
"Bergembiralah semut-semutku!"
Saat kalimatnya mencapai konteks tertinggi, hembusan angin dibawah matanya menyapu kesunyian absolute. Seketika keberadaannya meluas mencakup daratan besar, memecahkan perang besar dan dominasi dari berbagai kalangan.
Pandangannya sedikit redup tidak senang, namun sebenarnya ia tengah mendominasi kekuatan merendahkan sekumpulan semut-semut dibawah matanya.
Orang-orang di bawah merayap untuk berdiri kembali.
"Kekuatan ilahi menyapu surga, bagaimana bisa seorang Dewa berada di daratan ini! Jalan abadi sudah lama menghilang setelah perang besar melawan Daemon di bumi. Para abadi yang tersisa melepaskan diri dari dunia mencapai nirwana."
"Omong kosong! Dia bukanlah Dewa yang kau bicarakan, dia hanya bocah sombong dengan mengandalkan artefak berharga! Aku akan merampas artefak-nya dan mendominasi bumi!"
Sesaat ia hendak melangkah, tanah di bawah kakinya berubah menjadi lumpur panas membakar. Jeritan kematian menggema, suaranya tersaring masuk kedalam hutan dan gunung dingin.
Lolongan serigala terdengar, ratusan langkah kaki mulai mendekati tempat tersebut.
"Jangan goyah! Dia hanya memainkan beberapa trik kotor untuk menakut-nakuti kita semua! Angkat senjata kalian, bersiap untuk menyerang orang sombong mengakui dirinya adalah leluhur!"
Clang! Clang! Clang!
Serentak hampir seribu pasukan bergerak mengangkat senjata masing-masing, mereka mengikuti instruksi yang tertinggi untuk melawan Qin Chen.
Tidak lama kemudian, mereka melesat seperti cahaya menyerang dengan berbagai kemampuan dan cara, startegi penyerang buruk dengan instruksi asal-asalan menyebabkan pasukannya terkendali.
Masing-masing dari mereka menyerang kelompoknya sendiri, ia memanipulasi pikiran orang-orang yang mendekatinya. Kemampuan terlarang di dunia, manipulasi pikiran adalah kemampuan kotor, penyebab dari kekacauan Daemon di masa lalu.
Ada banyak legenda tercacat di masing-masing daratan, mulai dari legenda perang daemon dimasa lalu hingga legenda penguasa alam semesta di era penciptaan.
Saat mereka dikendalikan, mereka seperti berada di ruang hampa penuh kegelapan tak berujung. Terlepas dari tubuh utama, mereka seperti boneka yang dikendalikan dengan pikiran Qin Chen.
Beberapa menit kemudian, seribu orang mati!
Salah satu master bela diri mengenalinya, ia adalah Ning Zhuting. Seseorang yang mendapatkan bantuan dari Qin Chen menyembuhkan lukanya, dan orang yang menyempurnakan seni bela diri keluarga mencapai kesempurnaan.
Perang dingin berakhir!
Hanya beberapa master bela diri dari daratan luar maupun dalam masih berdiri, beberapa Grandmaster di langit mencoba kabur dalam pertarungan.
__ADS_1
Tapi sayangnya, mereka semua kembali ketempat sebelumnya!
"Bagaimana bisa! Aku sudah terbang secepat mungkin meninggalkan tempat ini, kenapa aku kembali lagi ke tempat ini!" Katanya dengan kekhwatiran mencengkam tubuh-nya, perlahan mulai runtuh dengan tulang-tulang hancur berkeping-keping.
Suaranya mengejutkan para master lain, seperti lolongan kematian meminta ampun pada yang berkuasa atas kematian dan kehidupan, Qin Chen bahkan tidak bergerak satu inci dari tempatnya.
"Kesadarannya sudah mencapai Nirvana, dengan satu kehendaknya bisa membuat kita terperangkap kedalam ketiadaan. Keberadaannya seperti langit, namun sebenarnya begitu Transcend hingga membuatku bingung."
Pria sebelumnya terus membicarakannya dengan pengetahuan yang ia ketahui selama menjadi pembudidaya abadi di bumi. Banyak master bela diri dan Grandmaster membeku dengan reaksi ketakutan dan khawatir tentang apa yang selanjutnya terjadi.
Melihatnya dengan seksama, tidak ada yang berubah sedikit!
Pandangannya masih sama seperti sebelumnya, bahkan angin tidak berani bersanding disampingnya. Hanya kehampaan yang berani bersanding, bahkan saat badai berputar ia tidak bergerak sedikitpun.
