Meminjam Rahim Adikku

Meminjam Rahim Adikku
Bab.75 Tamat


__ADS_3

"Ardi?"


Sebuah sapaan lembut mengalihkan perhatian antara Ardi dan juga Realyn yang tengah fokus memperhatikan gerak gerik lucu dari sang anak.


Pasutri itu dibuat kaget saat seorang wanita dengan dua orang anak berjalan mendekati mereka berdua.


"Mbak Maysa?"jawab Ardi sedikit kaget.


Pasalnya ini pertama kalinya mereka bertemu kembali setelah hampir satu tahun mereka berpisah karena Ardi yang resmi menceraikan sang adik.


Lalu menghilang dan tidak pernah muncul didepan keluarga Hartanto lagi.Bahkan disidang perceraian nya dengan Mayra,Ardi bahkan tidak pernah datang dan hal itu mempermudah proses perceraian mereka berdua.


"Hai,apa kabar?kalian liburan kesini juga?"tanya Maysa mencoba mencairkan suasana yang terasa begitu canggung.


"Iya Mbak,Mbak sendirian?"


"Sama anak anak,tapi memang masih sendiri sih,hehehe"jawabnya diisi dengan candaan.


"Boleh gabung?aku datang sendiri jadi agak sedikit bosan tapi anak anak masih pada betah"


"Boleh,silahkan Mbak"kini bukan Ardi yang menjawab,melainkan Realyn yang langsung menarik satu kursi untuk digunakan Maysa duduk.


"Terima kasih ya Lyn?bagaimana keadaan kamu?maaf ya Mbak tidak sempat menjengukmu waktu masih dirumah sakit.Mbak begitu shock dengan kenyataan yang ada,hingga Mbak memutuskan pergi menjauh sejenak demi menormalkan kondisi Mbak yang hancur berantakan"lirih Maysa yang kala itu tidak kalah hancurnya dengan kondisi Ardi saat itu.


"Tidak apa apa Mbak,lagi pula kini semua sudah baik baik saja.Oh iya,bagaimana keadaan Kak Mayra?"


"Mayra masih ditahan,masih butuh waktu kurang lebih 4 tahun lagi untuknya agar bisa terbebas.Namun nampaknya dia sudah Bisa berdamai dengan kondisinya saat ini.Mayra juga sudah banyak berubah dan itu membawa dampak positif untuknya"

__ADS_1


"Syukurlah jika begitu"


"Mbak mewakili seluruh keluarga,minta maaf padamu dan juga Ardi.Kami sudah banyak salah pada kalian"lirih Maysa.


"Sudahlah Mbak,jangan dibahas lagi.Kami sudah ikhlas menerima semua ini dan kami juga sudah memaafkan Kak Mayra dan semuanya"


"Terima masih Lyn,terima kasih"


Keduanya pun akhirnya berpisah saat kedua keluarga itu sama sama akan kembali kerumah mereka masing masing.


*


*


"Maafkan aku Mas,sungguh aku tidak bermaksud mencelakakan Realyn.Saat itu,aku tengah gelap mata karena cemburu"lirih Mayra disela isak tangisnya.


Saat ini Ardi dan juga Realyn memutuskan untuk menjenguk Mayra yang masih mendekam didalam sel tahanan.


Realyn terus membujuk sang suami agar mau menemui Mayra.Karena hanya dengan itu Mayra akan merasa tenang,setelah mendengar langsung kata maaf yang di ucapkan langsung oleh Ardi dan juga Realyn.


Begitulah pesan terakhir yang di ucapkan oleh Maysa tempo hari saat mereka tidak sengaja bertemu di tempat wisata yang mereka kunjungi.


Dan disinilah keduanya saat ini.Berhadapan dengan wanita yang dulu selalu terlihat cantik dan modis namun kini kondisinya benar benar mengenaskan.


Dengan menggunakan pakaian khusus tahanan,tubuh Mayra pun nampak sedikit lebih kurus dari terakhir mereka bertemu.


Dengan rambut yang dicepol asal membuat tampilan nya begitu jauh berbeda dengan Mayra yang biasanya.

__ADS_1


Namun tidak mengubah kecantikan nya yang memang memiliki kecantikan yang alami meski tanpa polesan make up.


"Kami sudah memaafkan kamu May,sekarang jalanilah hukuman dengan baik dan jadilah pribadi yang jauh lebih baik lagi.Kami akan selalu mendoakan yang terbaik dan juga kebahagiaan mu kelak meski tidak ada lagi aku yang jadi bagian dari hidupmu"jawab Ardi penuh dengan ketegasan.


"Terima kasih Mas,terima kasih Lyn.Maafkan Kakak ya?"


"Aku sudah memaafkanmu Kak,percayalah"


Mayra pun semakin tersedu saat Realyn menggenggam tangan mungilnya yang kini bahkan tanpa kuku panjang yang selalu dihiasi oleh cantiknya nail art yang lumayan menguras dompet saat memakainya.


Pecah sudah tangisnya kini didepan mantan suami dan juga mantan adik iparnya dulu.Mayra tidak menyangka jika Realyn masih mau memaafkan nya meski Mayra hampir membunuhnya dan juga bayi dalam kandungan Realyn saat itu.


.


...🌸 Tamat 🌸...


.


🌸 Alhamdulillah,akhirnya.Setelah melawan pergulatan batin yang cukup menguras tenaga dan pikiran kisah ini selesai juga (lebay Author Mah 😁😁😅😅 ).


Terima masih untuk para reader yang selalu setia menanti kelanjutan kisah Ardi dan juga Realyn.Untuk kisah Ardan insha Allah Author Up awal bulan depan ya.


Karena ide ceritanya dadakan yang terinsfirasi dari saran para reader semua jadi kisah Ardan dan Ayana akan Author mantapkan terlebih dahulu konsep sama alur ceritanya jadi belum bisa di up bulan ini.


Tapi Author akan usahakn awal bulan para reader yang menanti kisah mereka sudah bisa menikmatinya kisah mereka di awal bulan.


Semoga kita semua diberi kesehatan agar Author tetap bisa berkarya dan para reader tetap setia membaca karya receh Author ini.

__ADS_1


Sekali lagi Author ucapkan banyak banyak terima kasih,love banyak banyak untuk kalian 🥰🥰🥰


NB.Oh iya,untuk kisah Mayra masih akan ada di extra part ya...jadi nantikan saja.Happy Reading semua 🤗🤗🥰🥰🥰


__ADS_2