
Ardi pun kembali mencium Realyn mulai dari kening,kedua mata,hidung,pipi dan berakhir dibibir ranum Realyn lagi.
Ardi ******* dan menghisap bibir ranum itu penuh dengan minat.Ciuman keduanya pun semakin memanas dengan tangan Ardi yang mulai berani bergriya ditubuh sang istri.
Dan entah sejak kapan baju daster yang dia pakai malam itu sudah terangkat hingga menampilkan setengah tubuhnya yang kini sudah nampak padat berisi karena kehamilan nya.
Dan ini untuk pertama kalinya juga Ardi mendengarkan suara seksi penuh dengan hasrat itu dari mulut istri keduanya.
Dan hal itu mampu membangkitkan hasrat kelelakian nya yang sudah lama tertidur.Karena permasalahan didalam hidupnya membuat fokus Ardi teralihkan hingga melupakan kebutuhan biologisnya.
Dan saat ini Ardi begitu bersemangat dan bergairah saat merasakan sentuhan tangan mungil Realyn ditubuhnya membuat yang telah lama tidur terbangun kembali dengan gagahnya.
Keduanya pun kini menikmati malam panas mereka untuk kedua kalinya.Namun saat ini dalam keadaan sadar sesadar sadarnya dan tanpa pengaruh obat apapun.
Sehingga keduanya bisa menikmati apa yang mereka lakukan saat ini.Hingga ruangan yang awalnya sunyi sepi pun kini berubah ramai dengan suara ******* dan lenguhan yang saling bersahutan.
*
*
Berbeda dengan Mayr yang malam ini begitu dibuat gelisah setengah mati karena sang suami yang tak kunjung pulang.
Mayra kira setelah kepulangan nya kerumah Ardi akan datang dan mencoba menenangkan nya seperti hal nya yang selalu pria itu lakukan jika mereka tangah berdebat.
__ADS_1
Namun kali ini hanya kecewa yang didapat Mayra.Pasalnya sampai pagi menjelang Ardi tak kunjung pulang kerumahnya.
Bahkan hingga waktu jam makan siang Mayra menunggu Ardi tidak kunjung menampilkan batang hidung nya.
Tidak ingin menunggu lebih lama lagi Mayra pun memutuskan untuk menemui sang suami dikantornya.
Namun saat baru saja keluar dari dalam kamarnya,Ardi sudah muncul dengan wajah yang berbinar.
Entah apa yang membuat pria itu terlihat bahagia yang pasti itu bukanlah karena nya.Terbukti dengan saat senyum dan binar bahagia itu hilang dari wajahnya saat bertatap muka dengan Mayra.
"Akhirnya kamu pulang juga Mas?mau aku buatkan makan siang?"
Tanya nya seolah olah tidak terjadi apa apa diantara mereka.
Jawab Ardi dengan nada dingin dan datarnya.Lalu berlalu begitu saja masuk kedalam kamarnya.
Mayra pun ikut masuk kedalam kamarnya mengikuti langkah sang suami.Mayra mengerutkan keningnya saat melihat berkas apa saja yang tengah dipersiapkan oleh Ardi.
Mayra semakin dibuat kaget saat Ardi menyerahkan serbuah selembaran kertas berisikan sebuah ijin menikah lagi yang harus dia tanda tangani.
"A_apa maksudnya ini Mas?"
Tanya Mayra saat melihat dan membaca surat yang diserahkan oleh Ardi padanya.
__ADS_1
"Tanda tangani lah,aku membutuhkan itu untuk meresmikan pernikahan ku dengan Realyn"
Deg....
Bagaikan disambar petir disiang hari,jantung Mayra seakan keluar dari tempatnya saat Ardi mengatakan maksud kepulangan nya dan mengambil berkas berkas yang dia butuhkan yang kini dia ambil dari dalam rumahnya.
Yang ternyata berkas untuk melengkapi persyaratan untuk menikah lagi dengan Realyn secara resmi.
"Oh iya,untuk malam ini dan tiga hari kedepan aku tidak akan pulang.Aku dan Realyn akan berangkat ke Jogja,jadi jangan menunggu atau kamu bisa liburan dengan para sahabatmu seperti yang biasa kamu lakukan"
"Tapi Mas aku tidak bisa,aku tidak mau dimadu"
Tegas Mayra menyimpan surat itu di atas meja rias miliknya.
"Tapi maaf May,hanya itu satu satunya syarat agar kamu bisa tetap menjadi istriku"
Deg....
*
*
🌸🌸🌸
__ADS_1