"Apa yang kau inginkan! Aku akan memberikan uang dan harta melimpah selama kau membebaskanku dari tempat ini!" Dengan kasar seperti memerintah Qin Chen untuk mengeluarkannya.
Namun penghakiman di langit menghancurkan tulang dan dagingnya berkeping-keping. Ledakan tersebut membuat getaran di sepanjang ratusan kilometer, segerombolan serigala mulai berdatangan membawa Raja Serigala.
"Dasar bodoh! Dihadapan kekuatan absolute kau masih menggunakan harta yang kau punya?! Dimatanya, harta tidak berguna salain keinginannya di tercapai!"
"Bergembiralah!"
Slash!
Orang dihadapannya mati dengan senjata pedang menembus tubuhnya.
"Cough! A- Apa yang kau lakukan dasar bedebah!"
"Bergembiralah, dia ingin kita saling membunuh satu sama lain dan melihat siapa yang terkuat diantara kita untuk bertahan hidup, dasar bodoh!" Katanya dengan penuh intimidasi kepada master bela diri.
Yang terkuat akan hidup abadi dan yang lemah akan mati, hukum dan peraturan di dunia abadi berlaku di bumi!
Sesaat intimidasi itu menyebar di seluruh pasukan luar maupun dalam saling mewaspadai.
Saat mereka melihat kearahnya, sedikit kesenangan muncul!
"Bagaimana ini? Kau ingin membunuh sekutu untuk menyelamatkan diri? Bagaimana dengan warisan leluhur di daratan ini? Bukankah kita bersatu untuk merebutnya!"
__ADS_1
"Kau tidak melihat situasinya, sekarang kita berada di dalam Domain Dewa! Menentangnya sama dengan mati, melawannya sama dengan mati, mengikuti pemainnya sama dengan mati! Tidak ada yang baik di sini, selama kau mempunyai kemampuan kau bisa hidup. Jika tidak, matilah!"
Slash!
Tidak lama setelah intimidasi muncul, para master bela diri bergerak membunuh satu sama lainnya mencari kehidupan masing-masing.
Teman maupun lawan bukanlah sesuatu yang dipandang sekarang, karena kematian sudah berada didepan mata, mereka akan melakukan segala cara untuk tidak mati dengan cara seperti ini.
Permainan dimulai!
Pikiran mereka di manipulasi dengan satu kalimat yang Qin Chen katakan diawal pertemuan. Kalimat tersebut membuat mereka saling bertarung dan membunuh satu sama lain.
Para master bela diri yang melindungi warisan leluhur tengah menyaksikan langsung Domain Dewa berkuasa membuat para master dan Grandmaster tidak dapat berbuat apapun selain mengikuti kehendak-nya.
Pertumpahan darah dalam waktu singkat membuat genangan darah di tanah leluhur, tawa terbahak-bahak begitu bergembira terdengar di sepanjang daratan.
Dengan mata penuh kegembiraan setelah membunuh, ialah orang yang tidak layak untuk selamat dalam perang ini, karena orang sepertinya adalah orang penuh kemunafikan.
"Aku adalah pemenang-nya, sekarang keluarkan aku dari tempat ini!"
Sudut bibirnya sedikit bergerak dan seketika orang itu merasakan rasa sakit tidak berujung di seluruh tulang dan daging. Pikirannya dikacaukan, darahnya mendidih dirangsang dengan panas tinggi.
Berteriak kesakitan meminta pertolongan dengan orang yang berada di sekitarnya. Sayangnya, roh-roh yang mati sebelumnya berdatangan untuk membantunya keluar dari masalah ini dengan membawanya masuk kedalam neraka.
Tubuhnya perlahan hancur dengan ketakutan mendalam, ia putus asa mendengar tawa dari orang-orang yang mati. Jeritan roh kematian menariknya dan menghilang dari bumi tanpa meninggalkan jejaknya.
Para serigala kembali setelah merasakan kekuatan besar tengah mengendalikan mereka melalui pikiran.
Seluruh daratan di sana penuh dengan darah, perang yang berlangsung beberapa hari berakhir!
Kemenangan dibawah kekuasaan Dewa!
Qin Chen menyeringai puas melihat semut-semutnya bermain dengan baik, bahkan memberikan akhir yang menakjubkan! Matanya tidak mempunyai rasa bersalah, karena semuanya pantas mati, tidak ada komentar selain pandangan hampa melihat kehidupan dibawahnya.
...
*Bersambung ...
__ADS_1