
Mendekati Chao Zuezeng yang hampir menggila karena kehilangan segalanya, kedatangan Qin Chen memberikan momentum ketakutan mendalam seolah-olah ia seorang utusan dunia bawah untuk menariknya kembali ke dalam neraka.
"Bagaimana Chao Zuezeng? Apa hadiah yang aku berikan untukmu kau terima dengan baik? Kehancuran perusahaan, kebusukan keluarga yang disembunyikan dari dunia luar, dan perselingkuhan antara kedua orang tua? Hahahaha!"
"Ke– Keparat! Semua ini karena kau, kenapa kau harus hidup di dunia ini! Dan menikah dengan Chu Yuechan, aku tidak terima dengan semua ini!"
Mendekatinya dan menggunakan kakinya menghantam perutnya, Chao Zuezeng terbatuk-batuk mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Itu semua salahmu, kau yang membuat Takdir berpaling darimu dan mendatangkan bencana kedalam kehidupanmu sendiri, Chao Zuezeng."
"Cough! Apa yang kau mau, apa kau mau membunuhku, lakukan saja jika kau bisa melakukannya!"
"Membunuhmu? Terlalu mudah bagiku, aku hanya ingin melihat kau ... " Ia mendekati Chao Zuezeng dan membisikkan sesuatu. "Menderita!"
Satu kalimat mengakibatkan kesombongannya bergetar hebat seolah-olah tengah bersanding dengan kematian yang sunyi. "Bermimpilah dengan indah setiap harinya, aku Qin Chen mengawasi kematian dan kehidupanmu sekarang."
Saat kata terakhirnya mengandung sebuah kekuatan misterius yang dapat menyebabkan delusi berkepanjangan. Mau mati dan hidup dengan nyaman tidak akan bisa selama kematian dan kehidupannya berada di bawah tangan Qin Chen.
Sepanjang waktu akan mendapatkan teror mimpi buruk dari monster-monster dimensi yang sakral!
Qin Chen meninggalkan tempat tersebut dan meninggalkan Chao Zuezeng yang tertawa seperti orang gila dengan memegang kepalanya sekeras mungkin mengalami ketakutan dan depresi berat.
Ditangannya, ia memegang kendali penuh atas kehidupan dan kematian Chao Zuezeng setelah memberikannya kutukan iblis!
"Menghadapi seseorang yang mengalami kehidupan dan kematian selama ribuan tahun, kau masihlah bocah manja tanpa pengetahuan dengan pengalaman."
Sifat alaminya bermunculan dan ia mencoba menahannya, kembali kedalam mobil melanjutkan perjalanan.
***
Perusahaan Chao,
Kerumunan orang-orang berkumpul membawa kekacauan di luar perusahaan, melempar bebatuan dan coretan dimana-mana dengan mengungkapkan teror secara terang-terangan kepada Keluarga Chao.
Tidak mempedulikan pangkat ataupun kekayaan, karena mereka melakukan semua ini untuk keadilan.
Dibawah tekanan orang-orang yang mengamuk di luar perusahaan, Keluarga Chao semakin kacau dan banyak dari mereka kabur meninggalkan keluarga tersebut karena tidak mau terseret kedalam masalah.
Namun hidup mereka sudah di atur Qin Chen sehingga mau kemanapun bersembunyi tidak akan bisa lepas dari Keputusasaan yang sudah disiapkan panggungnya.
Qin Chen berada tidak jauh dari tempat tersebut, melihat orang-orang berantusias untuk menggulingkan perusahaan besar dihadapannya.
__ADS_1
Kepala keluarga yang merupakan anggota militer dicopot jabatannya dan di pecat dengan tidak hormat.
Dalam satu hari, bencana itu menghantui Keluarga Chao!
"Apa yang mereka perbuat di masa lalu, sekarang waktunya bagi mereka mendapatkan balasannya. Untuk sekarang, lebih baik kembali karena bersama istri lebih baik dibandingkan pergi keluar sendirian."
Meninggalkan keramaian orang-orang untuk kembali ke perusahaan.
***
Perusahaan Yueqin,
Setelah beberapa minggu berdirinya perusahaan, lantai pertama di penuhi dengan produk-produk buatan sendiri dengan berbagai macam pakaian dan bahan-bahan kebutuhan desainer lainnya.
Qin Chen memberikan banyak bahan-bahan sebagai stock awal karena perusahaan semakin maju.
Sekarang, saat ia masuk kedalam seluruh karyawan melihatnya dan sedikit membungkukkan tubuhnya memberi hormat kepadanya.
"Perusahaan Yueqin semakin banyak pemesanan yang masuk, di sini hanya ada beberapa orang yang hebat dalam membuat pakaian salah satunya istriku, kekurangan orang apa tidak masalah?" Gumamnya.
