Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 93 :


__ADS_3

"Kenapa? Padahal aku ini suamimu."


Chu Yuechan menggelengkan kepalanya meminta Qin Chen untuk tidak melihatnya sekarang karena tengah memberikan makan putrinya.


"Ngomong-ngomong, aku mempunyai sesuatu padamu dan besok pagi kamu dapat melihatnya."


"Apa itu hadiah?"


"Tentu, bagaimanapun kamu membutuhkannya." Balas Qin Chen.


"Hmm ... Suami, aku ingin bertanya padamu sesuatu, bisa kamu balas dengan baik?" Tanya Chu Yuechan.


"Katakanlah."


"Sepuluh putri ataupun putra, apa kamu bisa merawatnya? Aku bukannya tidak mau, namun tanggung jawab merawat anak adalah amanah." Ungkapnya. "Satu sisi aku ingin memberikan keinginan ibu mertua, namun di sisi lain kita yang berbuat harus bertanggung jawab membesarkannya hingga dewasa bisa merawat diri sendiri."


"Begitu rupanya, kamu khawatir tidak dapat merawat mereka semua nantinya?"


"Hmmm ... Bagaimanapun aku seorang ibu sekarang, melihat mereka semua adalah anakku bagaimana bisa aku membiarkannya begitu saja setelah menginginkan kehadiran mereka." Jelas Chu Yuechan.


Qin Chen mendekatinya menyentuh wajahnya dengan lembut. "Kamu jangan khawatir, ada aku disampingmu. Aku akan membantu merawat dan membesarkan mereka hingga dewasa bisa mengurus diri sendiri tanpa bantuan orang tua lagi."


"Hmm ... Kamu menang, kamu akan mendapatkan ibunya selepas ini." Katanya, ia membuat Qin Chen tersenyum tipis mencubit wajahnya sembari melihat putrinya.


Setelah itu, mereka berdua tertidur menunggu paginya dimana pasangan muda datang untuk berkunjung melihat putri Qin Chen dan Chu Yuechan yang tengah bermain di tempat tidurnya di temani banyak mainan dan boneka-boneka.


Mereka mengobrol sepanjang waktu tentang hubungan pasangan muda yang baru menikah beberapa waktu lalu, dan sewaktu Chu Yuechan melahirkan, mereka berdua tengah honeymoon di tempat lain tidak berada di kota.


Chu Yuechan menggoda Meimei dengan begitu pembicaraan bisa berlangsung panjang hingga siangnya datang, mereka berdua kembali karena mempunyai pekerjaan yang harus di lakukan.


Hari-hari berlalu keluarga kaya dengan putrinya bermain, di hari suburnya Chu Yuechan. Qin Chen menariknya ke atas tempat tidur setelah menidurkan kedua putrinya, Chu Yuechan memalingkan wajahnya dengan malu.


"Kenapa kamu malu?"

__ADS_1


"Aku seorang ibu yang melahirkan dua putri, apa rasanya akan sama seperti pertama kalinya melakukan ini."


"Huhm? Kenapa begitu?"


"Tidak ada, kamu dapat melakukannya. Hari ini aku punyamu." Balas Chu Yuechan.


Qin Chen menyeret tangannya masuk kedalam piyama tidurnya hingga keatas tumpukan kenyal dua sisi memenuhi tangannya, Chu Yuechan mengeluarkan suara erangan manja membuat Qin Chen terdiam.


Ia mengigitnya lalu membelainya secara bertahap membuat tubuhnya menggelitik tidak dapat menahannya.


Waktu berlalu hingga Chu Yuechan tersengal-sengal melihatnya sehabis dipermainkan Qin Chen.


Dengan dorong lembut, Chu Yuechan mengeluarkan suara yang menggairahkan. Qin Chen tidak dapat menolaknya dengan membawanya kedalam kesenangan sepanjang waktu berlalu.


***


20 Tahun Kemudian.


Sementara ibu Qin Chen atau ibu mertua Chu Yuechan tengah tersenyum-senyum karena setiap tahunnya dapat bermain dengan cucu-cucunya yang manis dan mengemaskan dan bahkan memberikan banyak hadiah untuk mereka satu-persatu.


Menghabiskan kekayaan istana, ibunya memarahi suaminya untuk mencari uang lebih banyak lagi agar masa depan cucunya terjamin.


