikah, ya, sepertinya begitu." Sandra menutup buku keramatnya. "Sepertinya Miyabi juga harus belajar banyak kepada kalian." Sandra masih mengatur nafasnya. "Kalian membuatku iri."


Ruby bersyukur untung saja Sandra tak bertanya dimana saja mereka bermain. Karena kalau tahu dia pasti akan pingsan mendengarnya.


"Kalian sedang membahas apa?" Dewa tiba-tiba masuk ke dalam kamarnya.


"Dasar Bule Mesum!" Sandra memicingkan matanya.


Apa lagi ini? Sejak kapan Mak Lampir Meksiko itu menambahkan julukanku? Salah satu sudut bibir Dewa naik mendengar ucapan Sandra.


"Kamu telah membuat menantu polosku menjadi Master of Ranjang!" Sandra sinis kemudian pergi meninggalkan kamar yang menjadi saksi malam pertama Ruby dan Dewa dulu.


"Ada apa dengan Nenek Sihir Bule itu?" Dewa merebahkan tubuhnya di ranjang.


Ruby tak menjawab, hanya helaan nafas panjang yang bisa ia berikan. "Gak penting!"

__ADS_1


"Apa Mommy merengek meminta bayi lagi?" Dewa curiga.


"Bukan," jawab Ruby. "Bisa tolong bantuin bukain resleting aku?" Ruby berjalan mundur ke arah suaminya.


Dan malam itu bukan hanya gaun Ruby yang Dewa bantu buka, tapi juga semua benda yang menempel di tubuh istrinya dia paksa buka. Dan malam itu salah satu jurus bercocok tanaman yang ada di dalam buku keramat Sandra kembali mereka lakukan.






"Berenang yuk!" Dewa merangkul leher kecil Ruby.


"Males!"


"Itu yuk!" Dewa menggoda istrinya.


"Hissst!" 


"Ayolah, aku mau itu!" Dewa merengek seperti yang dilakukan Ruby dulu, membuat Ruby mencubit perutnya. "Dulu kamu sering merengek minta itu, tapi sekarang aku tak pernah mendengar rengekan kamu!" Dewa menggiring istrinya ke area kolam renang.


"Mana sempat, belum juga aku minta, kamu udah nelanjangin aku!" Ucapan Ruby membuat Dewa tertawa.


Ternyata sudah ada Sandra dan Akbar di pinggir kolam yang sepertinya baru selesai berenang.


"Hai Sayang! Sini!" Sandra melambaikan tangannya. Kedua makhluk Mesum itu mendekat.


"Apalagi?" Dewa terlihat malas.


"Program bayi tabung yang Yuki dan suaminya lakukan berjalan baik." Sandra begitu bersemangat saat mengucapkannya.


"Lalu?" tanya Dewa lagi, seolah berkata 'apa hubungan dengan kami?'


"Kalian juga bisa mencobanya. Ya kan?" ucap Sandra dengan wajah penuh harap.


Dewa yang sebenarnya masih belum yakin dan memang belum menginginkan seorang bayi, terlihat biasa saja, tapi tidak dengan Ruby, dia yang melihat langsung wajah penuh harap Sandra jadi ikut berharap suaminya mau melakukan program bayi tabung.


...Jeng!...


...Jeng!...


...Akankah Aa Dewa mau melakukan program bayi tabung seperti keinginan Ruby dan Mommynya?...


...Tunggu episode selanjutnya ya!!!!!🤗🤗🤗...


...Jangan lupa tinggalkan Like, Komen n Votenya cintah!!!!...

__ADS_1


__ADS_2