Ia naik ke lantai atas ke ruangan istrinya berada tengah menikmati cemilan disaat Qin Chen tidak ada di perusahaan.
Namun Qin Chen melihat itu, karena ia membuka pintunya secara pelan-pelan sehingga tidak menganggunya saat bersantai diruangan secara diam-diam agar tidak ketahuan Qin Chen.
"Suami sedang kemana? Bagaimana kalau aku siapkan makanan malam ini, karena suami mau membawaku ke tempat dimana aku bisa melihat seluruh kota."
Saat hendak berdiri, ia melihat Qin Chen tengah duduk manis di kursinya. "Su- Suami?" Ia canggung dan malu karena bermalas-malasan sebentar menikmati cemilan.
"CEO Cantik-ku sedang bermalas-malasan menikmati waktu luang, benar-benar sangat manis. Sebagai gantinya, aku mau makan masakan buatanmu."
"Baik, kamu tidak marahkan?"
"Tidak, selama kamu membuatku makan malam karena kita akan keluar malam ini melihat seluruh kota."
"Tunggu sebentar, aku akan menyiapkannya dalam sepuluh menit."
Ia begegas untuk pergi ke dapur perusahaan menyiapkan makan malam Qin Chen. Permasalahan duniawi ia tidak ikut campur, karena merepotkan baginya untuk menikmati hidup-hidup, ia hanya membalas dendam satu-persatu.
Ia membuka laptop di hadapannya, lalu melihat apa yang dikerjakan istrinya. "Hoooo ... Menarik, istriku diam-diam membuat alur cerita untuk game yang aku kembangkan." Membacanya dengan seksama, melihat quest dan hadiah masing-masing diatur dengan sedemikian rupa olehnya.
Setiap barang di deskripsikan dengan baik sampai-sampai Qin Chen bisa membayangkan bentuknya. "Tidak buruk, lebih baik aku menyudahi melihatnya karena ini mungkin projek tersembunyi istri."
__ADS_1
Tidak mau mengkhianati perasaan istrinya, ia menutup laptopnya dan bermain game Mario Bros di handphone sambil menunggu Chu Yuechan kembali ke ruangan membawa makanan.
Selang beberapa menit berlalu, ia datang membawa makan malam itu dengan meja dorong.
"Sepuluh menit, aku sudah menyelesaikannya sekarang kamu kemarilah dan makan malam karena aku menunggu malam tiba."
"Dasar, kamu tidak sabaran untuk melihat seluruh kota, tapi tidak masalah karena ini akan menjadi kejutan untukmu."
Setelah makan malam, langit di penuhi kegelapan malam tiba.
Diatas puncak gunung, mereka berdua berdiri melihat seluruh kota dibawah sana, bahkan di sudut kota dapat ia jangkau dengan matanya sendiri.
Qin Chen lalu berbicara. "Tutup matamu, aku akan memberikan kejutan lain."
"Apa? Bukankah ini sudah kejutan?"
"Ini hanya pembuka, bagaimana bisa hadiah spesial langsung di beritahukan tanpa pembuka."
Chu Yuechan mengangkat setuju, tanpa bertanya ia menutup matanya. Qin Chen menyentuh pinggangnya membuat Chu Yuechan gugup dan malu, dimana perlahan-lahan Qin Chen membawanya naik ke langit untuk menyaksikan seluruh kota dibawah kelopak matanya.
Disekitarnya, awan menghilang dengan ketakutan seolah-olah berhadapan langsung dengan penguasa.
"Bukanlah secara perlahan-lahan, dan jangan khawatirkan apapun yang kamu lihat karena aku berada di belakangmu dan memelukmu dengan erat."
"Ba- Baik, kamu membuatku sangat gugup kali ini."
Dengan perlahan-lahan membuka matanya, melihat bahwa ia ada di ketinggian langit secara spontan ia ketakutan namun ia berada disamping Qin Chen yang tidak mungkin melepaskannya.
"Apa ini seluruh kota dibawah kelopak mata?"
"Benar, bagaimana perasaanmu?"
"Seperti penguasa, aku bisa melihat seluruh kota, gunung dan sungai dibawah mataku sendiri. Bagaimana kamu bisa terbang suami? Tunggu, apa kamu sudah berada di Ranah Xiantian?"
"Entahlah, aku hanya ingin menunjukkan betapa kecilnya kota ini dilihat dari atas sini. Sekarang, mau kemana kita? Melintasi kota atau ketempat lain?"
"Itu ... Bagaimana kalau melintasi kota sambil melihat-lihat orang yang berada di luar malam ini?"
"Baiklah, kamu ratunya istri."
...
__ADS_1
*Bersambung ...