Meminjam Rahim Adikku

Meminjam Rahim Adikku
Bab.42


__ADS_3

Ardi membulatkan kedua matanya,saat membaca pesan yang baru saja Putri kirimkan pada ponselnya.


"Datang ke alamat ini,dan jelaskan semuanya disini"


Pesan yang cukup singkat namun membuat jantung Ardi seakan loncat dari tempatnya.Tanpa menunggu lagi Ardi langsung berlari menuju keluar gedung kantornya lalu bergegas menuju apartemen yang ditempati oleh Realyn yang kini tengah didatangi oleh sang Mamah.


"Sial"


Umpat Ardi memukul bundaran stir mobil yang kini tengah dia kendalikan.Tidak butuh waktu lama untuk Ardi tiba di apartemen barunya karena Ardi sedikit meninggika kecepatan laju mobilnya.


Waktu yang biasanya ditempuh dengan waktu 30-45 menit,kini sudah Ardi lewati hanya dengan 15 menit saja.


Ardi langsung berlari menuju lift yang akan membawanya kelantai dimana unit apartemennya berada kini.


Sejenak Ardi menghentikan dulu langkahnya saat tiba didepan pintu unit apartemen miliknya yang kini ditempati oleh adik sekaligus istri keduanya.


Ardi mencoba menenangkan jangungnya yang kini berdegub tak karuan.Dengan diliputi rasa bersalah dan juga rasa takut,Ardi pun kini mulai memberanikan diri untuk masuk kedalam unitnya dengan memasukan kata sandi yang sudah direset ulang sebelum nya.


Deg....


Jatung Ardi kian semakin berpacu dengan cepat saat melihat Mamah Putri menatap penuh selidik ke arahnya.


Sedangkan Realyn duduk dengan menundukan kepala tepat disofa yang ada didepan Mamah Putri dan hanya terhalang oleh meja kaca sebagai pelengkap sofa disana.


"Duduklah Ar,dan jelaskan apa arti dari semua ini?"


Ardi pun menurut dan kini duduk disamping Realyn yang sedari tadi tidak berani mengangkat kepalanya.

__ADS_1


"Sekarang tolong jelaskan?ada apa ini semua?"


Tanya Mamah Putri yang sudah tidak bisa menahan rasa yang bergemuruh didalam dadanya saat mendapati sebuah kenyataan yang begitu menyesakkan dada.


"Maafkan kami Mah"


Lirih Ardi yang juga kini menundukkan kepalanya dan mencoba menahan air matanya agar tidak jatuh membasahi wajah tampan nya.


"Siapa dia Ar,siap pria itu?siapa pria yang sudah menghamili adikmu Ar?jawab pertanyaan Mamah.Siapa,pria brengsek yang sudah menghancurkan masa depan adikmu Ardi?"desak Mamah Putri.


Ardi sendiri hanya menunduk saat Mama Putri menanyakan perihal pria yang sudah menghamili putrinya.


Ardi bergeming namun tiba-tiba ia bangkit dari duduknya dan berjalan ke hadapan Mamah Putri.


Bruugggkkkk


Ardi menjatuhkan tubuhnya ke lantai dengan lutut sebagai tumpuan tubuhnya.Ardi menunduk dan bersujud di hadapan sang Mamah.Bahunya terlihat bergetar menahan tangis.


Ucap Ardi dengan nada bergetar karena tangisnya.


"Katakan saja,siapa pria itu?siapa pria yang sudah menghamili adikmu?"tanya Mamah Putri lagi semakin menggebu.


"La_laki-laki itu,laki-laki itu,adalah aku Mah.Aku Ayah bayi yang di tengah dikandung oleh adek"jawab Ardi terbata di sela Isak tangisnya.


Jleeddeeerrr...


Bagai disambar petir di siang hari.Dada Mamaj Putri tiba-tiba sesak mendapati kenyataan jika putrinya hamil oleh putranya sendiri

__ADS_1


"A_apa maksud kamu Ar?apa maksud semua ini?"tanya Mama Putri lagi yang semakin sok mendengar jawaban dari Ardi.


"Aku,aku Ayah dari bayi yang dikandung oleh Realyn Mah.Akulah pria itu,akulah pria brengsek yang sudah menghamili Realyn"


Bruuggghhh...


Mamah Putri yang shock berat akhirnya jatuh pingsan di atas sofa yang tengah dia duduki


"Astaghfirullahaladzim,Mamah"seru Ardi dan juga Realyn secara bersamaan.


Ardi langsung mendekati ke arah Mamah Putri yang tidak sadarkan diri karena shock mendapati kabar jika putrinya hamil oleh Putra sulungnya sendiri.


Ardi pun langsung membawa Mamah Putri dalam gendongan nya masuk kedalam kamar untuk membaringkan tubuh lemah sang Mamah diatas ranjang.


Realyn sendiri mengikuti dari arah belakang Ardi.Lalu mendudukan diri dibibir ranjang dengan memeluk perut buncitnya.


Realyn sedikit meringis merasakan jika perutnya sedikit mengalami kontraksi akibat terlalu shock dengan ke adaan saat ini.


"Kamu kenapa sayang?perutnya sakit?"


"Iya Bang,tiba tiba saja terasa sakit"lirih Realyn.


*


*


...🌸🌸🌸...

__ADS_1


Note.Mohon maaf jika kemarin tidak up ya...tidak sebenarnya Othor sudah Up dari jam 8 malam namun tidak tahu kenapa masih belum lulus review...


Hingga akhirnya Othor up ulang dan semoga kali ini lulus ya...terima kasih sudah sabar menunggu 🥰🥰🥰


__ADS_2