
"Bagaimana kehidupan kalian berdua di bumi? Apa Qin Chen melakukan hal aneh seperti berselingkuh? Atau tidak memenuhi kebutuhanmu? Katakan pada ibunda, kalau sempat ada Ibunda akan menghukumnya sampai dia jerah."
"Ti- Tidak ibunda, Qin Chen selalu merawatku dengan baik, dan memenuhi kebutuhanku walaupun dia menyembunyikan secara diam-diam."
"Begitukah? Apa dia tidak mengatakan padamu kalau dia seorang pangeran?"
"Tidak sama sekali, aku sendiri baru mengetahuinya sekarang kalau keluarga Qin Chen berada di bulan, ini mengejutkanku sebagai orang dari bumi."
"Begitu ternyata, kalau begitu akan ibunda ceritakan tentang Qin Chen agar kamu tidak khawatir ataupun ragu dengan Qin Chen."
Chu Yuechan bingung, namun masih bersikap tenang dan ingin mengetahui lebih tentang Qin Chen dan keluarganya yang berada di bulan, karena mereka merupakan keluarga kuno misterius diantara langit.
"Sekitar seribu tahun yang lalu, ada bencana yang menyebabkan kami memutuskan untuk membedakan dua dunia. Putra kami, Qin Chen dikirim kembali ke bumi menjalani hidupnya dengan baik tanpa sepengetahuan bahwa dia seorang pangeran."
"Tapi kamu tenang saja, dia hanya bocah berusia 28 tahun tidak lebih maupun kurang, bukan monster tua yang ganas. Saat bencana itu terjadi, kami tidak mempunyai pilihan lain selain menurunkannya ke bumi dengan meminta keluarga angkatnya untuk mengurusnya."
"Setelah dia tumbuh besar, dia tidak mengetahui siapa keluarganya sebenarnya, hingga dimana dia terbangun dari tidur abadinya membuatnya mengetahui siapa dirinya sendiri."
"Apa ibunda mengetahui tentang tidur abadi Qin Chen?"
"Benar, itu bukanlah sindrom biasa melainkan sebuah kutukan yang sudah ditetapkan oleh surga kepadanya. Qin Chen sepertinya berhasil mematahkan kutukan tersebut dan bangkit kembali dari mimpi panjangnya, dan mengubah hidupnya sampai sekarang."
Sesaat ia mendengar apa yang dikatakan oleh ibundanya, Chu Yuechan membeku karena saat Qin Chen bangun semuanya berubah, ia mengatakan hal yang aneh namun ia melakukannya dengan sangat baik.
"Jadi begitu ... "
"Apa ada sesuatu, Yuechan?"
"Tidak ada Ibunda, aku hanya mengingat kembali apa yang dikatakan Qin Chen setelah dia terbangun dari tidur abadinya. Kata-katanya yang membuatku bingung, namun secara perlahan aku mulai memahami dan merasakan apa yang ingin Qin Chen lakukan."
"Ha! Dia bocah misterius, setiap pergerakannya membuat tanda tanya, saat dia menghubungi kami untuk bertemu dengan istrinya, kami semua terkejut. Tapi yang ibunda tidak habis pikir adalah, kamu merawatnya selama tiga tahun tanpa mengeluh dan bahkan tidak menceraikannya."
Chu Yuechan tersentak diam, ia perlahan menundukkan kepalanya. "Maaf ibunda, selama ini keluarga saya memperlakukannya dengan buruk dan bahkan mencoba menjatuhkannya ke titik terendah."
"Tidak apa-apa, kamu sudah berprilaku sangat baik kepada Qin Chen itu sudah cukup membalas semuanya. Kalau begitu, bagaimana kita kembali ini sudah cukup lama mengobrol, bukankah kalian akan menginap dan tinggal ditempat ini sementara waktu?"
Chu Yuechan dibawa kembali keruangan dimana saat mereka disana, mereka melihat keduanya tengah menatap satu sama lainnya dengan tajam seolah-olah tengah bertempur melawan sesuatu yang penting.
__ADS_1
"Ara~ Ara~ Kenapa kalian berdua masih bermusuhan seperti ini?"
"Ibu, ayah mengatakan bahwa istriku tidak cantik dan manis, dia benar-benar pria tua tidak mempunyai perasaan."
"Apa! Bocah sialan, istriku yang tercantik di antara langit dan bumi!"
"Gerrrrr! Pria tua, istriku yang tercantik dan manis di surga dan bumi."
