Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 75 : Kolam Renang


__ADS_3

Kota Shanghai, 8 Februari 2031.


Setibanya di Bandar Udara Internasional Hongqiao Shanghai. Qin Chen dan Chu Yuechan merasakan sesuatu yang baru mengalir didalam diri mereka, terlahir kembali merasakan kehidupan damai dan tentram.


Didepan mata mereka, petualangan baru di mulai! Menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang akan datang kedepannya, mereka saling berbagi satu sama lain.


"Apa ini, Kota Shanghai?"


Matanya terpukau melihat pemandangan di depannya, begitu baru sampai ia tidak dapat menahan rasa bahagia. Melihat orang-orang berdatangan ke kota dengan pesawat pada umumnya.


Pemandangan ini belum pernah ia rasakan selama hidupnya, perjalanan ke luar kota bersama suami tercinta, ia merasa kebahagiaan tersendiri.


Dengan sentuhan lembut, ia menggandeng Qin Chen untuk turun kebawah.


Jauh dari tempat mereka berada, orang-orang memperhatikan tuan muda kaya generasi kedua baru tiba di Bandar Internasional Hongqiao Shanghai, menggunakan pesawat pribadi kelas atas.


"Apa tuan muda kaya generasi kedua datang ke Kota Shanghai bersama istrinya untuk berliburan? Atau mereka sedang dalam perjalanan bisnis?"


"Apa kau tidak memperhatikannya? Mereka datang menggunakan pesawat pribadi, sudah sangat jelas kalau mereka tengah berlibur di Kota Shanghai. Ditambah, pesawat itu hanya ada satu di dunia, dibuat khusus untuk tuan muda besar yang merupakan orang terkaya di dunia saat ini."


Satu orang lainnya menyahutnya—


"Tidak salah lagi, dia adalah tuan muda kaya generasi kedua yang banyak dibicarakan orang-orang di kota. Orang terkaya di dunia dengan aset kekayaannya melimpah bak langit, perusahaan besar dimana-mana menaungi seluruh dunia."


"Kenapa generasi kaya datang ke kota ini? Jika untuk berlibur, dia bisa saja pergi ke luar negeri menikmati banyak pemandangan baru dibandingkan kota ini."


"Entahlah, pemikiran orang kaya dengan orang seperti kita berbeda. Jangan menyingungnya, atau kita yang akan dalam masalah besar menghadapinya."


Disaat pembicaraan mereka hampir mendekati *******, ratusan orang dengan pakaian hitam berdatangan menggelar karpet merah sepanjang mata memandang hingga ke tempatnya.


Kendaraan pribadi terparkir di depan bandar udara, orang-orang yang melihatnya langsung tercengang menghadapi penyambutan besar seperti orang penting.


Ratusan orang sebelumnya berdiri disamping karpet merah dengan sigap melindungi tuan muda dan nyonya besar.


Mereka adalah orang-orang yang bekerja di perusahaan kelaurga, mendapat kabar dari Manager Zhu kalau tuan muda akan ke Kota Shanghai untuk berlibur selama satu bulan sebelum pergi ke Jepang.


Mendapatkan kesempatan untuk melayani tuan muda, mereka mengambil banyak usaha melakukan yang terbaik agar tidak mengecewakannya.


Qin Chen dan Chu Yuechan turun, ia menginjak karpet merah di bawah.

__ADS_1


Berdua melangkah di atas karpet merah menuju kendaraan.


Penyambutan ini sebagai bentuk perbedaan antara Keluarga Aristokrat. Mereka tidak akan membiarkan sepatu mereka berdua kotor terkena debu di bandar udara, karena itu mereka menggelar karpet merah.


Tempat dibawah gedung menunggu, pria tua dengan pakaian formal mendekatinya.


"Selamat datang tuan muda, dan nyonya besar di Kota Shanghai." Katanya dengan suara halus membungkukkan badannya.


"Ya. Aku datang untuk berlibur di Kota Shanghai selama satu bulan sebelum pergi ke Jepang. Pembicaraan tentang bisnis dan lainnya dapat dibicarakan nanti, istriku tengah lelah membutuhkan tempat untuk beristirahat."


"Saya sudah menyiapkan Apartemen mewah di Fengxian Distrik. Akan saya antarkan tuan muda dan nyonya besar untuk beristirahat ke Apartemen, untuk kebutuhan sudah saya persiapkan."


"Bagus."


Dengan langkah kecil mereka meninggalkan gedung, orang-orang yang berada disana menelan ludahnya. Pertama kalinya dari sepanjang hidup mereka baru melihat Pasangan Aristokrat kelas atas di kalangan bangsawan dunia.


