Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 53 : Perang Seni Bela Diri


__ADS_3

Semalaman berada di langit melintasi kota dengan kecepatan rendah, seluruh masyarakat dapat menyaksikan kilatan cahaya melintasi langit seolah meteor tengah jatuh ke suatu tempat yang jauh dari kota.


Chu Yuechan dapat merasakan hembusan angin di malamnya, dan melihat bulan seperti berada di hadapannya secara langsung menyentuhnya.


Selepas semuanya, ia meminta Qin Chen untuk kembali ke perusahaan karena sudah mendapatkan hadiahnya melintasi kota dengan terbang seperti burung merpati tanpa gangguan dari orang-orang.


Setelah malam berlalu, Qin Chen berada di pertemuan para master bela diri karena di udang oleh Tetua Ning.


Dipertemuan tersebut terdapat banyak master bela diri dengan identitas masing-masing cukup kuat untuk mengguyur kota kedalam kekacauan.


"Pertemuan ini apa bertujuan menyatukan kekuatan keluarga bela diri? Setelah energi bumi kembali ada banyak kerugian yang diperoleh master-master bela diri dan keluarga besar lain hingga membuat diluar daratan China mengalami inflasi seni bela diri besar-besaran."


"Mengingat perkembangan seni bela diri di dunia, daratan China merupakan pusat seni bela diri dengan peninggalan sejarah yang ditinggalkan leluhur keluarga dan para abadi di masa lalu. Apa mungkin mereka berencana menyatakan perang besar dengan daratan China dan mengambil tanah leluhur?"


Qin Chen bertanya-tanya kepada Tetua Ning berpengalaman dalam hal seperti ini, karena ia sudah hidup sangat lama di bumi melihat perkembangan bumi secara langsung dan tidaknya.


"Setelah kembalinya energi di bumi, para Grandmaster dan master bela diri diluar daratan China menyatakan perang bela diri dengan daratan China. Alasan mereka tidak begitu logis dan membuat para master bela diri dari berbagai tempat berkumpul untuk menyelesaikan konflik ini."


Mengerutkan keningnya, ia menyeduh secangkir wine mahal. "Satu hal yang ingin aku tanyakan, tentang kenapa aku dibawa ketempat seperti ini? Meskipun aku seorang pembudidaya abadi, aku hanya melakukannya untuk melindungi istriku dan bukan daratan ini."


Tetua Ning membeku, tidak ada alasan baginya untuk membantu konflik antara seni bela diri, karena kehadiran Qin Chen untuk istrinya bukan dunia dan orang lain.


"Lupakanlah, aku datang untuk mendengarkan pembicaraan para master seni bela diri, selebihnya terserah pada kalian."


Qin Chen menunggu para master berkumpul sampai dimana seluruh master dari keluarga besar berkumpul membicarakan tentang perang seni bela diri. Banyak dari mereka mundur karena melawan kekuatan luar daratan sangatlah mustahil.


Kekuatan mereka tidak sebanding dengan pasukan khusus yang disiapkan oleh musuh, dimana kekuasaan membedakan keduanya begitu dalam.


Qin Chen memperhatikan satu-persatu orang didalam sana tidak ada yang mau menyerah, dan hendak melawan mereka dengan kekuatan apa adanya. Merebut tanah leluhur secara terang-terangan, mereka seperti ditampar didepan matanya secara langsung.

__ADS_1


Selang beberapa waktu berlalu, Qin Chen keluar dengan pembicaraan master bela diri menentang musuh luar daratan.


"Bagaimana menurut anda Tuan Chen?"


"Menurutku? Perang ataupun pertempuran ini hanya akan membawa dampak buruk bagi masyarakat, tidak hanya kehilangan keluarga kondisi keekonomian akan mengalami inflasi besar-besaran, sebagai seorang pembisnis itulah pandanganku."


"Tetapi sebagai seorang pembudidaya abadi, perang ini bisa menjadi pembuktian bahwa daratan ini tidak mudah untuk disinggung. Masalah utamanya hanya satu, para Grandmaster di daratan ini ikut campur dalam perang atau tidak. Jika mereka ikut campur, dan memihak pada kekuatan luar maka sudah dipastikan daratan ini akan hancur."