Mereka berdua kebingungan dengan sifat suami mereka benar-benar mirip dan saling melontarkan satu sama lain.
Chu Yuechan kembali ke tempat Qin Chen, dan ibunya kembali kesamping ayahnya.
"Qin Chen, apa kamu akan tinggal beberapa hari disini?"
"Hmm ... Sepertinya, aku masih ingin mengetahui lebih tentang keluarga, karena semua ini membuatku sedikit bingung, karena itu aku menetapkan diri tinggal beberapa hari disini memahami satu-persatu yang tidak aku ketahui."
"Baguslah, kamu akan di antar oleh pelayan istana ke ruanganmu."
"Terimakasih."
"Sekarang hampir malam, bagaimana untuk makan bersama? Istrimu mungkin lapar karena sudah berjalan sangat jauh, kepala pelayan akan menyiapkan makanan spesial malam ini karena kalian kembali ke istana."
***
Ruangan makan,
Chu Yuechan duduk disampingnya dimana ayah Qin Chen berada di tengah-tengah dan ibunya berada di depannya. Mereka menunggu pelayan meletakkan makanan di atas meja satu-persatu.
Tangannya sedikit bergerak dan kepala pelayan meninggalkan ruangan.
"Ayo Yuechan, ambilkan untuk Qin Chen dan kamu makanlah."
"Baik ibu."
Qin Chen tersenyum puas ia diambilkan lauk oleh istrinya, karena sebelumnya mereka berdua bergantian untuk masak dan makan bersama tanpa mengambil laut seperti sekarang.
"Makanlah, aku baru pertama kalinya mencicipi makanan Istana, jadi aku tidak tahu rasanya. Melihat dari penampilannya, makanan ini sepertinya sangat enak."
__ADS_1
Chu Yuechan mengangguk kecil, dimana mereka semua makan bersama di atas satu meja yang sama seperti keluarga yang lengkap karena Qin Chen kembali ke istana membawa istrinya.
"Qin Chen, apa kamu mempraktekkan budidaya abadi?"
"Benar, tapi tidak ketrampilan keluarga, melainkan ketrampilan yang aku kembangkan sendiri yang mencakup kesempurnaan tubuh dan jiwa."
"Ho? Ibu penasaran dengan Ketrampilanmu, tapi sebelum itu bagaimana kamu bisa menciptakan ketrampilan abadi?"
"Dunia penuh misteri, aku adalah misteri kedua yang disembunyikan dunia."
"Menarik, kamu sangat hebat berbicara dengan ibumu, kalau begitu penampilanmu yang sekarang? Apa benar itu adalah penampilanmu? Mengingat, pembudidaya abadi pasti mempunyai Tranformasi yang ia sembunyikan seperti ayah dan ibu."
"Sangat rahasia, penampilanku tidak dapat di tunjukkan dengan mudahnya, karena bisa menyebabkan banyak guncangan dimana-mana dan membuat kekacauan kalau seperti itu."
"Hoo ... Percaya diri yang bagus, seberapa kuat kau sekarang bocah? Ranah surga dan bumi? Atau lebih tinggi lagi."
Qin Chen meliriknya dengan serius. "Apa itu surga dan bumi, aku bahkan lebih kuat darimu ... "
"Menarik! Bagaimana kalau kita bertarung mengadu kekuatan setelah makan?"
"Boleh!"
Sangat bersemangat mendengarnya, ia mengambil beberapa daging yang enak dan melahapnya. "Sangat baik, aku menyukai daging ini setelah satu gigitan."
"Apa kamu menyukainya? Ibu akan memberitahukan kepala pelayan untuk membutakannya lebih untukmu."
"Terimakasih ibu, ibu sangat baik tidak seperti pria tua itu, dia benar-benar menyebalkan."
Ayahnya mengerutkan kening, karena ia secara terang-terangan di provokasi putranya sendiri diruangan.
Setelah mereka semua menyelesaikan makan malam, mereka pergi ke tempat lapangan luas untuk melakukan latih tanding antara ayah dan anak menentukan kekuatan Qin Chen sudah berada di mana.
Qin Chen tidak sabar, karena ayahnya adalah orang terkuat yang tidak pernah ia temui di bumi. Kalau itu dunia lain, ia sudah menemukan banyak orang-orang kuat sampai-sampai sulit untuk menghitungnya sendiri.
Sementara di sekitarnya ada banyak prajurit dan orang-orang melihat pertandingan ini, ibunya dan istrinya berada di suatu tempat menara melihatnya dari sana.
...
__ADS_1
*Bersambung ....