Begitu anggun dan mempunyai aura mendominasi masing-masing! Menatapnya langsung membuka keringat dingin menetes membasahi tubuh, tatapan matanya seakan-akan memangsa yang lemah.


Dengan kendaraan yang sudah di modifikasi untuk kenyamanan berkendara, mereka berdua dibawa ke Apartemen yang berada di Fengxian Distrik.


***


Apartemen itu mempunyai 22 lantai dan lantai atas terdapat kolam renang pribadi, properti apartemen. Setibanya disana, Chu Yuechan memintanya untuk mengambil ruangan di lantai 22 karena ingin melihat seluruh kota dan lautan dimalamnya.


Menghadapai keinginannya, ia mengambil ruangan di lantai paling atas mendekati properti apartemen.


Setelah makan siang bersama, ia membawa Qin Chen untuk ke lantai atas tempat kolam berenang pribadi berada.


Apartemen ini merupakan aset perusahaan sehingga tidak perlu mengkhawatirkan apapun. Karena semua yang ada disana adalah miliknya dan dapat digunakan semaunya.


Chu Yuechan menggunakan pakaian tipis seperti berada di pantai duduk di pinggir kolam berenang menikmati perasaan jeruk di sampingnya.


Sedangkan Qin Chen menelan ludahnya, tubuh istrinya benar-benar menggodanya hingga mencapai titik dimana ia tidak dapat menahannya.


"Fiuh~ Segarnya, menikmatinya liburan benar-benar sangat menyenangkan!" Katanya dengan keras di samping kolam berenang pribadi.


Qin Chen tertawa, ia lalu bicara. "Apa kamu menikmatinya?"


"Hmm ... Suami, bisa kamu bantu aku menggunakan Cream Sun Protection Factor?" Katanya dengan malu karena ini pertama kalinya.

__ADS_1


"Apa kamu yakin? Aku bisa mengambil keuntungan besar mengoleskan Cream Sun Protection Factor."


"Ti- Tidak apa-apa, kamu suamiku, aku tidak keberatan kamu mengambil keuntungan dari Istrinya sendiri." Balasnya dengan gugup penuh malu memberikan Qin Chen Cream itu kepadanya.


Qin Chen melepaskan pakaiannya dan mengoleskan Cream Sun Protection Factor di tubuhnya dengan lembut, walaupun ada godaan alami mendengar erangan Chu Yuechan yang terlepas.


Bahkan saudara kecilnya sudah meronta-ronta dibawah!


"Pelan-pelan, kamu membuatku mengeluarkan suara aneh, aku jadi malu sekarang."


Qin Chen mengerutkan keningnya, ia sedikit menggodanya membuat wajahnya memerah langsung. Ia menoleh kearah Qin Chen dengan cemberut dipermainkan Qin Chen terang-terangan.


"Humph!"


"Baik-baik, aku salah aku tidak akan menggodamu lagi, berbalik aku aku akan mengoleskan bagian lain."


Chu Yuechan berbalik melihatnya setelah punggungnya diberikan Cream karena ia ingin berenang. Sebelum itu, ia memberikan Cream Sun Protection Factor untuk menghindari kulit terbakar.


"Kemana kamu melihat?" Tanya Chu Yuechan yang memperhatikan mata Qin Chen melihat kearah lain.


"Ha! Istri, kamu tahu aku menahan godaan alami didepan mataku, kalau tidak aku sudah memakanmu tanpa menyisakan sedikitpun." Balas Qin Chen.


"Humph! Tidak sabaran."


Selepas memberikan Cream Sun Protection Factor, Chu Yuechan berenang menggunakan pakaian berenang di kolam, ia begitu bersenang-senang didalam sana.


Qin Chen yang duduk dekat dengannya, ia langsung menyiramnya dengan air.


Pakaiannya basah karena di siram Chu Yuechan, ia menoleh kearahnya yang tengah membuang muka tidak melihat apapun yang terjadi seolah-olah tidak bersalah.


"Apa kamu yang melakukannya?"


"Tidak, mungkin orang lain yang melakukannya."


Ditempat ini hanya ada dua orang, Qin Chen dan Chu Yuechan. Tidak ada orang lain yang bisa masuk tanpa izin darinya, mendengar balasan istrinya, ia beranjak berdiri dari tempatnya.


Mengambil langkah untuk membalasnya, ia masuk kedalam kolam renang. Chu Yuechan lalu menyirami Qin Chen dengan air membuat mereka bersenang-senang di kolam renang.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2