
"Pesanan nya sebentar lagi sampai,tunggu disini ya.Abang akan keluiar untuk menyiapkan bubur itu dimangkok lalu kembali kesini"ujar Ardi setelah hampir 30 menit menunggu akhirnya pesanan yang dia pesan lewat aplikasi diponselnya sudah menunjukan jika sang kurir telah tiba digedung apartemen nya.
"Iya,tapi jangan lama ya"
"Iya sayang iya.Dasar bawel"Ardi pun segera beranjak setelah sebelumnya mengusak pucuk kepala sang adik hingga rambutnya yang sejak awal bangun sudah berantakan semakin acak acakan.
Dan lagi lagi,jantung Realyn merasakan sesuatu yang aneh saat untuk kesekian kalinya Ardi memanggilnya dengan sebutan 'sayang'.
Ah,hati?apa kamu baik baik saja?masih amankah didalam sana?batinnya.
Setelah melihaty punggung Ardi telah menghilang dibalik pintu.Realyn sendiri hanya bisa menghela nafas panjang.
Seketyika dia teringat dengan janin yang kini tumbuh dirahimnya.Satu nyawa yang begitu dinanti dan bisa menyelamatkan harga diri seseorang meski degan cara yang salah.
"Semoga kelak kamu akan memaafkan Mamahmu ini Nak.Dan semoga kamu masih ingat denganku meski kita tidak akan pernah bersama"gumam Realyn sembari mengusap lembut perutnya yang masih rata.
Ardi sendiri kini tengah sibuk memasukan bubur pesanannya kedalam mangkuk untuk dibawa kedalam kamar,karena Realyn masih terlihat lemas setelah tadi mengalami morning sickness.
"Nak,ayo bumilku.Sekarang waktunya kita makan,buburnya sudah siap"ucap Ardi sembari membawa nampan berisi mangkuk bubur dan susu hangat ditangan nya.
"Abang tidak kekantor?biar aku makan sendiri saja.Lebih baik Abang siap siap untuk kekantor"
"Abang ijin untuk satu hari ini.Besok baru balik kantor lagi.Kenapa?keberatan Abang disini?"
"Tidak,tentu saja tidak.Aku hanya nggak mau menjadi penghalang untuk kegiatan Abang"
"Tenanglah,semua sudah aku atur sedemikian rupa.Besok sepulang dari rumah sakit Abang langsung kekantor"
__ADS_1
"Baiklah.Kita makan bersama ya?"
"Baiklah"
Keduanya pun kini sarapan bersama didalam kamar dan diatas ranjang.Namun bunyi ponsel milik Realyn seketikan menghentikan kegiatan makan pagi keduanya.
"Mamah"gumam Realyn saat melihat nama sang Mamah tertera dilayar ponsel miliknya.
"Angkatlah,jangan buat Mamah khawatir"ucap Ardi yang mendengar gumaman Realyn.
"Ta_tapi ini video call Bang"jawab Realyn bimbang.
"Angkatlah dibalkon.Dengan begitu Mamah tidak akan curiga"
"Baiklah"
["Assalamu'alaikum sayang,apa kabar Nak?"]
^^^"Waalaikum'sallam,Alhamdulillah baik Mah?Mamah sama Papah sendiri gimana?"^^^
["Kami Sehat sayang.Ini masih dijepang,kepulangan nya di undur.Tadinya pengen langsung ketempatmu Nak,tapi sepertinya tidak akan keburu"]
Deg...
^^^"Ti_tidak masalah Mah.Lain kali kan bisa,lagi pula aku juga sudah mulai sibuk dikampus"^^^
["Baiklah,kamu sehat sehat disana ya sayang.Mamah dan Papah pasti akan sangat merindukanmu"]
__ADS_1
^^^"Iya,Mamah dan Papah juga.Aku juga pasti kangen banget sama Mamah dan Papah"^^^
["Baiklah,Mamah harus pergi ya sayang.Sampai jumpa saat liburan nanti"]
^^^"Iya Mah,hati hati.Salam untuk Papah"^^^
Realyn pun sedikit bernafas dengan lega saat sang Mamah mengakhiri sambungan telpon nya.Sesak rasanya saat ingat jika dirinya kini telah membohongi kedua orang tuanya.
Namun jika ingat akan sesakit apa sang Mamah jika mendapati putra sulungnya disakiti dan dihina Realyn kembali menguatkan dirinya san tekadnya.
Namun saat akan berbalik untuk kembali masuk kedalam kamar.Tiba tiba tubuh mungilnya ditubruk tubuh kekar seseorang.
Siapa lagi pelakunya jika bukan Ardi.Ardi memeluk erat tubuh adik yang kini sudah menjadi istri untuknya itu
Ardi tahu jika saat ini Realyn tengah menanggung beban berat sepanjang hidupnya.Selain untuk pertama kalinya harus berbohong,Realyn juga harus menerima kenyataan jika dirinya kini tengah hamil anak dari kakanya sendiri.
"Maafkan aku,aku sungguh tidak layak dipanggil Kakak"gumam Ardi saat memeluk tubuh Realyn.
"Sudahlah,ini juga kehendakku kan?semua bukan cuma salah Abang.Tapi juga aku,lebih baik kita jalani semua ini dan lakukan yang terbaik untuk bayi ini.Agar dia tumbuh dengan sehat dan sempurna"
"Terima kasih sayang,dan maafkan Abang".
*
*
🌸🌸🌸
__ADS_1