
Acara resepsi pun berjalan dengan lancar.Kini kedua mempelai pun tengah beristirahat disebuah kamar Presidential Suite yang sengaja dipesan untuk malam pengantin mereka malam ini.
Si kecil Shasa pun sengaja diculik dahulu oleh para orang tua agar tidak mengganggu malam pengantin Ayah dan Bundanya.
Kisah AArdan pun berlalu begitu saja saat sang gadis pulang bersama dengan adik laki lakinya.Bahkan keduanya tidak saling bertukar kontak karena selain pertemuan mereka yang singkat,Ardan pun belum yakin jika dirinya bisa membuka hati lagi untuk seorang wanita setelah pengkhianatan yang dillakukan kekasihnya dua tahun yang lalu.
Ardan menyaksikan lansung dengan mata kepalanya sendiri bagaimana tubuh polos Stela dipeluk oleh pria lain.Tidak hanya berpelukan dalam keadaan sama sama polosan,Stela bersama pia yang ternyata sahabat Ardan sendiri itu pun melakukan ciuman yang cukup panas hingga mengeluarkan suara ******* yang cukup menjijikan tertangkap oleh indra pendengar Ardan.
Dari sanalah Ardan begitu enggan memiliki hubungan spesial dengan seorang wanita.Rasa takut akan dikhianati lagi menjadi satu satunya kendala untuk Ardan dalam mencari pasangan hidup.
Karena itulah,meski lumayan tertarik dengan sosok Ayana namun Ardan belum begitu yakin dengan perasaan yang ada didalam hatinya saat ini.
Bayangan demi bayangan sang kekasih yang berkhianat dulu terus membayangi Ardan saat drinya mulai tertarik dengan lawan jenisnya.
Karena itu juga Ardan tidak berniat mengenal gadis yang bernama Ayana meski dirinya begitu tertarik dengan sosok gadis cantik berhijab itu.
*
*
"Lelah ya?"tanya Ardi pada sang istri yang kini tengah menyisir rambut panjang nya.
__ADS_1
Saat ini keduanya tengah bersiap untuk mengistirahatkan tubuh lelah mereka setelah seharian menyambut tamu undangan yang sengaja hadir di acara pernikahan mereka berdua.
"Lumayan sih,tapi aku kangen Shasa Mas.Apa dia baik baik saja ya?"jawab Realyn menatap sendu ke arah sang suami yang berdiri tepat dibelakang nya.
"Kita telpon saja,gimana?"
"Iya Mas,ide yang bagus"
Ardi pun beranjak dari tempatnya lalu melangkah menuju ke arah ranjang dimana ponsel miliknya tersimpan disana.
Ardi mulai mencari kontak Mommy Erika diponselnya lalu menghubungi kontak itu.Malam ini baby Shasa memang sengaja dibawa oleh Mommy Erika.
Maka Mommy Erika memanfaatkan waktunya yang tinggal beberapa hati lagi itu bersama dengan sang cucu.
Dan Mamah Putri pun sama sekali tidak keberatan dengan hal itu.Toh untuk ASI,baby Shasa masih bisa meminum ASInya lewat alat pompa yang selalu Realyn gunakan jika dirinya tengah diluar rumah ataupun saat ASInya penuh namun sang anak belum mau menyusu.
Setelah dering telpon berbunyi untuk kedua kalinya barulah sang Mommy mengangkat sambungan telpon yang Ardi lakukan untuk menanyakan prihal putri kecilnya rewel atau tidak.
"Halo,Assalamu'alaikum.Ada apa Ar?kok telpon?bukannya istirahat?"tanya Mommy Erika mengangkat telpon dari putra sulung nya itu.
"Wa'alaikumsalam Mom,maaf mengganggu.Aku hanya ingin menanyakan tentang baby Shasa.Apa dia baik baik saja?"
__ADS_1
"Tentu saja dia baik baik saja.Bahkan saat ini dia sudah tidur bersama dengan Daddy.Tenanglah,nikmati waktu kalian,Shasa aman dengan kami"
"Baiklah,terima kasih Mom"
Ardi pun mematikan sambungan telpon nya tanpa memberikan waktu untuk sang istri berbicara dengan mertuanya dan menanyakan prihal putri kecilnya.
"Sudahkan,kamu tenang saja.Putri kita aman dengan Mommy dan Daddy,lagi pula lusa Mom sama Daddy akan kembali ke Singapura jadi biarkan mereka menghabiskan waktu bersama dengan cucunya,ok"
"Baiklah,kini aku sudah bisa tenang"
"Kalau begitu,sudah siapkan?"
"Siap?siap untuk apa?"
"Malam pertama kita"bisik Ardi.
Blusshhh...
Ardi pun kini berhasil membuat wajah cantik Realyn memerah dengan bisikan ajaibnya.Rasa gugup dan canggung pun seketika dirasakan oleh kedua pengantin baru itu.
Meski ini bukan yang pertama untuk keduanya,namun ini adalah pertama kalinya mereka akan melakukan itu setelah mereka resmi menjadi suami istri yang sah dimata hukum dan agama.Karena itulah kini keduanya nampak terlihat kikuk dan canggung satu sama lain.
__ADS_1