
Permasalah ini mulai mencapai puncak tertinggi!
Qin Chen tersenyum tipis melihat istrinya tengah mengatasi masalah perusahaan, permasalahan sebelumnya sudah di atasi dengan sempurna tidak meninggalkan. Perusahaan memutuskan hubungan dengan perusahaan sebelumnya karena mereka melanggar kontrak pernjanjian, dan akan mendapatkan hukuman atas tindakan mereka memperlakukan tindakan pelecehan terhadap karyawan wanita di perusahaan.
Sekarang, permasalahan kedua diserahkan kepada Chu Yuechan.
Permasalah ini bukan seperti sebelumnya, melainkan cara mencari keuntungan di tengah-tengah inflasi pasar dunia.
Sekaligus permasalahan internal yang menyangkut pertahanan perusahaan, Chu Yuechan memegang penuh kendali dan keputusasaan adalah mutlak.
Membaca berkas-berkas di sampingnya, ia merasa ini bukan sesuatu yang bisa ia bereskan sendiri.
Meskipun keputusan akhir bersifat mutlak adalah dirinya, namun mengambil tindakan tanpa pikir akan menyebabkan kerugian besar dan perusahaan akan runtuh dalam waktu yang singkat.
Skenario terburuknya adalah, ia tidak pantas menjadi Nyonya Besar!
Semuanya sebenarnya rencana Qin Chen, ia meminta Manager Fu untuk melakukan apa yang ia minta membuat skenario untuk menyelesaikan permasalah yang ia buat sendiri.
Selama sepuluh menit, ia tidak ada bicara membuat mereka diam tidak berbicara dihadapan penguasa.
Dibelakang mereka, penguasa tengah tersenyum tipis sembari menikmati secangkir Whisky.
"Kenapa perusahaan ini mendapat masalah sebesar ini? Seharusnya kalian membicarakannya pada, suamiku." Ucapnya, mereka tidak ada yang berani menjawab kecuali Manager Fu.
"Nyonya besar, tuan muda menyerahkan segala keputusan perusahaan pada anda. Jadi, dia meminta saya untuk mengamati nyonya besar mengambil keputusan menyelesaikan permasalah perusahaan. Dengan begitu, kedepannya anda tidak perlu khawatir maupun gugup menyelesaikan masalah besar."
Chu Yuechan sudah berada di perusahaan selama tiga tahun mempelajari banyak hal didalamnya. Perusahaan itu bergerak di dalam negeri sehingga masih bisa ia tanganin dengan sendiri.
Tapi sekarang, perusahaan ini bergerak di luar negeri meraup keuntungan besar setiap menitnya membuatnya kehabisan ide menyelesaikan permasalah ini.
Chu Yuechan menoleh kebelakang melihat Qin Chen tersenyum tipis, ia merasa seperti dipermainkan olehnya.
'Huaaa! Dasar suami jahat memberikan aku permasalahan yang tidak punya jalan keluarnya.'
Qin Chen tertawa kecil mendengarnya, ia hanya melihatnya lalu kembali kearah mereka semua yang tengah menunggu keputusannya.
"Bagaimana dengan Forest Corporation?"
"Perusahaan di bidang alam ini mempunyai banyak celah untuk bekerjasama, pertama tempatnya yang mudah mendapatkan bencana longsor ataupun banjir."
"Sea Corporation?"
"Tahun ini badan meteorologi menyatakan akan ada badai dalam waktu dekat, perusahaan di bidang pelayaran akan mengalami kemunduran besar sebelum badai menghilang."
"Bagaimana dengan Perusahaan Farmasi? Seharusnya tidak ada kendala disana, di berkas-berkas ini tidak ada satupun deskripsi lengkap tentang Perusahaan Farmasi."
"Perusahaan Farmasi memang menarik banyak perusahaan besar untuk melakukan investasi. Namun sebelum melakukannya, mereka menyelediki latar belakang dan tindakan-tindakan yang pernah perusahaan lakukan agar tidak ikut terlibat didalamnya."
"Deskripsi tentang mereka di sembunyikan, karena mereka bergerak di bidang dunia bawah membuat obat-obatan terlarang. Karena itu, kami tidak memberikan deskripsi lengkap tentang mereka."
Chu Yuechan membeku, tidak ada cara untuk menyelesaikan investasi yang menguntungkan bagi perusahaan. Seorang karyawan di dalam negeri mengurus masalah luar negeri, tentunya ia kebingungan dan sulit mengatasinya karena pengetahuan dan pandangannya masih berada di Provinsi Sichuan.
"Kalian dapat kembali, aku akan mencari cara untuk mengatasinya."
__ADS_1
"Baik."
Mereka meninggalkan ruangan itu buru-buru, Manager Fu ikut keluar meninggalkan Chu Yuechan dan Qin Chen didalam ruangan.
Kepalanya mendidih panas, karena tidak dapat mengatasi meskipun sudah mempunyai berkas-berkas disampingnya secara detail dan lengkap.
Mendekati Qin Chen, ia tidak menatap matanya den menundukkan kepalanya.
