
Disamping kolam renang, ia mendapatkan pemandangan luasnya gunung dan daratan, dihadapannya ada teropong bisa digunakan untuk melihat lebih dekat dan teleskop bintang yang untuk melihat bintang-bintang sewaktu menginginkannya.
"Apa ini hadiah yang kamu katakan?"
"Apa lagi yang bisa aku berikan selain sesuatu yang berguna untukmu mendapatkan pemandangan di depan sana."
"Kamu benar, aku tidak menginginkan apapun selain kehidupan damai." Chu Yuechan melangkah mendekati kolam renang.
Sentuhan kakinya menciptakan kaca sepanjang kolam renang dimana ia berada di atasnya, secara bertahap ia menyerap energi bulan kedalam dirinya membuatnya sedikit mengeluarkan cahaya.
Rambutnya tersapu angin dengan memperlihatkan kecantikan alami di bawah bulan dan diatas seribu misteri sungai kaca memantulkan bayang-bayang kerusakan mendalam.
Dentuman besar dalam dirinya meningkatkan kekuatan kultivasi mencapai Xiantian (Awal) Qin Chen hanya tersenyum tipis untuk berada disampingnya menunggu penyelesaian penerobosan.
Sesaat kemudian, hempasan angin menyapu ruang, Qin Chen tersenyum dan Chu Yuechan merasakan perubahan dalam dirinya. Sepanjang malam diberikan energi bulan oleh Qin Chen sehingga peningkatannya bisa di percepat.
Chu Yuechan langsung melompat ke arahnya karena bisa terbang sekarang walaupun tidak terlalu lama namun itu sudah cukup.
"Aku menembus Xiantian (Awal)."
"Baguslah, itu pencapaian luar biasa yang belum pernah aku lihat menembus karena bahagia, mungkin hanya kamu yang bisa melakukannya."
"Tentu saja, aku ini wanita cantik dan manis, istri yang bisa di andalkan, walaupun kadang-kadang menyebalkan." Balasnya, ia menoleh kesamping ada banyak aura tersebar di sekitarnya membentuk Aurora di langit membuat semuanya merasakan damai.
"Baik-baik, kalau begitu nikmatilah malam ini karena besok akan sangat sibuk sampai-sampai tidak mempunyai waktu kembali seperti sekarang."
"Apa yang kamu rencanakan?"
"Rahasia."
Qin Chen membuatnya menatap dengan tajam, memberikan tatapan kesal di bohongi. Chu Yuechan turun dan mengambil teropong di sampingnya melihat Gunung Fuji.
***
3 Minggu Kemudian.
Sepanjang hari mereka berdua menghabiskan waktu bermain di kota, memborong berbagai barang yang di kirim ke kampung halamannya sebagai hadiah perjalanan. Qin Chen angkat tangan, karena ini permintaannya dan ia tidak dapat membicarakan ini lagi karena sudah mutlak.
__ADS_1
Gedung besar di kota dapat melihat bangunan-bangunan di bawahnya, Qin Chen dan Chu Yuechan berada di sana untuk di akhir bulan memasuki musim semi hari pernikahan mereka tepat pada tanggal 1 Maret.
Dengan anggunnya ia melangkah mendekati Qin Chen dengan gaun putih panjang.
Qin Chen menggunakan jas hitam dengan memegang bunga di tangannya tengah menunggu kedatangan Chu Yuechan yang menyiapkan diri di ruangan.
Saat ia melihat Chu Yuechan masuk ke dalam, matanya tidak dapat bergerak satu inci dari fokusnya. Penampilannya berbeda dari biasanya, sekalipun ia pergi ke acar besar namun sekarang penampilannya mengalahkan penampilan sebelumnya.
Seperti yang diharapakan, reinkarnasi bulan tidak akan kalah dengan langit. Kecantikannya yang abadi dan absolute tidak dapat menandingi siapapun.
Siaran langsung di berbagai Channel untuk menyatakan satu-satunya istri tuan muda penguasa di dunia.
Qin Chen sudah menunggu hari ini begitu lama, dan sekarang ia dapat melakukannya di depan semua orang yang menonton siaran langsung tersebut.
Satu-satunya tuan muda dunia, bisnis keluarga yang bertahan bertahun-tahun hingga generasi ke generasi sampai di tangannya, Qin Chen menyentuh tangan Chu Yuechan memberikan ciuman hangat.
"Kamu sangat cantik hari ini, istri."
"Hmm."
Mendongak sedikit ke atas, ia melihatnya sembari memberikan bunga kristal es bulan, ia mengambilnya langsung dari bulan meskipun ada pengganggu disana seperti monster yang tidak tahu langit maupun bumi.
