Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 54 : Rencana Menemui Mertua


__ADS_3

"Untuk sekarang aku akan kembali, Manager Zhu bisa kau kumpulkan informasi tentang master ataupun Grandmaster di dunia? Sekaligus, organisasi yang bersangkutan ataupun yang dapat mendatangkan bencana."


"Baik tuan muda, saya akan mencarikan informasi tersebut dan memberikannya pada anda."


"Baguslah, bagaimana dengan Villa yang aku minta sebelumnya?"


"Saya sudah menemukan tempat yang bagus dan cocok untuk ditinggali oleh tuan muda, tentang dekorasi dalamnya belum diubah sama sekali menunggu instruksi dari tuan muda untuk merenovasi."


"Jangan, biarkan aku sendiri yang melakukannya."


Manager Zhu memberikan kunci Villa dan sertifikat hak pemilik kepada Qin Chen. "Bagus, untuk sekarang itu saja dulu karena tidak ada yang bisa aku lakukan sekarang. Antarkan aku kembali ke perusahaan."


Untuk sekarang ia hanya melihat keduanya dan merencanakan hal, sementara besoknya ia menyelesaikan urusan pribadi menghantam satu-persatu pembudidaya abadi yang dapat menjadi bencana bagi mereka.


Qin Chen kembali ke perusahaan untuk sekarang menenangkan dirinya, karena sifat bawaan demon dalam dirinya seperti akan muncul kembali saat ia tengah marah.


Selama ribuan tahun di dunia lain, banyak perubahan berada didalam dirinya, salah satunya suka membantai demon yang merusak suasananya.


Untungnya, ada obat penenang sekarang sehingga ia tidak terbawa suasana gila.


***


Perusahaan Yueqin,


Malamnya kota besar begitu sunyi tanpa suara maupun keberadaan orang di luar kediaman, dari lantai paling tinggi ia melihat kota terhening di hari ini. Mungkin penyebab semua ini adalah perang seni bela diri yang sudah dikibarkan dan banyak masyarakat ketakutan untuk keluar.


Walaupun begitu, masih ada beberapa orang yang berani keluar karena mereka adalah pekerja lepas yang bekerja di malam harinya untuk mendapatkan uang tambahan.


"Suami, apa kamu sudah mendengar berita tentang perang seni bela diri di deklarasikan oleh organisasi diluar daratan China? Banyak dari masyarakat ketakutan dan memilih untuk berdiam diri di rumah masing-masing."


"Aku sudah mendengarnya, apa kamu takut?"


"Sedikit, karena perang seni bela diri pasti akan melibatkan kehancuran besar di berbagai tempat."


"Kemarilah dan duduk disampingku kalau kamu tengah takut karena ada aku disini, kamu tidak perlu khawatir dengan hal lain yang tidak berguna."

__ADS_1


Chu Yuechan dapat tenang saat berada dekat dengannya, dan Qin Chen dapat menekan na*su-nya untuk membunuh karena ada obat penenang alami disamping, keduanya sama-sama diuntungkan.


"Aku sudah mendapatkan Villa besar untuk ditinggali kita berdua, besok kamu ikut aku untuk melihatnya dan melakukan renovasi sesuai dengan keinginanmu."


"Eh? Bukankah katamu akan membelinya bulan depan selepas mendapatkan gaji dari restoran dan gaji menjadi petugas keamanan?"


"Itu kemarin dan ini sekarang, berlama-lama tinggal di kantor tidak akan baik untuk kesehatan. Bagaimana kehidupan pada umumnya pergi kerja mengendarai mobil dan kembali saat malam setelah selesai kerja, bukan?"


"Kamu benar, tapi berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk membeli Villa? Mengingat dengan sifatmu, aku yakin mencapai angka Miliran lagi."


"Entahlah, siapa yang tahu berapa harganya? Tetapi, setelah merenovasi rumah selesai, aku akan membuatmu meningkat satu level sehingga bisa terbang di langit-langit sendirian."


Chu Yuechan memalingkan wajahnya kearah Qin Chen dengan bingung. "Apa bisa? Setahuku membutuhkan sumber daya yang melimpah untuk menembus ranah Xiantian, bagaimana caramu? Tunggu, jangan bilang kamu menggunakan banyak uang untuk meningkatkan kekuatanku."


