Meminjam Rahim Adikku

Meminjam Rahim Adikku
Bab.51


__ADS_3

Bagaikan disambar petir disiang bolong,Arman begitu dibuat terkejut dengan apa yang dikatakan Ardi saat ini.


Mayra hamil anaknya?dan itu yang membuat gadis yang sempat mencuri hatinya itu kehilangan kesempatan untuk menjadi seorang ibu.


Arman tertunduk lesu.Dia tidak menyangka jika kejadian malam panas diantara keduanya menghasilkan satu nyawa yang sudah dilenyapkan oleh ibunya sendiri.


Arman menutupi wajahnya dengan kedua tangan kekarnya.Jujur selama ini rasa cinta untuk adik iparnya itu tidak pernah benar benar hilang dari dalam hatinya.


Namun demi menjaga perasaan sang istri Arman berusaha sekuat tenaga untuk melupakan gadis yang juga merupakan cinta pertamanya itu.


Namun takdir tak mengijinkan cinta itu berlabuh saat Arman harus dengan suka rela melupakan cintanya disaat kedua orang tuanya menjodohkan nya dengan wanita yang yang ternyata Kakak dari gadis yang dia cintai dalam diam itu.


Hingga takdir membawa keduanya masuk kedalam sebuah hubungan terlarang dan melakukan hal diluar batas.


Namun setelah kejadian itu,baik Arman dan juga Mayra sama sama menyerah dengan hubungan keduanya saat mendapati kabar jika sang Kakak yang tak lain istri dari Arman tengah mengandung.


Mayra pun memutuskan pergi keluar negri dan melanjutkan study disana untuk melupakan sang Kakak ipar tanpa tahu jika dalam rahimnya tumbuh satu nyawa sisa malam panas yang dia lewati bersama dengan Arman.


Arman sendiri memilih fokus dengan kehamilan sang istri san berusaha keras untuk melupakan Mayra tanpa tahu jika gadis itu pergi dengan mambawa janin dari benih yang dia tanam dimalam panas itu.


Dengan langkah gontai,Arman pergi meninggalkan Ardi yang masih setia menunggu sang istri yang tengah menjalani operasi untuk mengangkatan bayi didalam perutnya.


*


*


Ardei terus berjalan mudak mandir didepan pintu ruangan operasi yang sudah hampir dua jam itu masih tertutup rapat.

__ADS_1


Ardi terus berdoa didalam hati demi keselamatan anak dan juga istrinya.Disela kepanikan nya Ardi mendengar derap langkah dari arah lorong menuju ke arahnya.


Deg...


"Mamah,Papah"


Gumam Ardi saat melihat kedua orang tuanya berjalan mendekat dengan wajah khawatir dan juga cemas akan kondisi sang anak.


Tap


Tap


Tap


Set...


Buuuggkkkk


Buuugggkkk


Buuugggkkk


Ucap Mamah Putri menenagkan sang suami yang kini tengah meluapkan amarahnya pada putra sulungnya.


"Anak kurang ajar,jadi ini balasan setelah kami membesarkanmu penuh dengan kasih sayang hah?"


Bentak Papah Reza yang telah mengetahui cerita seluruhnya dari Mamah Putri.Mamah Putri pun terpaksa menceritakan apa yang terjadi pada kedua anaknya karena Papah Reza yang begitu kaget saat mendapati kabar jika Realyn akan segera di operasi untuk menyelamatkan dirinya dan juga bayi nya.

__ADS_1


Bayi?apa maksudnya ini?tanya Papah Reza setelah menutup sambungan terlponnya dengan Regi.Dan Mamah Putri pun terpaksa menceritakan hal yang sebenarnya.


Meski sudah tahu alasan dibalik pernikahan sang anak dan anak angkatnya itu.Tetap saja Papah Reza tidak terima dengan apa yang anak anaknya lakukan.


Selain keduanya menikah tanpa restu darinya,status Realyn yang hanya istri keduany dengan pernikahan siri membuat hati ayah dua anak itu terasa dicabik cabik.


Dan yang membuat hati Papah Reza semakin hancur adalah,pria yang melakukan itu adalah putra kesayangan nya.


Bahkan saking sayang nya Reza hingga melupakan jika Ardi bukan lah anaknya,bukan darah daging nya.


"Ma_maafkan Ardi Pah,Ardi tahu Ardi salah.Tapi Ardi mohon tolong restu hubungan kami"


Ucap Ardi yang kini sudah duduk bersimpuh dikaki sang ayah.


"Dia itu adikmu Ar,kalian sudah tumbuh bersama bahkan saat dia masih didalam perut Mamahmu"


"Tapi aku mencintainya Pah,aku tidak bisa kehilangan nya"


"Gila kamu Ar,kamu sudah benar benar gila"


Papah Reza pun beranjak pergi meninggalkan Ardi yang tengah menangis tersedu dengan posisi masih berlutut.


"Tenanglah,beri Papah waktu untuk menenangkan dirinya.Mamah yakin,nanti juga dia akan merestui hubungan kalian jika memang benar kalian saling mencintai"


Ucap Mamah Putri mengusap lembut bahu Ardi yang tengah bergetar karena menangis.


*

__ADS_1


*


...🌸🌸🌸...


__ADS_2