Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 51 : Kehancuran Keluarga Chao


__ADS_3

Setelah turun dari kincir angin, mereka berdua berada di permainkan kedua. Siapapun yang mengenai target akan mendapatkan boneka Teddy Bear super besar karena hadiah utama malam ini.


Dor! Dor! Dor!


Satupun dari tembakan Chu Yuechan tidak mengenai targetnya, karena target bergerak dan tidak diam ditempat sehingga membuat aim tembakan sulit di kendalikan oleh Chu Yuechan pemula.


"Satu kali lagi, aku pasti akan mengenai targetnya."


Qin Chen mengangguk dan membiarkan Chu Yuechan mencobanya lagi, di percobaan keduanya tidak ada hasil sama sekali, semuanya tidak mengenai target sasaran untuk mendapatkan Teddy Bear.


Ekspresinya cemberut karena tidak mengenai satupun targetnya, meski sudah berusia 28 tahun namun sikapnya masih seorang gadis diusia 18 tahun keatas.


"Apa kamu mau mendapatkan Teddy Bear?"


"Tidak, aku hanya mencoba mengenai target tapi targetnya menyebalkan. Satupun tidak ada yang mengenai targetnya, pasti suda diatur oleh pedagang disini."


"Begitu?" Qin Chen membayar untuk satu terakhirnya, ia berdiri di belakang Chu Yuechan yang memegang senjata mainan sebagai sumber. "Cobalah, aku akan membantumu mendapatkan Teddy Bear."


"Disini ramai orang, kamu mencari kesempatan."


"Bukankah kita suami istri?" Qin Chen hanya tertawa kecil ia membantunya mendapatkan Teddy Bear dengan mengambil sedikit keuntungan saat memeluknya dari belakang memberikan keahliannya.


Dor! Dor! Dor!


Setiap peluru yang dilepaskan berhasil mengenai target membuat pedagang itu berkeringat dingin karena dihadapannya seperti seorang tentara yang handal mengendalikan senjata.


Chu Yuechan tersenyum puas ia yang paling bahagia diantara orang-orang karena berhasil mengenai target dan mendapatkan Teddy Bear super besar.


"Selamat tuan dan nona, ini hadiah utama karena berhasil mengenai 10 target." Katanya menyerahkan Teddy Bear.


Ia mengambilnya dan meninggalkan tempat tersebut karena sudah mendapatkan hadiah utama, mereka berdua berjalan-jalan di taman malam sampai beberapa waktu menghabiskan uang Qin Chen lalu kembali ke perusahaan untuk beristirahat.


***


Paginya,


Semalam mereka tidak merasakan perubahan, namun berita tentang kembalinya energi di bumi menyebabkan kegemparan dimana-mana, karena mereka sudah menghabiskan miliaran dolar untuk mendapatkan barang-barang agar dapat meningkatkan kekuatan dan investasi besar-besaran di masa depan.

__ADS_1


Bahkan saham sebelumnya mengalami kebangkrutan besar-besaran karena lempengan bumi tergeser menyebabkan mineral tersebut tidak dapat ditemukan kembali dan keluarga Chao mengalami kekacauan internal karena kehilangan banyak uang.


Sementara itu, didalam ruangan hanya ada Qin Chen dan Chu Yuechan, ia tertawa terbahak-bahak melihat siaran televisi di hadapannya.


Melihat betapa bahagianya Qin Chen, Chu Yuechan tersenyum. "Apa yang kamu tertawakan suami? Apa ada sesuatu yang lucu membuatmu tertawa bahagia tidak tertahankan seperti itu?"


"Tidak ada, aku hanya menertawakan orang-orang yang mengira bahwa mereka berada di atas langit. Tentunya terpenting adalah, keluarga Chao mengalami kekacauan internal yang disebabkan kebangkrutan secara dratis setiap menitnya."


"Apa kamu yang menyebabkan semua ini? Kalau tidak salah perusahaanmu membeli seluruh barang antik di dunia, dan menjualnya saat perubahan dunia terjadi. Bukankah kamu meraih keuntungan yang besar pada saat itu karena mengetahui apa yang akan terjadi kedepannya."


"Cara bisnis memang memerlukan kelicikan untuk menang, aku hanya mengandalkan keberuntungan dan mata untuk mendapatkan banyak keuntungan. Tentu saja, Dewi Keberuntunganku selalu disampingku sehingga ini semua terjadi."


"Mulai lagi, pagi-pagi buta mulai menggombal Istrinya. Selanjutnya, apa yang kamu rencanakan? Aku tidak akan ikut campur karena itu urusanmu dengan mereka, dan kamu urusanku."