Ia tertawa terbahak-bahak mengusap-usap kepalanya. "Tidak, aku mempunyai harta kuno ditanganku yang tidak bisa aku gunakan karena bertentangan denganku. Kemungkinan besar untukmu sangat cocok, dengan bantuan pengetahuanku, aku akan membantumu membangun tubuh abadi."


"Ha! Lakukanlah, aku akan menurut. Ngomong-ngomong, berita keluarga Chao sudah runtuh tersebar di media sosial, apa ini semua karenamu?"


"Benar, dia mencoba merebut istriku, aku akan memberikan mereka pelajaran serius menerima konsekuensi atas apa yang mereka perbuat. Tidak hanya mereka, orang-orang yang menyakitimu akan aku balas ribuan kali lebih kejam dibandingkan apa yang mereka lakukan padamu."


Setidaknya sampai mencapai puncak Ranah Surga dan Bumi sudah dianggap sebagai keberadaan yang kuat di bumi.


"Aku tidak dapat menahanmu, dalam pendirianku menentang yang dilakukan suami sama dengan pengkhianatan. Jadi, aku hanya dapat melihatmu dan memberikan support disaat dibutuhkan."


"Begitu? Kalau begitu didalam pendirianku mengingkari apa yang sudah aku katakan adalah pengkhianatan bagiku. Mencoreng nama baikku, dan citraku sebagai seorang suami."


"Humph! Dasar pengikut tapi, kamu benar!"


Chu Yuechan menyenderkan kepalanya di pundak Qin Chen. "Apa kamu sudah memberitahukan keluargamu kalau aku akan datang berkunjung menemui keluargamu, karena aku belum pernah bertemu dengan mereka."


"Kapan kamu mau bertemu? Aku akan mengaturnya secepat mungkin."


"Hmmm ... Besok kita ke rumah baru melakukan renovasi, dan tidur disana sehari menikmati rumah baru. Bagaimana kalau dua hari setelah renovasi, seharusnya dua hari sudah cukup melakukan renovasi yang dibutuhkan. Selebihnya bisa dilakukan lain waktu saat mempunyai waktu luang."


"Baiklah, aku akan menghubungi mereka untuk melakukan persiapan di kediaman karena menantu mereka akan datang berkunjung kerumah mertua setelah tiga tahu menikah."

__ADS_1


"Dasar mulut manis."


"Bagaimana? Apa kamu mau merasakannya?"


"Tidak! Kamu sangat serahkan, aku pasti malu setelah itu, kemarin adalah yang terakhir sebelum musim semi."


"Kamu sangat curang istri, aku belum melakukan persiapan sebelumnya dan kamu mengambil kendali penuh di atas sana. Sekarang, aku akan mengambil kendali penuh di perusahaan."


Chu Yuechan langsung pura-pura tidur tidak mendengarkan perkataan Qin Chen. Melihat reaksinya, ia hanya dapat menghela nafas seperti biasa.


"Tidurlah dan bermimpi indah."


Diujung matanya, orang-orang bergerak seolah-olah masuk kedalam daratan ini melakukan penyerangan kapapun di beberapa tempat yang sudah diberikan tanda dan menunggu perintah diturunkan.


'Perang seni bela diri, kenapa aku tidak kepikiran sebelumnya kalau ada bencana seperti sekarang ini. Setelah selesai merenovasi, aku akan membangun formasi pertahanan dan formasi pendukung lainnya.'


Ditempatnya, ia menyelimuti dirinya dengan kain menutupi tubuhnya karena angin malam begitu dingin dan bisa menyebabkan banyak penyakit berdatangan.


"Apa kamu tidak tidur?"


"Tidurlah terlebih dahulu, aku akan menyusul saat kamu sudah tertidur pulas."


"Ba- Baiklah, kamu boleh melakukannya untuk malam ini, karena hadiah spesial saat musim semi tiba."


Mengerutkan keningnya, ia memberikan kecupan di kening. "Tidurlah, jangan memaksakan diri kalau malu. Karena hanya tinggal beberapa bulan lagi sebelum musim semi, aku dapat menahannya."


"Dasar!"


Ia langsung menutup wajahnya dengan kain karena cemberut dipermainkan Qin Chen malam ini.


Qin Chen kebingungan karena tidak tahu salahnya, apa kurang peka ataupun lainnya itu masih tanda tanya dibenaknya.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2