Meminjam Rahim Adikku

Meminjam Rahim Adikku
Bab.38


__ADS_3

Seiring berjalan nya waktu Ardi pun kini sudah terbiasa dengan mambagi waktu dengan kedua istrinya.


Dan tanpa terasa waktu pun berjalan dengan begitu cepat.Kini kehamilan Realyn pun sudah memasuki bulan ke 7 dan tentu saja hal itu menjadi moment yang penting untuk Ardi dan juga Mayra.


Pasalnya kini Mayra dengan begitu antusias tengah menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk acara 7 bulanan atas kehamilan palsunya.


Dan entah karena apa kini Mayra sering sekali dilanda rasa cemburu terhadap Realyn,padahal Ardi tidak pernah merubah atau melebihi waktu saat bersama dengan Realyn.


Namun Mayra selalu menjadikan Realyn sebagai alasan untuk mereka slaing berdebat dan berakhir dengan pertengkaran.


Lelah rasanya menghadapi sikap Myar yang selalu saja seperti itu.Menyalahkan bahkan menganggap jika Realyn lah penyebab rumah tangga mereka kini sering diwarnai oleh pertengkaran.


Dan tentu Ardi sangat tidak terima sang adik selalu dipersalahkan dan Ardi akan selalu jadi orang pertama yang akan melindungi dan menjaga wanita yang sebentar lagi akan menjadi ibu dari anaknya.


"Kamu selalu saja membela nya Mas.Yang istri sah kamu disini itu aku,harusnya kamu ada dipihak aku dong"


Ucap Mayra yang tidak terima Ardi lebih memilih menemani Realyn kedokter kandungan dari pada memenuhi undangan dari teman Mayra untuk makan siang bersama.


"Aku tidak lupa May,dan aku juga masih ingat dengan jelas siapa yang menyuruhku untuk menghamili Realyn dan menikah dengan nya.Aku akui kamu memang masih istri sah aku,tapi kamu juga harus ingat jika Realyn juga istriku bahkan sebentar lagi dia akan jadi ibu dari anakku"

__ADS_1


"Oh jadi kalian sekarang kalian kompak ingin menusuk aku dari belakang ya?hebat ya kalian berdua.Ingat aku tidak akan membiarkan kamu bersama dengan wanita murahan dan ak___"


Plaaakkkk...


Seketikan ucapan Mayra terhenti saat sebuah tamparan mendarat kepipinya.Mayra menatap nanar pada pria yang baru saja mendaratkan telapak tangan diwajah cantiknya.


"Jaga mulutmu,dia adalah wanita baik baik yang wajib kamu hormati san hargai lebih dari dirimu sendiri.Kalau bukan karena dia,kalau bukan karena dia yang meminta,aku tidak akan bertahan disini hingga saat ini"


Ucap Ardi penuh dengan penekanan dan tentu amarah yang tidak terbendung lagi saat Realyn disebut wanita murahan.


Padahal selama mereka menikah,keduanya sama sama saling menjaga batasan.Meski mereka tidur satu kamar bahkan satu ranjang yang sama.


Bahkan untuk berciuman pun Ardi hanya berani mencium mencium kening sang istri.Keduanya benar benar menjaga dan begitu menghargai keberadaan Mayra yang menjadi istri pertama.


Dan sudah satu minggu ini,demi menenangkan Mayra yang selalu merasa terabaikan.Ardi pun harus menahan diri dan menahan rindu karena tidak bisa bertemu dengan Realyn.


Dan itulah yang membuat Ardi begitu murka saat Mayra dengan entengnya mengatakan jika Realyn adalah wanita muraha.


Sungguh Ardi tidak akan pernah mentoleri lagi jika kata 'wanita murahan' itu kembali terucap dari bibir Mayra.

__ADS_1


Tanpa kata lagi,Ardi pun pergi meninggalkan Mayra yang tengah menangis menyesali semua perkataan yang kadung terucap dari bibirnya.


Tidak seharusnya Mayra mengatakan kata kata kasar pada Realyn,karena mau bagaimana pun Realyn sudah banyak berkorban untuk mempertahankan pernikahan nya dengan Ardi.


Namun rasa cemburu telah begitu menguasai dirinya hingga tak terkontrol lagi apa saja yang keluar dari mulutnya.


*


*


...🌸🌸🌸...


Maaf ya guys,baru bisa up malam dan kayanya hanya bisa up 1 bab dikarenakan hari ini full dengan tugas negara πŸ™πŸ™ semoga besok bisa up 2 bab atau mungkin bisa aku bonusin...kita lihat gimana permintaan up nya ya...kalau banyak othor bonusin 😁😁😁


Oh iya,bantu follow akun ig dan tiktok Othor doang...biar kita bisa saling sapa dengan lebih leluasa lagi.Terima kasih.πŸ€—πŸ€—πŸ₯°πŸ₯°


Ig : Triyani_trian87


tiktok : Triyani87

__ADS_1


...🌸 Happy Reading 🌸...


__ADS_2