Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 43 : Surat Perceraian!


__ADS_3

Kediaman Chu,


Setibanya disana, ia merasakan kehadiran banyak orang-orang di ruang tamu tengah berkumpul menunggu kedatangan Chu Yuechan, karena ia adalah harapan keluarga besar Chu di Provinsi Sichuan.


Dengan kecantikannya, ia dapat menarik minat orang-orang kaya yang bisa menampung keluarga Chu. Salah satunya adalah keluarga Han yang berkuasa di Provinsi Sichuan, karena mereka terkaya di Provinsi tersebut.


Saat mereka berdua masuk kedalam kediaman, mereka langsung mendapatkan tatapan mata yang tidak menyenangkan, Qin Chen membawa barang-barang Chu Yuechan dan menurunkannya dibawah dengan pakaian sangat rapi.


"Ohya~ Siapa yang datang akhirnya, apa ini Yuechan dan suaminya yang tidak berguna dan hanya mengandalkan uang istrinya? Benar-benar tidak berguna dan tidak bisa diandalkan."


Wanita itu adalah saudari atau bibi Chu Yuechan dengan angkuhnya menyombongkan dirinya seperti langit melalui indentitas sebagai istri orang kaya di perusahaan besar di Provinsi Sichuan.


Ia mengabaikannya karena tidak berguna berurusan dengannya, ia lebih menantikan rencana apa yang dilakukan ibu mertuanya untuk memisahkan mereka berdua sekarang ini.


Chu Yuechan menurunkan barangnya, ia memberikan salam kepada mereka semua karena menghormati yang lebih tua darinya, ini adalah tradisi ataupun sifat alami seorang Junior di keluarga.


Sementara Qin Chen tidak melakukan sama sekali, karena ia tidak akan menundukkan kepala pada siapapun.


"Lihat sikapnya! Bertemu dengan keluarga istrinya untuk memberikan hormat tidak mau, bahkan untuk mengencangkan kata salam tidak bisa, apa benar dia pecundang? Aku yakin bahwa dia adalah orang gila yang tidak mempunyai etika dan sopan satun."


Ia langsung menoleh ke arah wanita tersebut dengan mata tajam penuh niat membunuh. "Apa yang kau bilang? Beritahu aku bagaimana caraku menghormati kalian? Berlutut dihadapan kalian? Mencium sepatu kalian? Jangan berharap lebih, karena aku menghormati orang yang menghormatiku! Dan apa kau layak mendapatkan kehormatanku?"


"Bocah sialan! Aku adalah bibi Chu Yuechan, berani-beraninya kau bersikap seperti ini padaku, apa kau tidak punya otak berprilaku terhadap yang lebih tua?!"


Qin Chen mencibirnya. "Apa kau lupa wanita tua? Etika dan sopan santunmu perlu pendidikan lagi, caramu berbicara benar-benar menjijikkan. Satu hal lagi, Chu Yuechan adalah istriku, dia adalah tanggung jawabku. Mengaturnya atau tidak, itu urusanku dan bukan urusan kalian."


"Siapa kau? Aku tidak peduli mau kau orang terkaya di dunia inj atau mempunyai dukungan keluarga kuno di luar sana, salah satunya adalah keluarga Han. Mereka tidak lebih dan kurang hanya sebatas anak anj*ng!"

__ADS_1


Ia menggertakkan giginya, baru kali ia ia dipermalukan dan dihina seperti sekarang didepan keluarganya. "Apa kau lihat Yuechan, bagaimana bisa dia bersikap kurang ajar dihadapan bibimu, apa kau masih ingin bersama orang yang tidak berguna ini? Dia hanya akan membuatmu menderita, menghabiskan uang milikmu dan kau tidak akan bahagia bersamanya."


Saat ia berbicara, wanita tua itu berdiri membuat semuanya diam, ia adalah ibunya Chu Yuechan dengan ditangannya membawa dua surat.


"Sudah cukup! Aku sudah mengurus semuanya, sekarang kau hanya perlu tanda tangan dan angkat kaki keluar dari kediaman ini."


Disurat itu adalah surat perceraian!


Chu Yuechan membaca surat tersebut dan marah. "Ibu! Apa maksudmu menyuruhku datang untuk menandatangani surat perceraian ini?!"


"Cepatlah cerai dengan Qin Chen, dengan begitu kau bisa menikah dengan keluarga Han dan menikmati kekayaan mereka, dia kaya dan bisa memenuhi kebutuhanmu dibandingkan pria tidak berguna dan hanya menghabiskan uangmu."


