
"Terima kasih"bisik Ardi disela nafas yang masih memburu setelah merasakan pelepasan yang luar biasa,setelah sekian lama berpuasa.
Realyn sendiri hanya bisa mengangguk pasrah sembari mengatur nafasnya kembali.Realyn masih memejam kan matanya saat Ardi mulai melepas penyatuan ditubuh mereka.
Dengan lembut Ardi menarik tubuh Realyn masuk kembali kedalam pelukkan nya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos keduanya.
Ardi mencium kening sang istri sebelum keduanya sama sama terlelap karena terlalu lelah dengan aktifitas panas yang mereka lakukan diatas ranjang.
Baik Realyn dan juga Ardi sama sama terjaga saat hari sudah malam.Lebih tepatnya jam 8 malam,cukup lama keduanya terlelap setelah pergumulan panas yang mereka lakukan.
"Malam sayang"sapa Ardi saat Realyn membuka matanya dengan sempurna.
Realyn tersenyum saat Ardi menyapa penuh dengan kelembutan saat dirinya membuka mata.Namun detik kemudian,saat menyadari mereka masih sama sama polosan Realyn refleks menarik selimutnya hingga batas leher untuk menutupi tubuhnya yang masih polos.
Ardi tersenyum gemas melihat tingkah sang istri yang masih terlihat malu malu meski mereka sudah resmi menikah dan melakukan penyatuan.
"Mandi yuk,habis itu kita pesan makanan untuk makan malam"
__ADS_1
"Apa malam ini kita akan menginap?"
"Mas ngikut kamu aja,kalau mau nginap boleh,pulang juga ayo aja"
"Kita pulang saja ya,kasihan Shasa,takut rewel"
"Siap sayang.Ya sudah ayo kita bersih bersih dulu.Habis itu kita makan lalu pulang"
Ardi membawa Realyn masuk kedalam kamar mandi dalam gendongan nya.Jujur bagian inti Realyn masih terasa sedikit sakit dan ngilu.
Memang tidak sesakit pertama kali mereka melakukan itu.Namun setelah absen beberapa bulan lamanya membuat Realyn merasakakan sakit kembali.
Ardi yang paham betul dengan kondisi sang istri pun mengerti betul jika Realyn membutuhkan bantuan nya.Hingga Ardi pun berinisiatif untuk membawa Realyn kedalam kamar mandi dalam gendongan nya.
"Mas,aku bisa jalan sendiri"seru Realyn saat Ardi mengangkat tubuh polos Realyn lalu membawanya ke kamar mandi.
"Aku tidak mau kamu kesusahan,karena pasti akan kesulitan saat berjalan.Biarkan aku melakukan kewajibanku setelah kamu memberikan apa yang membuat aku bahagia sayang"
__ADS_1
Realyn hanya tersenyum menimpali apa yang di ucapkan oleh suaminya.Lalu mengangguk patuh dan membiarkan Ardi menggendongnya untuk membersihkan diri.
Keduanya membersihkan diri masing masing,Realyn sendiri memilih berendam terlebih dahulu demi menetralkan rasa ngilu di inti tubuhnya.
Sedangkan Ardi membersihkan diri dishower.Hanya butuh waktu 15 menit saja untuk Ardi melakukan aktifitas mandinya.Lalu keluar terlebih dahulu untuk memesan makanan lewat layanan kamar sambil menunggu sang istri selesai membersihkan diri.
Realyn keluar dari kamar mandi dengan wajah yang jauh lebih segar.Cara berjalan nya pun kini sudah normal kembali setelah beberapa saat berendam di air hangat.
Saat Realyn keluar dari Kamar mandi,nampak Ardi tengah menyiapkan makanan di atas meja untu keduanya makan sebelum keluar dari hotel dan pulang kerumah bertemu kembali dengan si kecil Shasa.
Kini Ardi dan Realyn pun tengah menikmati masa masa indahnya berumah tangga yang sesungguhnya.Tidak ada lagi rasa was was saat keluar rumah karena takut ketahuan.
Malah kini Ardi dan Realyn selalu meluangkan waktu di akhir pekan hanya untuk berjalan jalan menghabiskan waktu bersama dengan keluarga kecilnya.
Seperti saat ini,keluarga kecil itu nampak bahagia menikmati waktu bersama disebuah tempat wisata alam yang menyuguhkan keindahan alam dan juga kesejukkan udaranya.
"Bagaimana kamu suka tempat ini?"tanya Ardi pada sang istri.
__ADS_1
"Suka Mas,Shasa juga nampqk happy sekali"jawab Realyn benar adanya.
Gadis kecil itu nampak begitu antusias saat melihat beberapa sudut tempat wisata itu.Balita yang akan merayakan ulang tahun pertama nya itu begitu ceria dibawah pengawasan nenek Putri yang selalu setia menjadi baby sister dadakan.