Qin Chen hanya tertawa terbahak-bahak melihat ayahnya yang kena omelin.


"Yuechan, terimakasih karena kamu memberikan cucu manis kepada ibu, ibu benar-benar senang setiap harinya di kelilingi cucu manis seperti mereka semua." Ucapnya, ia melihat cucu manisnya berada dimana-mana tengah duduk bermain dengan barang-barang yang ia berikan.


Putri pertama dan kedua sudah dewasa dan sekarang berusia 20 tahun, mereka berada di samping Qin Chen dan Chu Yuechan karena tengah mengobrol dengan keluarga besar.


Meskipun 20 tahun berlalu, kecantikan Chu Yuechan tidak pernah memudar dan bahkan ia masih muda. Bahkan Qin Chen, setiap waktunya berubah menjadi lebih baik sembari menghubungi kesempurnaan Qin Chen.


"Ngomong-ngomong Qin Chen. Kenapa hanya ada dua putra dalam keluarga? Ibu selalu bertanya-tanya tentang di antara putrimu, kamu hanya mempunyai dua putra yang berusia 8 tahun sekarang." Tanya ibunya.


Untuk sekarang, mereka semua berada di dalam satu ruangan karena acara keluarga berkumpul bersama. Tidak aneh kalau mereka berkumpul, karena satu keluarga dari ibu dan ayah yang sama.

__ADS_1


Mereka sangat akur satu sama lain dan bahkan masa depan mereka semua terjamin di tangan Qin Chen dan keluarganya. Perusahaan keluarga secara bertahap akan di serahkan kepada putri yang sudah dewasa untuk belajar menghasilkan uang sendiri.


Walaupun uang Qin Chen tidak akan habis ditambah dengan harta yang ia bawa dari dunia lain.


Qin Chen yang mendengar pertanyaan ibunya, ia menghela nafasnya. "Garis keturunanku atau darahku mengalir seribu misteri langit dan bumi. Mendapatkan satu putra dari satu istri adalah keberuntungan besar bagiku selama hidup. Karena mereka mendapatkan sebagian besar kekuatanku."


"Jika putriku mendapatkan setengah persen kekuatanku, maka putraku mendapatkan satu persen. Karena bagaimanapun, mendapatkan seorang putra itu sama dengan mencari jarum di atas tumpukan jerami." Jelas Qin Chen.


"Apa ini ada sangkut pautnya dengan yang kau katakan sebelumnya? Tentang kesempurnaan Qin Chen?"


"Benar ayah, kesempurnaan Qin Chen. Dia satu-satunya orang yang mendekati kekuatan tubuh utama. Karena dia adalah True Soul dengan Immortal Soul di dalamnya membuat kesempurnaan mendekati titik terang." Jelasnya.


"Ayah, apa artinya kalau kesempurnaan Qin Chen datang ketempat ini, dia ayah kami?" Tanya putrinya yang keempat, Qin Yinyin.


Qin Chen menoleh kesamping, ia mengusap kepalanya. "Hmm ... Bagaimana caraku mengatakannya, dalam penampilan kami sama, kekuatan kami sami, darah kami sama, gen kami sama, dan kami sama. Kalian dapat memangilnya ayah karena kami satu orang yang sama hanya berbeda-beda tubuh dan tempat di bangkitkan."


"Itu artinya, ibu istri kesempurnaan Qin Chen?"


"Tidak! Ibu masih istri ayah karena ayah yang mengambilnya dari awal."


"Humph! Kami di buang sama ayah, ibu ... Tolong hukum ayah yang berani-beraninya membuang kami yang manis ini." Ungkapnya, Chu Yuechan langsung mencubit telinga Qin Chen karena berani-beraninya melantarkan putrinya.


"Baik-baik aku menyerah."


"Jangan buat putriku bersedih atau aku akan menghukummu."


Qin Chen mengangguk, ia sudah dua puluh tahun menghubungi kesempurnaan Qin Chen untuk membicarakan banyak hal melalui sistem masing-masing yang mereka punya bisa saling berhubungan.


Chu Yuechan sudah berusia 48 tahun namun masih muda seperti 18 tahun, ini membuat Qin Chen terus tergoda dan sekarang ia tengah mengandung anaknya yang ke 49 dan 50 karena Chu Yuechan mengandung anak kembar setiap kalinya.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2