Love velisa

Love velisa
Lembar 31.Claudia?


__ADS_3

Farhan bersyukur bisa kembali ke tempat dimana seharusnya dia berada. Dia hanya ingin kebebasan layaknya dirinya yang dulu. Tak terikat aturan yang jelas-jelas itu berbanding terbalik dengan kehidupan pribadinya. Laki-laki itu? Kembali termenung, sesekali ia mengusap air mata yang tiba-tiba jatuh tanpa sebab!. Suasana sepi menyelimuti hati pria yang dulu kerap di sapa Bible itu.!


"Farhan sadar!!! Ini kehidupan lo yang sebenarnya.!!!"


Ya, memang inilah kehidupan seorang Farhan! Sendirian tanpa sanak saudara di sekitarnya.!


"Tapi? Kenapa gue merasa sangat sepi di sini! Kenapa hati gue terasa kosong?Sepertinya ada yang salah di sini.! "Farhan mendudukkan tubuhnya sembari mengusak rambutnya penuh frustasi.


Farhan keluar dapur berusaha untuk menepis perasaan yang membuat dia bimbang. Ia melihat sekeliling! Memastikan semua masih sama seperti terakhir kalinya! Peralatan dapur masih tertata rapi. Dengan kulkas yang masih menyala di ujung sana! Semua terlihat masih lengkap! Memang semua yang ia punya bisa di katakan lebih dari cukup! Semua perabot yang ada di rumah kecil itu adalah hasil jeri payahnya. Ia rela banting tulang di saat libur sekolah hanya untuk menghidupi dirinya sendiri. Ya! Memang itulah Farhan. Pria mandiri yang bisa menghidupi dirinya sendiri.Mungkin sifat itulah yang membuat dia tak terbiasa di manja saat berada di rumah Arsyan.


Farhan kembali menatap sekeliling, perutnya mulai keroncongan! Berniat untuk mencari sesuatu yang bisa dimakan! Namun, hasilnya nihil. Ia melihat beberapa sayuran di dalam kulkasnya! Dan ternyata semua sudah layu.! Ia melihat ada nasi di sana! Dan ternyata sudah basi.


" Anjir! Berapa lama gue gak pulang.? "Geram Farhan.

__ADS_1


"Gue laper......! Tapi.. Ini masih dini hari! Mana mungkin ada yang jualan makanan jam segini. ".Dengan keadaan yang terpaksa, Farhan berjalan kembali ke kamarnya. Menidurkan tubuhnya dan memaksa matanya untuk terpejam. Walau, perutnya berbunyi sedari tadi.


🐷


🐷


🐷


🐷


🐷


"Gimana, pa? " Tanya Alena yang terlihat seperti baru saja bangun dari tidurnya.

__ADS_1


"Papa sudah menyuruh semua anak buah papa, untuk mencari dimana keberadaan kakakmu.! Ucap Nanda sembari mengusap kepala putri kecilnya itu.


Alena memang sangat khawatir, bahkan ia rela tidur di rumah utama hanya untuk mengetahui kabar terkini tentang keberadaan sang kakak. Sedangkan Suga? Dia masih mencari di sekitar rumah sakit!. Keluarga Utama memang sedang di buat heboh oleh kejadian yang Farhan buat! Mengingat hari ini seharusnya Farhan sudah keluar rumah sakit, dan sudah harus kembali ke rutinitasnya.


"Astaga anak itu! Benar-benar menyusahkan.! "Gumam Arthan, yang tak habis fikir dengan apa yang ada di benak sang adiknya itu.


Alsan hanya bisa berusaha menenangkan sang suami yang sedari tadi sudah terlihat sangat kalut. Sesekali ia juga memenangkan Arthan, Ia juga khawatir jika menghilangnya Arsyan, membuat Emosi suami dan anak pertamanya tidak terkontrol! Mungkin akan membuat masalah menjadi semakin rumit dan itu akan membuat petaka bagi Arsyan anak yang Alsan Sayangi. Ketegasan Nanda dan Arthan memang melebihi rata-rata, bahkan terlalu kelewat batas menurut Alsan.


" Tenang, sayang! Pasti Arsyan baik-baik saja! Dia sudah dewasa.! "Ujar Alsan menenangkan suaminya itu.


"Bagaimana mau tenang , semalam anak ini mencoba untuk kabur! Untuk Suga bisa mencegahnya! Sekarang anak ini malah entah kemana perginya! Awas saja kalau sampai anak buah ku bisa nangkap! Akan ku hukum dia.! " Ujar Nanda dengan tegas, membuat Alsan dan Alena hanya terdiam kikuk.


" Erika...! Tolong, Telfon Claudia! Siapa tahu anak itu bersama Arsyan.! " Ucap Arthan menyuruh Erika menelpon seseorang yang bernama Claudia itu.

__ADS_1


"Claudia ...? " Gumam Alena sembari mencoba mengingat siapa orang yang bernama Claudia itu! Dan apakah hubungannya terhadap sang kaka?


Alsan melirik ke arah Arthan, mencoba untuk mencegah Arthan agar tidak menyuruh Erika menelpon! Namun, Kode dari Alsan tak Arthan hiraukan! Didalam benak Arthan! Hanya ada misi untuk menemukan adiknya cepat atau lambat.


__ADS_2