"Sementara saat mereka adalah sekutu, maka daratan ini sudah membuktikan bahwa tanah leluhur tidak dapat diganggu gugatan oleh siapapun termasuk daratan lain yang mencoba menginvasi."


"Apa artinya dari semua ini?"


"Kehancuran!"


Tidak ada artinya melakukan perang besar di antara keduanya, dalam segi apapun seluruhnya hanya akan membawa kehancuran bagi kedua belah pihak.


Dengan mobilnya pergi ke tempat keluarga Tu berada, karena ini sekarang giliran mereka mendapatkan teror keputusasaan.


"Bagaimana dengan keluarga Tu?"


"Saya sudah mendapatkan seluruh rahasia keluarga Tu yang disembunyikan dari dunia, pencucian uang, bandar nar*oba, perbudakan di zaman sekarang. Mereka merangkul kekayaan dengan cara yang biasa."


"Tentunya, karena mereka sama dengan keluarga Chao buta dengan kekayaan dan kekuasaan. Cara untuk meruntuhkan mereka kedalam keputusasaan menggunakan cara yang berbeda dengan sebelumnya."


"Pertama, sebarkan berita tentang perbudakan manusia di internet, ini akan membuat mereka semakin berwaspada melakukan perdagangan manusia. Kedua, cari orang yang berkerja sama dengan keluarga atas pernjanjian kerjasama nar*oba, ketika orang itu tertangkap dan langsung melakukan siaran langsung untuk mengintrogasinya."


"Dan terakhir, tentang pencucian uang sebarkan seluruh rahasia itu ke publik biarkan publik yang melakukan tindakan lain karena mengetahui keluarga Tu melakukan perdagangan manusia selama ini dan menjual bahan-bahan tidak seharusnya."


"Sebagai pelopor, kita hanya duduk manis di dalam ruangan melihat kehancuran keluarga Tu secara bertahap-tahap dan bertemu dengan keluarga Chao dibawah tekanan masyarakat membenci mereka."

__ADS_1


"Kehidupan mereka dan kematian mereka berada di tanganku, itu sudah cukup mengendalikan orang-orang ini kedalam keputusasaan!"


"Baik tuan muda, saya akan menyelesaikan tugas ini dan mencari orang yang berkerjasama dengan keluarga Tu dalam perdagangan barang-barang terlarang."


Meskipun Manager Zhu merupakan pemegang perusahaan terbesar di Kota, ia mempunyai tanggung jawab yang besar selain memegang perusahaan, tentunya melayani Qin Chen kapapun ia membutuhkan bantuan.


Sementara manager lainnya hanya berfokus untuk mengurus perusahaan, karena itu Manager Zhu selalu berada dengan Qin Chen dimanapun ia berada.


Tidak hanya namanya terkenal di Kota, ia terkenal di seluruh daratan China.


Satu persatu orang yang menindas Chu Yuechan akan dibalas, termasuk wanita yang memperlakukannya seperti budak perusahaan selama beberapa tahun.


Melihat keluar perusahaan Tu berdiri dengan bangga di antara perusahaan lainnya, Qin Chen mengaduk wine di dalam gelasnya. "Apa kau mendapatkan kabar tentang perang antara para master bela diri dunia?"


"Benar tuan muda, kabar tersebut tersebar di internet dan bahkan menyebabkan kekacauan internal di berbagai negara karena tidak dapat menahan tindakan master bela diri. Kalau tidak salah, mereka mencoba merebut tanah leluhur."


"Jangan ikut campur dengan urusan anak-anak, namun saat mereka mencoba mengancam langsung eksekusi ditempat dan berikan hukuman berat bersikap di hadapan Penguasa!"


"Baik tuan muda."


Meskipun begitu, ia tidak menutup matanya dengan adanya pembudidaya abadi di bumi yang bisa menjadi ancaman bagi istrinya di masa depan. Membiarkan mereka berkembang sama dengan mencari kematian, ia sudah memikirkannya sejak lama dan akan bergerak sebelum perang terjadi.


Master, Grandmaster, Abadi atau apapun itu yang menyangkut masa depan istrinya, ia akan menghilangkan mereka semua dan memberikan kekuasaan tertinggi di bumi dibawah naungannya.


Chu Yuechan menaungi bumi, Qin Chen menaungi langit!


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2