
5 Tahun kemudian...
"Ibu guru"
Seru seorang anak laki laki berusia 7 tahun tengah berlari ke arah wanita berhijab lengkap dengan cadar yang menutupi wajahnya.
Wanita yang dipanggil Ibu guru itu tersenyum dibalik cadarnya,saat melihat bocah yang sudah satu tahun ini menjadi salah satu murid yang ikutan program les dirumah nya.
"Ilham,jangan lari sayang.Nanti jatuh" ucap wanita itu memperingati bocah kecil itu namun baru juga selesai berucap sang anak pun tersandung dan akhirnya jatuh.
Bruugggkkkk
"Awww,sakit" rintih bocah kecil itu.
"Astaghfirullahaladzim,Ilham.Kamu nggak apa apa Nak?" tanya nya pada bocah yang masih tengkurap dihalaman rumah sederhana yang sudah dua tahun ini wanita itu tempati sebagai rumah dan juga tempatnya mengajar les.
Wanita itu membantu membangunkan bocah yang bernama Ilham itu dan menuntunnya untuk masuk kedalam rumah dan segera mengambil dilutut sang bocah.
"Tunggu disini ya,ibu ambilkan obat dulu biar lukanya tidak infeksi"
Wanita itu pun beranjank setelah anak kecil yang bernama Ilham itu mengangguk patuh.Dengan telaten dan hati hati wanita itu mengobati luka yang ada dilutut Ilham.
"Sudah,lain kali dengarkan Ibu.Jangan lari lari lagi ya?"
__ADS_1
"Baik Bu,maaf sudah tidak patuh"
"Tidak apa apa sayang,tapi jangan di ulangi lagi,ok?"
"Baiklah,Ilham akan menurut"
"Oh iya,Ilham ada apa kemari?kan les nya Ibu liburkan?"
"Ayah Ilham pulang dari kota.Dan Ayah berniat menemui Ibu"
"Ayah Ilham berniat menemui Ibu?untuk apa sayang?"tanya dengan wajah yang kebingungan.
Pasalnya selama satu tahun mengajar Ilham,wanita itu sama sekali tidak pernah bertemu dengan pria yang merupakan Ayah dari muridnya itu.
Deg...
Wanita itu tercengang saat muridnya dengan terang terangan memintanya untuk melakukan pendekatan dengan ayahnya agar bisa menjadi ibu sambung untuknya.
"Tapi Ilham,Ibu___"
"Nak Mayra"
Belum sempat Mayra menjawab permintaan bocah itu,seseorang memanggil namanya dan mengalihkan pandangan nya.
__ADS_1
Nampak seorang wanita paruh baya tengah berjalan menghampiri Mayra yang tengah berbincang dengan Ilham,muridnya.
Wanita paruh baya itu adalah Nyai Aida,yang merupakan Nenek dari Ilham dan istri dari pemilik pondok yang dulu sempat Mayra datangi untuk memperdalam ilmu agamanya dan mulai memperbaiki diri.
Ya,wanita cantik berhijab lengkap dengan cadarnya itu adalah Mayra,Mayra Adelia.Mantan istri dari Ardi yang sudah dua tahun menetap dikota kecil itu.Untuk memulai hidup barunya selepas keluar dari sel tahanan.
Dua tahun yang lalu Mayra memang sudah dibebaskan dari tahanan nya.Namun Mayra memutuskan untuk mulai hidup baru ditempat yang benar benar baru dia datangi.
Mayra pun akhirnya datang kekota kecil ini,kota kecil yang terletak dipinggiran kota.Setiba nya disana,Mayra yang benar benar asing dengan tempat itu dibuat kebingungan.
Namun disaat yang bersamaan Mayra bertemu dengan Nyai Aida yang menawarkan Mayra untuk mengunjungi pondok milik suaminya.
Mayra pun setuju dan mulai hidup barunya disana.Selama satu tahun tinggal di pondok Mayra merubah semua pola hidupnya.
Mulai menutup aurat,hingga lebih mendekatkan diri lagi pada sang maha pencipta.Mayra tidak memberitahukan priahal kebebasan nya kepada keluarganya.
Selain keluarga Mayra sudah pindah ke Malaysia ikut bersama dengan Maysa.Mayra pun memilih untuk hidup mandiri tanpa bayang bayang keluarganya.
Bukan cuma untuk hidup mandiri Mayra memilih pergi.Namun Mayra juga tengah menghindari Arman yang terus saja mendesak Mayra untuk menikah dengannya setelah Mayra bebas nanti.
Cukup satu kali Mayra menyakiti sang Kakak yang begitu dia sayangi dan tidak pernah meninggalkan nya.Meski kecewa dan marah,Maysa tetap orang yang oaling rutin berkunjung kerutan meski harus bulak balik Jakarta - Malaysia.
Dan itu membuat Mayra semakin yakin jika Mayra tidak boleh menerima lamaran dari Arman.Hingga dua tahun yang lalu saat Mayra bebas karena mendapatkan pengurangan masa tahanan.Mayra pun memilih pergi jauh dari kota dan tidak pernah memberitahukan prihal kebebasannya pada siapapun.
__ADS_1