Meminjam Rahim Adikku

Meminjam Rahim Adikku
Bab.35


__ADS_3

Tuut tuut...


"Halo,Asslamu'alaikum"jawab Ardi setelah menekan tombol hijau saat sang istri menelpon nya dijam makan siang.


"Waalaikum'salam,Mas dimana?"


"Masih dikantor.Baru beres meeting,kenapa?"


"Aku kesana ya?kita makan siang bareng,bagaimana?"


"Maaf May,tapi aku ada janji makan siang dengan klien"


"Jadi nggak bisa ya?"


"Maaf ya,mungkin lain kali"


"Baiklah kalau begitu"


Mayra pun hanya bisa menghela nafas panjang saat,untuk pertama kalinya mendapat penolakan dari Ardi.


Biasa dirinyalah yang akan matian matian mencari alasana agar bisa menolak ajakan sang suami untuk makan siang atau makan malam bersama.


Namun kini dirinyalah yang harus menelan kekecewaan saat sang suami menolak ajakan nya.


Biasanya Ardi akan selalu ada untuknya dan mengabaikan pekerjaan nya,namun kali ini sungguh Ardi sudah berubah.

__ADS_1


Dan Mayra tidak rela akan hal itu.Selalu jadi prioritas utama laki laki itu dan kini merasa terabaikan sungguh membuat Mayra galau sendiri.


*


*


Sementara Ardi sendiri kini tengah bersantai ditempat yang sudah menjadi favoritnya semenjak memiliki istri muda.


Namun demi menghargai Mayra yang menjadi istri pertamanya.Ardi harus menahan diri untuk tetap bersama dengan nya meski rindu yang dia rasakan pada tempat dan pengisi tempat ini begitu menggebu.


"Abang kenapa harus berbohong pada Kak Mayra?kenapa tidak menerima ajakannya untuk makan siang bersama?"protes Realyn sembari tangan nya bergerak menyiapkan menu makan siang yang tadi Ardi bawa saat datang kesana.


Saat tiba diapartemen sang istri muda Ardi sempat bercerita jika tadi Mayra sempat mengajaknya makan siang bersama.


Namun Ardi menolak dengan alasan sudah ada janji dengan klien nya.Padahal pada kenyataan nya kini dirinya tengah duduk santai dimeja makan diapartemen Realyn.


"Tidak salah,yang salah itu berbohong nya.Kenapa juga harus berbohong?"


"Dia akan protes dan bahkan mungkin dia akan ikut Abang kesini.Jujur Abang tidak mau ada satu orang pun yang tahu keberadaan kamu disini.Termasuk Mayra"jelas Ardi.


"Iya tapi kenapa?"


"Abang hanya ingin melindungi kamu dan anak kita.Abang juga ingin memberikan kenyaman selama masa kehamilan ini.Entah mengapa,hati Abang tidak mengijinkan siapapun tahu keberadaan kamu disini.Maaf,jika semua ini membuat kamu tidak nyaman dan Abang benar benar mohon maaf sudah menyeret kamu masuk dalam kemelut rumah tangga Abang hingga sejauh ini"jawab Ardi yang tiba tiba menatap sendu ke arah Realyn.


"Sudahlah,jangan meminta maaf terus.Bukannkah kita sudah sepakat untuk memulai melanjutkan semua ini tanpa kata maaf dan penyesalan lagi?lebih baik kita makan,bukan kah Abang masih ada pekerjaan dan harus balik kekantor kan?"

__ADS_1


"Iya baiklah,ayo kita makan"


*


*


"Apa yang kamu pikirkan sayang?kenapa akhir akhir ini kamu selalu termenung?"tanya Reza pada sang istri.


Keduanya saat ini masih berada dijepang.Jadwal mereka yang hanya satu minggu diundur menjadi satu bulan berada disana karena maslah perusahan cabang yang belum selesai.


Reza terpaksa harus menunda kepulangan nya karena mendadak mendapatkan tawaran kerja sama dari perusahaan besar yang ada disana.


Karena ini diluar jadwal maka Reza pun harus mengkaji ulang berkas berkas yang masuk kekantornya dengan cara yang mendadak itu


Namun untuk dilewatkan pun rasanya terlalu sayang,karena ini kesempatan langka untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan besar disana.


"Aku hanya rindu anak anak Mas,entah kenapa?aku merasa jika sudah terjadi sesuatu dengan mereka berdua"lirih Putri.


Semenjak terakhir kali bertelpon ria dengan sang anak,hatinya mendadak tidak tenang.Ada kegelisahan yang dirasa Putri tiap kali mengingat kedua anaknya yang kini terpisah jauh dengan nya.


"Tenanglah,semua pasti baik baik saja".


*


*

__ADS_1


...🌸🌸🌸...


__ADS_2