"Aku orang yang sangat baik dengan orang lain, untuk sekarang aku akan pergi mengunjungi perusahaan setelah itu kembali untuk membawamu melihat seluruh kota."


Chu Yuechan mengangguk, ia memberikan kecupan di pipinya memberikan semangat kepada Qin Chen.


Ia pergi ke perusahaan untuk melihat Keluarga Chao benar-benar putus asa, hari dimana yang ia nanti-nantikan selama ini terjadi!


Dihadapan layar besar memperlihatkan perkembangan perusahaan dan di sisi lain adalah kekacauan keluarga Chao. Perusahaan yang mereka pimpin selama generasi mulai hancur perlahan-lahan dan perusahaan-perusahaan lain sama halnya.


Para investor meminta ganti rugi kepada Keluarga Chao.


Qin Chen menikmati secangkir wine barat dengan ekspresi puas, hanya satu langkah lagi untuk membuat mereka semua putus asa di dunia maupun neraka!


"Bagaimana mereka sekarang? Apa mulai menjual properti mereka?"


"Pagi ini mereka mengadakan pelelangan menjual properti seperti saham perusahaan yang bangkrut, rumah, mobil, dan barang-barang lainnya yang dapat cair menjadi uang."


"Sepertinya mereka benar-benar sudah masuk kedalam keputusasaan karena tidak dapat menghasilkan uang ataupun membayar kerugian yang diakibatkan keserakahan semata."


Manager Zhu mengangguk menanggapi perkataan Qin Chen. Bagaimanapun melawan penguasa sama dengan mencari kematiannya sendiri dibawah tangannya, rencana ini melampaui ekspetasinya.


Tidak hanya menghasilkan keuntungan besar untuk perusahaan, bahkan membuat keluarga tiran bertekuk lutut dibawah Takdir!


Dikendalikan oleh Takdir dan dihancurkan dengan waktu!

__ADS_1


"Kirimkan beberapa mata-mata untuk mengamati mereka, karena aku mempunyai rencana terakhir untuk mengakhiri semuanya dengan Keputusasaan!"


"Baik tuan muda, saya akan secepatnya mengirim mata-mata untuk mengawasi kelurga Chao."


Terlepas dari keluarga Chao sudah berada didalam kekacauan, masih ada beberapa musuh yang Qin Chen rencanakan untuk dihancurkan sama dengan keluarga Chao alami sekarang.


Membunuh mereka secara langsung mudah baginya, tapi tidak membuat Qin Chen puasa dengan semuanya.


Membunuhnya dengan cara seperti ini membuatnya puas dan mengerti bagaimana sifat manusia yang dikendalikan dan dibutakan oleh keserakahan, kekuasaan, dan kekuatan.


"Bagaimana dengan proyek itu? Apa sudah dijalankan?"


"Sudah tuan muda, dalam satu bulan akan diselesaikan sesuai dengan cetak biru yang tuan muda berikan."


"Baguslah, dengan begitu perkembangan dan akhir semuanya akan dekat. Ngomong-ngomong, di Jepang apa ada perusahaan keluarga yang memegang kendali penuh atas bidangnya masing-masing?"


"Ada tuan muda, saat tuan muda kesana saya akan menyampaikan pesan kepada Manager yang berkerja disana untuk menyambut kedatangan tuan muda."


Ia mengangguk. "Kalau begitu, aku akan kembali sambil melihat-lihat Keluarga Chao. Seminggu setelah itu, kumpulkan seluruh Menanger untuk datang mengadakan rapat meja bundar, aku mempunyai rencana besar kedepannya."


"Baik tuan muda."


"Satu hal lagi, sebarkan tentang itu ke internet." Katanya membuat Manager Zhu mengangguk karena baru mengingatnya.


Setelah dari perusahaan, ia pergi mengunjungi tempat dimana Chao Zuezeng berada, saat berada disana ia menemukan Chao Zuezeng tengah terduduk lemas di bangku.


Secara mengejutkan, berita tentang Keluarga Chao beterbaran di seluruh internet.


"Bagaimana sekarang? Apa kau puas dengan perusahaan yang hancur dan aib keluarga tersebar di seluruh internet dikutuk oleh orang-orang sepanjang masa, hahahaha!"


Melihat reaksi Chao Zuezeng melihat handphonenya tidak dapat dipercaya, orang-orang di sekitarnya mulai membicarakannya dan mengutuknya membuatnya marah dan kabur menghindari tempat-tempat ramai.


Didalam mobil ia lalu keluar untuk menemui Chao Zuezeng yang berada di gang kecil!


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2