"Bagaimana?"
"Suami ... "
"Ada apa?"
Tersedu-sedu di depan Qin Chen, ia mewek memeluknya dengan erat membuat Qin Chen tertawa kecil membuatnya marah-marah kembali memukulnya dengan keras karena menertawainya.
"Huaaaaa ... Kamu sangat kejam padaku, membuatku menyelesaikan masalah yang sebenarnya tidak bisa di selesaikan."
Bagh! Bugh! Bagh!
"Rasakan ini, aku akan memukulmu sampai kekesalanku mereda."
"Aduh ... "
"Dasar jahat, membuat istrinya sendiri menyelesaikan masalah, bahkan tidak membantunya sama sekali."
"Memohonlah padaku."
"Aku akan mengigitmu, aku akan mengigitmu."
Gigit!
Qin Chen mengigit lehernya dan Chu Yuechan mengigit kupingnya, mereka memberikan bekas satu sama lainnya. Chu Yuechan merona sekarang karena Qin Chen benar-benar mengigitnya meninggalkan bekas.
"Kamu ... Kamu mengigitku?"
"Kamu yang memulainya istri, aku hanya ingin mengigitnya sedikit. Ya pi kurasa itu sangat manis mengigit leher istriku."
"Kamu berani?"
Chu Yuechan menunjukkan pukulannya sudah siap memukulnya, Qin Chen tertawa kecil menyentuh pinggangnya yang perlahan naik membuat pakaiannya terangkat.
"Ka— Kamu ... "
Sampai dimana Qin Chen menyentuhnya membuat Chu Yuechan merasa sentuhnya mengeluarkan suara me*desah malu-malu menutupi mulutnya dengan tangan, melihatnya dengan kesal begitu manis.
"Ka– Kamu tidak hanya membuat istrimu ini menderita akan masalah, kamu mau bahkan melecehkannya, huaaaaa .... Suami, kamu berubah menjadi jahat."
"Huaaaaa ... "
Chu Yuechan merengek seperti anak kecil dihadapannya, Qin Chen buru-buru menariknya kembali dan menenangkannta.
"Be– Berhentilah merengek, aku hanya bercanda sebelumnya."
__ADS_1
"Tidak, kamu tidak bercanda sebelumnya, kamu benar-benar ingin melecehkan istrimu."
"A- Aku tidak bermaksud—" belum sempat berbicara ia langsung mendengar suaranya merengeknya semakin keras.
"Huaaaaa!"
Chu Yuechan berada di pangkuannya, dengan posisi yang erotis tengah merengek di lecehkan Qin Chen.
Tidak ada cara lain, Qin Chen langsung mengambil tindakan tegas, ia memberikan ciuman hangat untuk menghentikan suara istrinya yang merengek sangat keras di dalam ruangan.
Chu Yuechan langsung diam!
Ia mendapatkan serangan mental, ia yang masih kesal dengan Qin Chen memutar lidahnya dan mengigit bibir Qin Chen hingga berdarah.
Qin Chen tidak mempermasalahkan itu, ia melihat istrinya menjilat bibirnya dengan tatapan menggodanya.
"Kamu berani mengigit bibirku, istri. Kamu tahu artinya bukan?"
"Hmph!"
"Kalau begitu, aku akan membuatmu kembali ke rapat itu menyelesaikan masalah sebelumnya sampai selesai." Dengan ancaman Qin Chen, Chu Yuechan langsung kembali menoleh kearahnya.
Ia tersedu-sedu langsung memeluknya dengan erat. "Suami, kamu jahat tidak mau membantuku."
"Buatlah aku mau membantumu, kalau kamu bisa melakukannya, aku akan membantumu semuanya."
"Bagaimana caranya?"
"Lakukanlah yang kamu bisa lakukan sekarang untukku mau membantumu."
Chu Yuechan mengelus dadanya sembari menatapnya dengan genangan air matanya begitu besar memohon kepadanya untuk membantunya.
Qin Chen menelan ludahnya tidak sanggup melihatnya yang begitu manis.
"Baik-baik, aku akan membantumu keluar dari masalah, sekarang duduk dengan benar dipangkuanku."
Ia langsung duduk dengan benar walaupun sebenarnya dibawahnya ada adik kecil Qin Chen tengah bertahan menghantam dinding yang menghalanginya.
Qin Chen mengelap air matanya dengan kain disampingnya, Chu masih tersedu-sedu melihat Qin Chen yang benar-benar membuatnya memohon ampun.
"Jangan marah-marah lagi dari sekarang, atau aku akan memberikan hukuman padamu, mengerti?"
Mengangguk!
"Baguslah, sekarang berhentilah merengek, aku ada disampingmu."
Mengangguk!
Chu Yuechan lalu memeluknya kembali dengan hangat dan tertidur pulas karena kelelahan menghadapi Qin Chen. Dilehernya mempunyai bekas gigitan Qin Chen sebelumnya, berwarna kemerahan gelap.
...
*Bersambung ..
__ADS_1