
Realyn menatap takjub pada bayi mungil yang ada dipangkuannya nya saat ini.Entah sudah berapa kali dirinnya menangis haru atas apa yang dia lihat saat ini.
Realyn masih belum mempercayai jika anak yang mengalami kecelakaan bersama dirinya satu bulan yang lalu mampu bertahan dan kini ada dipangkuan nya menatap wajah cantik yang masih nampak pucat itu dengan tatapan polosnya.
"Assalamu'alaikum sayang,apa kabar Nak?ini Bunda sayang.Bumda kangen banget sama kamu Nak"
Lirih Realyn kembali menciumi wajah mungil yang begitu mirip dengan si pemilik bibit unggul yang tanpa sengaja menanam dan tubuh dirahim adiknya sendiri.
"Cantik,seperti ibunya"ujar Ardi yang sedari tadi menemani sang istri yang tengah bertemu kangen dengan putri yang sudah dilahirkan nya.
Namun butuh waktu satu bulan lebih untuk dirinya bisa menyentuh dan memeluk tubuh mungil yang menjadi salah satu bagian dari hidupnya saat ini.
"Tapi Mas,kenapa wajahnya mirip sekali denganmu?padahal aku yang selalu dibuatnya susah lah pas lahir kok muka nya mirip kamu banget"
Seru Realyn seakan tidak terima jika sang anak lebih mirip ayahnya dari pada dirinya.
"Bagus dong sayang kalau begitu,jadi biar semua tahu jika aku sudah ada pemiliknya dan pemiliknya itu adalah dua bidadaari cantik yang tidak akan pernah tergantikan oleh wanita manapun"
__ADS_1
Ujar Ardi sembari mecubit hidung dang istri yang mancung itu.Ardi pun tidak sedikit pun maninggalkan sang istri dan sang anak,dia selalu ada dismping sang istri.
*
*
Berdeba dengan Ardi yang tengah menikmati masa bahagianya,Mayra kini tengah menangis tersedu bersimpuh dihadapan kedua orang tuanya.
Persidangan pertama untuk kasus yang menimpanya akan mulai digelar esok hari.Namun sang ayah nampaknya akan membuatnya memmdekam dipenjara karena sang ayah hanya mengirim seorang pengaccara untuk membantu dan mendampingi nya selama persidangan berlangsung tanpa ada niatan membuat sang anak keluar dan terbebas dari hukuman meski sang ayah mampu melakukan itu dengan kekuasaan dan uang yang dia miliki.
Namun kali ini Pak Hardi benar benar akan membuat sang anak menjalani konsekuensi dari perbuatan nya.Maski tersa berat namun apa yang Mayra lakukan sudah melewati batas dan melanggar hukum.
"Kamu akan selalu memaafkan dan menunggumu pulang kembali kerumah Nak.Namun untuk saat ini kamu tetap harus menjalani hukuman itu.Semua ini juga demi kebaikkan mu sayang"jawab Pak Hardi sembari memeluk erat tubuh gadis yang begituu dia sayangi itu.
Kedua orang tua dan anak itu pun terpaksa harus berpisah karena waktu besuk telah habis dan Mayra pun kembali dibawa masuk kedalam sel yang sudah satu minggu ini menjadi tempat tinggalnya.
*
__ADS_1
*
Dua minggu kemudian...
Dua minggu setelah bangun darai tidurnya,akhirnya Realyn pun kini bisa menghirup udara segar.
Dan setelah menyelesaikan proses ijin keulangan nya,keluarga pun membawa ibu baru itu kembali pulang kerumah.
Dengan segala pertimbangan yang ada,semuanya pun sepakat untuk membawa Realyn kembali pulang kerumah orang tuanya dan Ardi sendiri diiminta tinggal di apartemen untuk sementara waktu.
Mereka akan di ijinkan tinggal disattu rumah setelah kembali melakukan pernikahan secaa resmi.Dan itu akan dilakukan setelah semua telah dalam kondisi baik dan memungkinkan.
Namun tidak menunda terlalu lama juga berhubung berkas ijin pernikahan sudah masuk ke KUA dari satu bulan yang lalu tentu saat ini Ardi tengah bersiap menyiapkan segala sesuatu untuk keperluan pernikahan nya.
*
*
__ADS_1
...🌸🌸🌸...