Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 16 : Ciuman pagi


__ADS_3

"Cobalah," Ia memberikan kentang goreng kepada Chu Yuechan, ia membuka mulutnya dan memakannya karena langsung diberikan oleh Qin Chen.


"Bagaimana istri? Apa kamu menyukainya?"


"Uhmm ... Lebih enak saat kamu menyuapi aku karena rasanya benar-benar berbeda." Balasnya sambil meminum booba yang dibelikan Qin Chen.


Ia tertawa kecil dan mencubit hidungnya, "Kamu sudah pandai untuk menggombal istri, benar-benar diluar ekspektasi. Aku mengira kamu hanya seorang wanita yang tidak pandai menggombal, tapi sekarang aku menyaksikannya langsung."


"Humph! Bukankah kamu yang sering menggombal, suami? Aku belajar darimu cara menggombal." Balasnya sedikit cemberut dengan mengunyah membuatnya semakin manis.


Mereka berdua makan bersama selama 15 menit didalam ruangan tersebut, Chu Yuechan membersihkan sisa-sisa makanan untuk dibuang ke tempat sampah, Qin Chen duduk melihatnya karena istrinya Benar-benar cantik dalam hal apapun.


'Tidak salah lagi, dia benar-benar istriku. Saat tidur, mandi, menjadi ibu rumah tangga, bos muda dan lain sebagainya, istriku benar-benar cantik dan manis!'


Chu Yuechan memperhatikan Qin Chen yang tersenyum-senyum sendiri disopa, dimana ia terlihat seperti melihatnya kemanapun ia berada.


"Suami, apa kamu melihatku terus? Bagaimana duduk disampingku dan membantuku! Siapa tahu kamu mendapatkan sesuatu yang menarik."


"Tentu istri."


Ia menarik kursinya dan duduk disamping istrinya yang tengah mengerjakan desainnya. Karena ia terus memperhatikan istrinya membuatnya lupa memberitahukan kepadanya bahwa ia telah mendapatkan pekerjaan.


"Benar istri, aku lupa mengatakannya padamu saat makan tadi."


"Ada apa suami?"


"Aku mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan di restoran mewah, gajinya cukup besar dan bisa ditabung untuk membeli rumah dan makan sehari-hari." Kata Qin Chen yang membuat Chu Yuechan berhenti menjahit pakaian.


Ia langsung menoleh ke arahnya, "Apa kamu benar-benar mendapatkan pekerjaan, suami?"


"Benar, mulai minggu depan aku akan mulai bekerja lagi dan menabung banyak uang dan membeli rumah untuk ditinggalkan. Kamu fokus saja pada pekerjaanmu, karena soal rumah aku akan membelinya saat gajinya mencukupi."


"Tidak! Kamu sudah menghabiskan banyak uang untuk perusahaan, aku tidak akan membuatmu mengeluarkan banyak uang lagi karena rekeningmu pasti terbatas. Jadi, bagaimana kalau buat rekening untuk menabung membeli rumah?"

__ADS_1


Qin Chen tertegun, ia tidak berharap istrinya mengkhawatirkan uangnya dan mencoba membuat rekening baru untuk menyimpan uang membeli ruamh.


'Bagaimana kalau istri tahu bahwa uangku sangat banyak? Kalau dia sampai tahu, dia pasti terkena serangan jantung.'


Ia menyentuh wajahnya dan menatapnya. "Lakukanlah yang menurutmu baik istri, aku akan ikut saja. Kalau aku sudah bekerja nanti, aku akan mentraktirmu makan di restoran tersebut, bagaimana?"


"Kamu janji?"


"Ya, aku akan mentraktirmu disana."


"Aku akan kesana pada saat itu tiba, untuk sekarang aku akan menyelesaikan projects perusahaan, suami tolong bantu aku menyelesaikan ini, ini permintaan pertama istrimu." Chu Yuechan memberikan kecupan di wajahnya untuk memberikan semangat suaminya saat membantunya.


Qin Chen terdiam, ia menyentuh wajahnya yang dicium istrinya. Sekarang, kekuatannya bertambah dan semangat untuk membantu istrinya menyelesaikan project perusahaan yang akan dipresentasikan minggu depan.


***


Tengah malam,


Qin Chen berdiri disamping istrinya yang tertidur di tempat kerjanya, ia seperti kelelahan karena bersemangat menyelesaikan project pertamanya. Ia melihat bagaimana desain yang belum selesai itu masih dalam proses pembuatannya.


