Meminjam Rahim Adikku

Meminjam Rahim Adikku
Bab.64


__ADS_3

3 hari sebelum pernikahan...


"Apa?kamu bilang apa Nak?me_menikah lagi?tapi tu_tunggu dulu,Mommy tidak mengerti kenapa harus menikah lagi?lalu bagaimana dengan Mayra sayang"


Sederetan pertanyaan dilayang kan sang Mamah kandung kepada Ardi saat Ardi menghubunginya lewat sambungan telpon.


"Lebih baik Mommy pulang saja dulu kemari,biar aku jelaskan setelah mom dan Dad kemari"


"Baiklah,Mommy akan usahakan terbang ke tanah air besok.Kamu ini,pelit sekali hanya sekedar berbagi kabar dengan orang tua mu sendiri.Sekalinya ngasih kabar bikin orang tua jantungan"


Gerutu Mommy Erika yang begitu kaget saat Ardi memintanya dan sang ayah pulang ke tanah air untuk menghadiri acara pernikahan keduanya.


Meski kaget dan kecewa namun Momy Erika langsung menyiapkan kepulangan nya ke tanah air demi menyaksikan pernikahan sang putra sulung untuk kedua kalinya.


"Kenapa tiba tiba pulang?untung jadwal kerja ku sedang stabil dan tidak terlalu sibuk jadi bisa dikondisikan"gerutu Doni saat pulang kerumah tengah mendapati sang istri berkemas.


"Salahkan putra sulungmu itu,jarang memberi kabarr eh sakalinya aberkabar bikin ibunya jantungan"


"Memang kenapa dengan Ardi?bukan nya dia baik baik saja?"

__ADS_1


"Entahlah,yang pasti tadi dia menghubungi dan meminta kita untuk pulang untuk menghadiri pernikahan nya"


"Apa?menikah?tunggu dulu,ke_kenapa menikah lagi?bukan nya dia sudah beristri?lalu kenapa menikah lagi?"


"Itu juga yang aku tanyakan,tapi anak kurang ajar itu.Bukan nya menjawab malah menyuruh kita cepat cepat datang kesana,sungguh membuatku kesal saja"


Gerutu Erika namun tangan nya tidak berhenti memasukkan baju baju dirinya dan juga baju sang suami kedalam koper yang akan dia gunakan untuk membawa baju dan barang lain nya.


"Abang mau manikah lagi?kenapa?kok bisa?bukannya Abang sudah menikah?"tanya seseorang yang baru saja pulang dari kantor dan mendengar jika sang Kakak akan menikah kembali.


"Itu juga yang Mommy mau tanyakan pada Abangmu itu,ya ampun anak itu.Bikin kesal saja"ucap Mommy Erika tak henti hentinya menggerutu.


"Kamu sendiri bagaimana?kapan kamu akan menikah?umur kamu makin kesini itu makin tua Ardan,jangan menghabiskan masa tua mu seorang diri,itu tidak baik Nak"


"Kenapa jadi aku sih Mom?lagi pula jodoh itu sudah ada yang mengaturnya kan?kita hanya bisa menunggu kapan sang pemilik kehidupan memberikan nya pada kita"


"Tetap saja kamu juga harus berusaha untuk mendapatkan nya.Bukan hanya diam saja menunggu keajaiban yang entah kapan akan sampai padamu"


Doni dan Ardan hanya bisa saling melirik saat sang mamah sudah mulai meminta putra bungsunya itu untuk menikah.

__ADS_1


"Ya sudah lanjutkan ngomelnya nanti ya,aku mau istirahat dulu dan berkemas juga,kali ini aku ikut kalian"


Ujar Ardan bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan kamar kedua orang tuanya.


"Kebiasaan,menghidar mulu kalau bahas masalah pernikahan.Anak anak kamu itu,tidak ada yang beres satu pun"


Kini Mommy Erika melampiaskan kekesalan nya pada sang suami yang sedari tadi hanya menjadi pendengar setia omelan dan gerutuan sang istri.


Doni pun beranjak lalu memeluk erat tubuh sang istri dari arah belakang dan membisikkan kata terima kasih dan juga kata cinta padanya.


"Terima kasih karena sudah bertahan dengan orang orang yang selalu membuatmu kesal ini.Aku yakin sesungguhnya merek begitu menyayangimu hanya saja,kami para pria kadang begitu sulit untuk mengekspresikan perasaan yang kami rasakan.Maaf ya dan terima kasih,aku sangat mencintaimu Erika"


Mendengar ucapa dari sang suami,Erika pun akhirnya terdiam lalu berbalik untuk membals pelukan sang suami yang begitu menenangkan itu.


Keduanya pun kini tengah menikmati pelukkan masing masing dan tanpa mereka sadari kebersamaan yang indah itu tertangkap oleh netra sang anak yang berniat masuk kembali kesana namun urung dia lakukan saat melihat Mommy dan Daddy nya tengah saling berpelukan.


*


*

__ADS_1


...🌸🌸🌸...


__ADS_2