
"Membayar dengan cara cash atau melalui rekening, tuan." Kata wanita didepannya membicarakan tentang total semuanya dan cara pembayaran yang dilakukan oleh Qin Chen.
"Menggunakan rekening, apa bisa?"
"Bisa tuan," Ia sedikit mendorong mesin pembayaran ketempat Qin Chen. "Silahkan gunakan mesin pembayaran ini."
Qin Chen mengambil rekeningnya, ia lalu memberikannya kepada istrinya. "Gunakan rekening ini untuk membeli apapun itu, termasuk kalau kamu mau membeli seluruh gedung ini, gunakan rekening ini."
Ia sedikit memiringkan kepalanya, lalu mencubit pinggang Qin Chen. "Humph! Jangan menggombal ditempat seperti ini, aku tidak tahu kamu dapat uang darimana, tapi berapa banyak yang kamu miliki? Aku tidak tahu."
"Kalau begitu, cari tahulah dengan cara menghabiskan uang yang ada didalam rekening ini, aku tidak akan marah padamu selama kamu memberikan aku makanan yang kamu buat sendiri, bagaimanapun, uangku adalah uangmu."
Chu Yuechan mengerti, dengan gugup ia menggesek rekening itu dan melihat ke arah Qin Chen. Karena seluruh barang yang mereka beli melebihi tabungan yang Chu Yuechan miliki, sampai mereka tidak dapat membayarnya, mereka akan benar-benar malu.
Melihatnya ke arahnya, Qin Chen tersenyum sambil memejamkan matanya. Chu Yuechan menggunakan kata sandi tanggal pernikahan mereka berdua dan pembayaran berhasil.
"Terimakasih karena sudah belanja ditempat kami, silahkan datang lagi."
Ia menutup mulutnya, karena harga yang mencapai setengah juta berhasil dibayar. Ditambah lagi, sandi rekening Qin Chen adalah hari pernikahan mereka berdua, bahkan sampai sekarang mereka masih mengingatnya.
"Suami, apa kamu keturunan dari keluarga kaya?"
"Entahlah, siapa yang tahu? Aku hanya lulusan universitas, tidak bekerja dan mengandalkan gaji istrinya." Ia langsung menoleh kesamping sambil bersiul menghindari pertanyaan lebih dari istrinya.
"Mencurigakan, tapi kamu benar-benar orang kaya yang bersembunyi. Kalau kamu sekaya ini, aku akan menghabiskan uangmu dan bersantai-santai di rumah."
Qin Chen langsung menyentuh kepalanya dan mengusap-usapnya. "Apapun itu, selama kamu bahagia itu sudah cukup bagiku, sekarang kita akan melanjutkan belanja."
Sekalipun membeli seluruh gedung ini adalah tindakan yang mudah, menghabiskan kekayaan keluarga Qin terbilang mustahil. Karena mereka berada dipuncak dunia dan memegang seluruh dunia dibawah tangannya, sehingga uang seperti tumpukan gunung yang tidak pernah habis.
__ADS_1
Karena dimata keluarga Qin, uang ini seperti tumpukan sampah yang tidak pernah habisnya. Dengan kekayaan yang melimpah, mereka membangun ratusan bahkan ribuan perusahaan besar di berbagai kota dan negara.
Merenggut seluruh kekuasaan secara tersembunyi, karena setiap perusahaan mereka tidak diketahui siapa bos-nya. Namun setiap perusahaan terdapat satu orang terpercaya yang dapat diandalkan untuk menjalankan perusahaan.
Sedangkan bos-nya hanya memberikan perintah dari kejauhan, dan melihat hasilnya setelah selesai. Termasuk Qin Chen, yang sekarang merupakan tuan muda tunggal keluarga Qin.
Seluruh aset kekayaan dan lainnya telah dipindahkan atas nama Qin Chen. Karena keluarganya tidak ingin terlibat dalam hal duniawi lagi, mereka berada di langit-langit mengamatinya dari atas sana.
***
Toko Pakaian,
"Bagaimana suami? Apa aku terlihat cantik dengan pakaian ini? Aku sedikit malu mengatakannya, jadi berikan aku keberanian untuk mencoba pakaian ini." Chu Yuechan menggunakan gaun merah dengan bunga mawar di sudut tangan kirinya, itu terlihat seperti drees berwarna merah sexy.