Menurunkannya secara perlahan agar tidak membangunkannya, setelah menurunkan istrinya di atas sopa yang bisa untuk tempat tidur, Qin Chen kembali berdiri melihat keluar perusahaan.


Tangannya sedikit mengibas kesamping membentuk formasi surga untuk mengumpulkan energi bulan yang padat didalam ruangan tersebut. Dengan begitu, kesehatan istrinya akan terus terjadi dengan menyeimbangkan Yin dan Yang.


"Istri telah tidur, aku akan membuatkannya pakaian khusus yang bisa ia kenakan di berbagai pakaian sehingga keselamatannya dapat terjamin."


Ia menggerakkan tangannya dan menciptakan kain sutra surga yang tidak mungkin muncul di dunia dengan sendirinya. Karena sutra surga hanya ada di tempat dengan energi langit dan bumi yang padat!


Semalaman ia menggunakan tangannya membuat pakaian yang ia buat secara manual tanpa bantuan kekuatan. Karena ini khusus untuk istrinya harus dengan tangannya sendiri tidak mau menggunakan kekuatannya.


Setelah semua selesai, ia kembali ketempat istrinya dan memeluknya lalu tidur.


***

__ADS_1


Paginya,


Chu Yuechan terbangun karena ia melupakan sesuatu yang membuatnya terkejut. Namun di depannya, ia melihat Qin Chen yang memeluknya dengan erat agar tidak kedinginan semalaman meniduri tangannya. Chu Yuechan menyenderkan kepalanya lebih dekat, ia menutup matanya.


'Apa yang aku pikirkan, dia suamiku sudah wajar baginya memeluk istrinya. Bagaimanapun kami sudah menikah dan bersama selama tiga tahun ini, walaupun suami mengalaminya tidur panjangnya, namun sekarang suami sudah berada disisiku.'


Setelah itu, ia kembali membuka matanya dan melihat Qin Chen yang telah bangun mengejutkannya.


"Suami? Apa kamu sudah bangun dari tadi?" Tanyanya yang gugup.


"Tentunya, aku selalu bangun tepat waktu untuk melihat kecantikan istriku saat bangun tidur. Karena dia benar-benar putri tidur yang cantik sampai-sampai bunga dipagi hari akan memundurkan dirinya." Balas Qin Chen, dengan melihatnya seperti melihat suatu pemandangan yang menakjubkan.


"Begitu? Apa aku sangat cantik suami? Bagaimana kalau kamu berikan aku ciuman pagi ini?" Balasnya menyentuh pipinya dengan memberikan isyarat.


Qin Chen tersenyum dan mencium pipinya, ia membuat Chu Yuechan malu-malu karena sebelumnya ia hanya bercanda. Setelah itu, Qin Chen kembali melihatnya yang tengah malu-malu.


"Istri, kamu benar-benar sangat manis saat malu. Kalau ada kesempatan, aku ingin sedikit merasakannya." Kata Qin Chen menyentuh bibirnya membuat Chu Yuechan langsung mendorong dan memalingkan wajahnya.


Bagaimanapun, ini pertama kalinya bagi Chu Yuechan dicium suaminya disaat ia sendiri yang memintanya. Selama tiga tahu, ia hanya seorang wanita tanpa kehangatan keluarga sama sekali, sekarang ia mendapatkan semuanya.


Tidak hanya mimpi, suaminya, dan bahkan kehangatan yang sudah lama ia mimpikan benar-benar ia dapat sekarang.


"Karena kamu sudah bangun, aku akan membelikanmu sarapan pagi, karena setelah itu akan ada pertemuan dengan Tetua Ning. Kamu tenang saja, aku akan kembali sebelum makan siang. Sekarang, apa yang ingin kamu makan pagi ini?"


"Se- Seperti biasa, dengan teh susu." Balasnya dengan gugup.


Qin Chen mengusap-usap kepalanya, lalu ia keluar dari ruangan tersebut untuk membeli makanan pagi untuk dimakan istrinya setelah itu ia akan ke tempat Tetua Ning menyelesaikan masalahnya.


Setelah itu, ia akan ketempat restoran yang akan dibuka minggu depan, karena hari ini masih persiapan dan renovasi besar-besaran karena akan digunakan Qin Chen sebagai tempat kerjanya.


Dengan begitu, ia tidak perlu khawatir dengan dimana Qin Chen mendapatkan uang. Sekaligus, ia dapat membantu istrinya setelah setengah hari duduk di restoran miliknya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2