Chu Yuechan mengambilnya dan merasakan udara segar dan aroma wangi khas, ia mengandeng tangan Qin Chen dan meninggalkan tempat tersebut untuk duduk di tempatnya.
Alunan musik terdengar, semua orang tidak dapat mengalihkan pandangan, mereka membicarakan generasi kedua tengah melakukan siaran langsung makan bersama dengan istrinya.
Berita tersebut langsung terbesar panas dimana-mana, Qin Chen bukannya sombong melainkan memberikan peringatan untuk mereka yang mencoba mencari masalah dengan istrinya.
Tindakannya mungkin memancing masalah, ia sudah mengetahui itu, karena itu ia mempunyai rencana lain di luar kepalanya sehingga tidak dapat di permasalahkan.
Karena sekarang, seluruh dunia menyaksikan mereka berdua!
Chu Yuechan berdiri di langit memandang rendah dunia, ia adalah istri satu-satunya tuan muda generasi kedua kaya. Perusahaan keluarga berada dimana-mana, ini membuat semua orang tidak dapat habis pikir tentang semua ini.
Meskipun ia menggunakan harta keluarga, hartanya dari dunia abadi tak terhitung jumlahnya ada berapa banyak. Dari perang ia mendapatkan senjata kelas tinggi yang harganya tak ternilai.
Emas, berlian dan lain sebagainya seperti material lainnya ada di penyimpanan ruangannya.
__ADS_1
"Bagaimana perasaanmu sekarang?"
"Sulit untuk mengatakannya, ada banyak perasaan yang tercampur aduk. Tapi, aku merasakan sesuatu yang berbeda dibandingkan sebelumnya." Balas Chu Yuechan.
"Apa?"
"Perasaan ini intens, tidak terukir namun dapat dirasakan, perasaan bahagia yang tidak pernah aku dapatkan selama tiga tahun sebelum kamu bangun dari tidur abadi." Jelasnya, Chu Yuechan menyentuh tangannya mengepalkannya dengan erat.
Qin Chen tersenyum, ia lalu bicara. "Aku akan menceritakannya padamu malam nanti, apa yang ingin kamu ketahui selama ini tentangku."
Chu Yuechan menoleh ke arahnya, ia menatap matanya begitu serius tidak berbohong. "Apa itu tentang identitasmu dan tentang sebelumnya."
"Benar, aku akan menceritakannya malam nantinya sembari menyaksikan pergantian bulan dan menyambut musim semi di awal bulan maret." Balasnya.
Chu Yuechan mengangguk kecil, ia menikmati hidangan dan musik mengiringi acara.
Qin Chen membawanya berdansa di dalam ruangan berputar-putar memberikan penampilan sempurna.
Orang-orang duduk sembari melihat handphone masing-masing, dimana-mana di butakan dengan penampilannya.
Sementara itu, di kampung halamannya, orang-orang yang dulunya membuat Chu Yuechan menderita mendapatkan tamparan keras mengetahui suaminya, Qin Chen! Seorang penguasa dari generasi muda keluarga kuno, Qin!
Tidak ada yang dapat mempercayai fakta ini, bahkan Tetua Ning yang seorang Grandmaster tidak dapat mengatakan apapun mengetahui Qin Chen seorang tuan muda sewaktu mereka bertemu pertama kalinya.
Keluarga Chu, mereka di tampar dimana-mana karena sudah memperlakukan Menantu Penguasa dengan kejam selama ini.
Seluruh dunia mendapatkan tentang ini terdiam, para master ataupun Grandmaster Martial Art membeku tidak dapat mendominasi.
Aura mereka tertekan secara mental, keluarga kuno Qin merupakan leluhur bagi bumi. Ketrampilan seni bela diri yang ada di bumi merupakan pemberian dari keluarga kuno, Qin dimasa lalu.
Sekarang, generasi kedua keluarga kuno, Qin Chen berada di langit-langit menaunginya dengan aura-nya.
Sementara itu, istrinya menanungi bumi dengan kekuatannya. Dunia bela diri ataupun dunia bisnis tidak dapat seimbang karena keduanya dipegang mereka berdua.
Para karyawan perusahaan keluarga berdiri menepuk tangannya dari masing-masing tempat karena menghormatinya sebagai generasi sekarang.
Generasi selanjutnya, akan di ambil oleh keturunannya untuk menjalani perusahaan ataupun mencapai langit seperti, Qin Chen.
__ADS_1
...
*Bersambung ...