Qin Chen langsung merebut surat tersebut dan membacanya sekilas, ia melihat ke arah wanita tua itu dengan mata tajam. "Apa hak-mu mengubah pilihan Yuechan? Apa kau benar-benar orang tuanya, atau kau hanya orang tua angkat yang memanfaatkan putrinya demi keuntungan pribadi. Seharusnya kau mendukung pilihannya dan bukan membuatnya seperti boneka penghasil uangmu yang kau manfaatkan dan kendalikan, setelah itu kau buang dia?!"


Ia merobek kertas itu didepan matanya dan membakarnya hingga menjadi abu!


"Ayo Yuechan, kita keluar dari kediaman ini, mereka tidak membutuhkan simpati darimu, karena mereka hanya memanfaatkanmu sebagai boneka penghasil uang mereka." Qin Chen memeluknya dan matanya melihat perhiasan mereka yang mewah-mewah.


Pria itu menghentakkan tangannya ke meja mengejutkan mereka, matanya penuh kebencian dan amarah pada Qin Chen, namun semua itu tidak menutup Qin Chen untuk membiarkan semuanya.


"Selama dia belum menikah, itu adalah urusan kalian, namun sekarang berbeda, dia istriku dan aku mempunyai hak penuh atas semuanya. Dan kau, jangan membuat kesabaranku menghilang, ini untuk terakhir kalinya aku memperingati kalian!"


Ia menendang meja itu hingga hancur berantakan didepan mata mereka, selepas itu ia membawa Chu Yuechan keluar dari sana dengan keluarganya memberontak untuk menahannya.


Qin Chen membawa Chu Yuechan pergi dari tempat tersebut, mereka berdua menuju bangku taman yang tidak jauh dari kompleks perumahan.


***

__ADS_1


Taman,


Chu Yuechan terduduk dengan posisi memeluknya dengan erat, air matanya mengalir membasahi pakaiannya. Qin Chen membelai rambutnya mencoba menenangkannya, dimata semua orang yang melihat kearahnya, mereka membeku melihat kecantikan tengah menangis dibawah pria jahat.


"Apa kamu ingin semuanya berakhir? Katakan padaku, kalau kamu menginginkan semua ini berakhir, aku akan mengabulkan permintaanmu."


"Suami, apa salah aku memilihmu?" Tanyanya dengan kecil bersuara, bahkan sulit untuk mendengarnya.


"Tidak, kamu sudah benar memilihku, tetapi beberapa orang tidak menyadari betapa tinggi langit. Kalau kamu mau berubah, aku akan mengabulkannya dan tidak akan menyembunyikan apapun lagi darimu, termasuk siapa aku dan keluargaku."


"Apa kamu ingin mengatakan bahwa kamu adalah tuan muda tersembunyi?"


"Tidak, identitasku lebih tinggi dari tuan muda tersembunyi. Tapi, aku takut untuk mengatakannya saat kamu tahu bahwa aku bukan orang biasa seperti yang kamu kenal sebelumnya."


Satu hal yang ia takutkan adalah istrinya tidak dapat menerimanya kalau ia adalah orang yang berkuasa. Karena yang ia tahu Qin Chen adalah orang biasa dengan kekayaan rata-rata, dan pekerjaan yang rata-rata.


"Begitu ... Apa kamu takut kalau aku mengetahui indentitasmu, lalu meninggalkanmu?"


"Hmm ... "


Chu Yuechan langsung mengigit lengan Qin Chen hingga berbekas, ia merasakan sengatan lebah yang tajam dimana Chu Yuechan langsung cemberut marah kepadanya, ini membuat ia kebingungan.


"Istri, apa kamu marah denganku? Aku tidak melakukan hal aneh, tapi kamu mengigitku seolah aku mempunyai salah." Tanya Qin Chen yang sangat polos, padahal ia sudah tahu bahwa ia salah menyembunyikan identitasnya.


"Kamu tidak mempercayai istrimu, bagaimana aku bisa marah kalau tidak tahu. Humph! Suami, kamu benar-benar tidak mempunyai perasaan padaku, benarkan."


"Ti- Tidak Istri, aku benar-benar sayang kamu, serius aku tidak bohong." Ia menjadi gugup karena istrinya melihatnya dengan ekspresi cemberut dengan rona merah di pipinya membuatnya semakin manis.

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2