
"Lalu apa rencana kalian kedepan nya?"
Tanya Mamah Putri setelah semuanya tenang dan berhenti menangis.Ardi memberanikan diri menggenggam tangan Mamah Putri dan mengutarakan niat hatinya.
Meminta restu pada Mamah Putri untuk mempersunting Realyn secara resmi untuk menjadi istri yang sah dimata Agama hukum.
"Mah,pertama tama Ardi mau minfa maaf,maaf jika Ardi sudah lancang dan tidak tahu diri juga tidak tahu terima kasih.Sehingga Ardi lancang dengan melakukan itu pada Realyn dan membalas kasih sayang Mamah dan Papah dengan hal tercela seperti ini.Namun Mah,meski begitu,aku akan bertanggung jawab dan tolong berikan restu Mamah untuk kami meresmikan pernikahan kami Mah"
Jelas Ardi dengan nada bergetar,selain takut Ardi juga merasa gugup karena tanpa persiapan apapun dirinya kini harus berani melamar Realyn untuk dijadikan istri sahnya.
Deg...
Realyn yang baru saja mendengar jika Ardi tengah meminta restu untuk menjadikan istri sahnya refleks menoleh dan menatap tak percaya pada pria yang kini duduk didekatnya.
"Maksud kamu apa Nak?"
"Restui kami untuk menikah secara resmi Mah,karena Adek hamil bukan karena insenimansi tapi karena,karena kami sudah berhubungan badan"
Jelas Ardi dengan suara yang semakin lirih.
"Lalu bagaimana dengan Mayra?"
"Besok,aku akan ungkapkan semuanya Mah.Aku akan mempertahankan pernikahan kami asal Mayra mau menerima kehadiran Realyn.
Namun jika Mayrq menolak kehadiran Relayn,maka dengan berat hati aku akan melepaskan nya dan menyerah dengan pernikahan yang sejak awal memang sudah gagal dan hancur"
"Tapi Bang?"
"Nggak Dek,kali ini Abang tidak mau mengalah lagi,sekali saja dalam hidup Abang,Abang ingin egois dengan melepaskan derita Abang dan meraih kebahagiaan Abang.Yang itu ada dikamu dan anak kita sayang"
__ADS_1
Deg...
Nampaknya hari ini Realyn terus terusan dibuat olah raga jantung.Meski masalah dengan Mamah Putri sudah teratasi namun apa yang dilakukan Ardi terus saja membuat jantungnya tidak aman.
Dengan semua ungkapan ungkapan yang di utarakan oleh Ardi didepan sang Mamah.Dan sumaph demi apa,Realyn merasa sangat bahagia namun tidak menutupi rasa takutnya.
Takut jika kedua orang tua mereka akan menolak untuk merestui hubungan keduanya.
"Atas dasar apa Abang melamar Realyn?apa hanya sekedar rasa tanggung jawab atau___"
"Aku mencintai Realyn Mah"
Ucapan Mamah Putri langsung dipotong oleh Ardi.Kini tidak ada lagi yang keraguan untuk mengakui perasaan nya terhadap Realyn.
"Maksud Abang?"tanya Mamah Putri lagi.
"Be_benarkah?"
"Iya Mah,maaf"lirih Ardi
Bruugghhkkk...
Sebuah suara benda jatuh mengejutkan keduanya.Ketiga orang yang tengah duduk bertiga dan tengah berbicafa serius itu pun menoleh ke arah sumber suara.
Dan betapa terkejutnya mereka saat ketiganya melihat Mayra sudah berdiri diambang pintu kamar.
"Mayra?"
"Kak Mayar?"
__ADS_1
"Nak Mayra?"
Ucap ketiganya secara bersamaan.
Terlihat Mayra yang begitu shock mendapati kenyataan jika suaminya mencintai wanita laon bahkan sebelum mereka bertemu dan menikah.
"Jelaskan apa maksud kamu Mas?katakan,jika kamu tidak akan pernah menikahi wanita itu kan?"
Tanya Mayra menunjuk ke arah Realyn yang tengah duduk dibibir ranjang tepat disamping Mamah Putri.
"Tenanglah dulu,ayo kita keluar dan bicarakan semua ini diluar dengan tenang"
Jawab Ardi sembari mencoba membawa Mayra keluar dari kamar yang mereka tempati saat ini.
"Kenapa?kenapa tidak diperjelas sekarang saja.Apa wanita murahan itu sudah merayu kamu dengan tubuhnya sampai kamu mau meresmikan pernikahan kalian?"
"Cukup May,berhenti mengatakan Realyn dengan sebutan wanita murahan.Karena dia tidak seperti dirimu,ingat baik baik,siapa yang sebenarnya murahan disini"
Ucap Ardi yang sudah tidak bisa lagi menahan emosinya saat Mayra lagi lagi berkata kasar pada wanita yang justru lebih banyak berkorban untuk pernikahan mereka.
Deg...
Mayra bergeming selain shock mendapati suaminya sudah mencintai wanita lain.Kini Ardi pun nampaknya kembali mengungkin masa lalu kelamnya.
*
*
...🌸🌸🌸...
__ADS_1