
"Iya sayang,Nak Ilyas sudah meminta ijin dan juga restu kami untuk menikahimu Nak.Jika tidak ada pria lain yang tengah kamu tunggu maka,kami berharap kamu mau menerima pinangan dari Nak Ilyas untuk jadi pendamping dan juga imam untukmu Nak!"ucap Papah Hardi yang begitu berharap jika Mayra mau menerima Ilyas.
Dengan begitu tidak ada alasaan lagi untuk Arman untuk menikahi adik dari mantan istrinya itu.Karena hingga detik ini Arman masih berusaha untuk meminta restu untuk menikahi adik dari mantan istrinya yaitu Mayra.
Meski Arman diharuskan bertanggung jawab namun rasanya sudah sangat terlambat jika dilakukan sekarang.
Dan lagi Pak Hardi tidak ingin menambah luka dihati Maysa dengan bersatunya Arman dan juga Mayra.Maka dari itu,Pak Hardi begitu manyambut baik saat Ilyas datang untuk meminta ijin dan juga restunya untuk menikahi Mayra.
Apalagi Ilyas yang dengan ikhlas menerima keadaan Mayra yang tidak sempurna bahkan pernah melalui masa masa suram didalam sel tahanan.
"Manusia tidak akan pernah luput dari dosa Pak,tapi saya cukup salut dengan Mayra yang mampu bangkit bahkan kini sudah jauh lebih baik dari masa lalu.Dan saya ingin menjadi bagian dari proses hijrahnya Mayra,saya sudah memiliki satu orang anak,jika pun tidak memilikinya lagi saa tidak keberatan yang penting saya bisa bersama dengan wanita yang anak saya pilih untuk menjadi ibunya!"
Begitulah ucapan ILyas yang membuat Pak Hardi menerima lamaran Ilyas untuk Mayra.Dan setelah merenung beberap saat akhirnya Mayra pun mengangguk setuju untuk menerima lamaran itu dan keduanya pun dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan.
*
__ADS_1
*
“Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Ilyas Abdurrahman bin Yusril Abdurrahman dengan anak saya yang bernama Mayra Adelia dengan maskawinnya berupa seperangkat alat sholat dan juga uang sebesar 150 juta, tunai.”
“Saya terima nikahnya dan kawinnya Mayra Adelia binti Hardi Hartanto dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai.”
"Bagaimana saksi?sah?"
"Sah!"
"Sah!"
Seketika rasa lega begitu dirasakan oleh Ilyas usai kata 'Sah' menggema diseluruh ruangan.Tidak pernah dia bayangkan sebelum nya jika akan menikahi wanita pilihan anaknya dengan begitu cepat.
Niat hati hanya untuk mengkhitbah namun nyatanya Allah memilih jalan lain untuk menyatukan keduanya dalam ikatan suci pernikahan.
__ADS_1
Meski nikah dibawah tangan namun ikatan keduanya tetap suci dan diridhoi oleh Allah.Senyum.bahagia pun nampak dari wajah tampan si kecil Ilham yang begitu menginginkan Mayra untuk jadi ibunya.
Kelembutan dan perhatian Mayra mampu merebut perhatian Ilham yang begitu sulit menerima seorang wanita didalam kehidupan sang ayah.
Ilyas pun harus mengalami gagal nikah beberapa kali hanya karena sang anak yang menolak mentah mentah kehadiran wanita didalam hidup ayahnya.
Hingga suatu hari,karena nilai Ilham kian hari kian menurun membuat Ummi Aida selaku Nenek dan juga orang yang mengurus Ilham berinisiatif memasukkan Ilham ketempat Les mantan murid nya dulu,yaitu Mayra.
Pertemuan awal masih biasa saja,Ilham juga masih begitu bandel dengan beberapa kali bolos saat jam les tiba.
Hingga suatu ketika,saat mendapatkan Ilham berkelahi dengan teman teman nya,saat itulah Mayra datang untuk melerai perkelahian itu dan menolong Ilham.
Disanalah Mayra memberikan nasehat nasehat kebaikan pada Ilham.Bahkan Mayra menceritakan kisah kelam nya untuk membuat anak kecil itu tahu mana yang baik dan mana yang buruk.
Hingga perlahan Ilham pun mulai berubah dan kini semakin baik dalam bimbingan Mayra setelah sang Nenek dan juga Kakeknya tentunya.
__ADS_1