Qin Chen menutup hidungnya, karena istrinya benar-benar cantik dan sexy, ia melihat kebelakang, karena tidak ingin orang lain melihat istrinya yang cantik dan hanya ia seorang yang dapat melihatnya.
Ia mengangguk beberapa kali, "Itu sangat cantik, terlihat cocok denganmu. Jadi ambil itu satu untuk digunakan saat bersamaku, lalu beli pakaian lainnya yang formal untuk seorang bos muda."
Setelah beberapa menit, Chu Yuechan keluar dengan pakaian dress formal, ia mengangguk karena tidak ada satupun pakaian yang tidak cocok untuk istrinya, semua yang ia pakai akan terlihat cantik.
"Humph! Dasar, semua laki-laki memang sama melihat saja dan menikmatinya."
Qin Chen tertawa kecil, "Pakaian apapun yang kamu kenakan, kamu terlihat cantik istri, aku tidak berbicara karena aku sendiri bingung mau memberikan nilai berapa untukmu, karena kamu layaknya bulan yang tidak pernah padam. Kecantikanmu begitu abadi seperti langit, dan luasnya ruang hampa tidak sebanding dengan pesonamu."
Ia memalingkan wajahnya kesamping dengan malu, "Dasar, suami!"
Setelah mencoba beberapa pakaian, ia membeli semuanya dengan rekening Qin Chen yang sekarang berada di tangannya. Karena Qin Chen memberikan rekening itu padanya untuk digunakan Chu Qincheng membeli keperluan yang ia butuhkan.
Harta dari dunia lain begitu melimpah layaknya gunung di ruang khususnya, dan semua itu mungkin berharga ratusan juta bahkan lebih mahal karena didalamnya terdapat energi spiritual dan senjata luar biasa yang tak ternilai.
__ADS_1
"Kemana lagi, suami? Kamu membawaku ketempat yang aneh-aneh, aku jadi kebingungan karena belum selesai membeli barang-barang untuk perusahaan."
"Sesekali mempercantik diri bukankah baik? Agar aku tidak bosan melihatnya."
"Jadi selama ini kamu bosan melihat penampilanku?"
Ia membeku, karena wajah cemberutnya benar-benar menakutkan. "Tidak-tidak, aku tidak mengatakan melihatmu bosan, aku hanya mengatakan kalau sedikit berubah bukanlah lebih baik, sekarang kamu adalah bos muda yang cantik."
"Humph! Sama aja, kamu mengatakan kalau aku ini membosankan."
Qin Chen tidak dapat membatahnya, istrinya melangkah lebih cepat karena ia sedang cemberut dan marah kepada Qin Chen. Qin Chen mengejarnya,
"Istri, apa kamu marah denganku?"
"Tidak, aku akan sebel!"
"Jadi kamu benar-benar marah denganku? Bagaimana aku harus minta maaf, istri? Aku tidak bisa hidup nantinya kalau kamu marah-marah seperti ini." Balas Qin Chen seperti anak kucing menyentuh tangannya melihat dengan beberapa kali matanya berkedip.
"Manjakan aku, baru aku memaafkanmu." Balasnya dengan sedikit membuang muka dari Qin Chen.
Qin Chen langsung melihat kearahnya, ia tersenyum dimana istrinya malu-malu untuk melihat mata Qin Chen. Tanpa memandang tempat, Qin Chen mengendongnya dan membawanya untuk dimanjakan hari ini, mata semu orang langsung terpaku pada mereka berdua benar-benar romantis!
"Mau kemana kamu membawaku?" Tanya Chu Yuechan dengan bingung dan malu karena ditengah-tengah pusat perbelanjaan, ia digendong Qin Chen.
"Aku akan memanjakanmu hari ini. Seperti yang kamu bilang, pertama aku akan membawamu ke pusat kecantikan dan merawat kecantikanmu disana lalu memborong barang-barang disana sampai habis. Tidak ada penolakan, karena kamu sendiri yang memintanya."
Qin Chen menuju pusat kecantikan untuk merawat istrinya dan menghabiskan uang miliknya yang terbilang banyak untuk membeli peralatan kecantikan.
Sedangkan ditangannya ada banyak wadah yang berisikan pakaiannya, sementara untuk mesin-mesin itu akan dikirim ke alamat yang sudah Qin Chen berikan kepada toko sebelumnya.
__ADS_1
...
*Bersambung ...