Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 8 : Menuju Perusahaan Baru


__ADS_3

Chu Yuechan memiliki sebuah mimpi menjadi desainer terbaik di dunia, ia telah mempelajari banyak hal tentang desainer dan suatu saat nanti ia akan membangun perusahaannya sendiri dan membangkitkan perusahaan tersebut sedikit demi sedikit mencapai puncak di dunia.


Namun mimpinya terlalu tinggi sampai-sampai membuatnya kehilangan harapan, dengan upah bekerja di perusahaan yang terbilang minim kecil, membangun perusahaan desainer membutuhkan puluhan juta Yuan, seperti mimpi bagiannya.


Kebutuhannya sehari-hari, dan kebutuhan keluarga membuatnya membuang mimpi yang tidak pernah ia capai dalam hidupnya.


Tapi semuanya berubah ...


Setelah suaminya bangun dari mimpi panjangnya, ia mengubah kehidupan Chu Yuechan yang dipenuhi kegelapan dengan cahaya-nya.


Sampai sekarang, ia tidak pernah merasakan apa itu kehangatan dalam hidupnya.


Keluarganya mementingkan kekayaan dan bahkan mencoba memisahkan mereka berdua demi kekayaan dari keluarga kaya. Meski masa depannya lebih cerah, namun tanpa perasaan sama dengan kegelapan tanpa siang.


Hidupnya mungkin akan diatur-atur dan tidak memperbolehkan dirinya memilih kehidupannya sendiri. Layaknya boneka tanpa jiwa yang di gerakan oleh manusia tanpa perlawanan.


Dimalam ini, Chu Yuechan merasakan kehidupan yang telah lama hilang dalam dirinya.


***


Kediaman Chu,


Tepat tengah malam, mereka sampai di rumah setelah menghabiskan waktu bersama-sama seharian. Didalam ruangan, terdapat ibunya yang menunggu hingga tengah malam melihat putri satu-satunya keluar bersama pria cacat sampai malam.


Saat melihat Qin Chen yang dapat berdiri membuatnya semakin terkejut, tidak hanya bangun dari sindrom, ia bahkan dapat berdiri sendiri dengan kedua kakinya.


Bagaimana bisa? Bagaimana bisa pria lumpuh dapat berdiri kembali dalam waktu yang terbilang singkat!


Namun semua itu tidak menutup matanya, "Dari mana kalian? Lihat sudah jam berapa sekarang! Yuechan, tetap disini, ibu ingin bicara serius denganmu! Sedangkan kau, keluar dari tempat ini!" Ibunya berbicara keras kepala mereka berdua tanpa perasaan meski tahu mereka adalah suami istri.


Chu Yuechan membalasnya. "Cukup Bu! Berapa kali aku harus bicara, dia adalah suamiku! Dia berhak tinggal ditempat ini, mau kami pulang malam, kami sudah sah menjadi suami istri menurut hukum dan negara ini! Ibu tidak bisa melarang kami mau berduaan atau tidak!"


"Aku lelah, aku ingin tidur." Chu Yuechan melangkah naik ke lantai dua untuk beristirahat.


Sedangkan Qin Chen, ia berdiri disana sedikit menyipitkan matanya. "Aku menghormatimu sebagai orang tua istriku, namun itu tidak akan membuatku menutup mata melihat caramu menekan istriku, ini bukan ancaman melainkan peringatan! Sedikit saja kau mengambil langkah, aku tidak segan-segan melemparmu keluar!"

__ADS_1


Yang ia maksud melempar keluar adalah ia tidak akan menerima keluarga sepertinya, dan hanya menerima istrinya. Karena mereka akan pergi meninggalkan keluarga ini selamanya, mau mereka mengalami kesengsaraan, Qin Chen hanya menutup matanya dan sesekali melihat dengan mata merendahkannya.


Caranya mengatur Chu Yuechan sudah salah, karena itu Qin Chen ingin membalasnya sedikit demi sedikit dan membawa Chu Yuechan keluar dari keluarga yang mementingkan kekayaan dibandingkan perasaan.


Disaat kata terakhir dikeluarkan, ia melangkah naik ke atas dengan meliriknya seperti melihat orang lain. Tidak menganggapnya ada, dan tidak menganggap keberadaannya sebagai ibu mertuanya, hanya melihat musuh diantara matanya.


***


Didalam kamarnya, Chu Yuechan telah membersihkan dirinya dan tidur dengan pakaian tidur. Setelah ia mandi, Chu Yuechan terlihat lebih cantik dibandingkan sebelumnya, seolah-olah awan hitam yang menyelimutinya menghilang.


Disampingnya, Qin Chen tengah baring tanpa pembatas apapun ditambah lagi, Chu Yuechan memeluknya sambil tidur.


Ia tidak tidur, melainkan melihat layar yang menunjukkan pengalihan kekayaan keluarga Qin. Qin Chen tanpa ragu mengambil alih kekayaan keluarga Qin untuk memenuhi kebutuhan keluarganya (Istrinya).


[Pengalihan seluruh aset kekayaan keluarga Qin.]


[Ya]/[Tidak]


Didalam ruangan itu, seluruh proses pengalihan kekayaan keluarga Qin di lakukan dalam satu waktu. Qin Chen tersenyum kecil dengan kekayaan itu, ia dapat membeli apapun termasuk gedung mewah untuk menempati istrinya di atas sana sebagai Ratu.


Namun dengan kekayaan yang mendadak ini akan membuat istrinya curiga, memikirkan hal itu ia akan menggunakan kekayaannya sedikit demi sedikit menghindari kecurigaan Chu Yuechan.


Senyumannya berubah, matanya sedikit redup dengan melihat tajam.


'Mereka yang merendahkan istriku, lihat bagaimana kau bisa hidup sekarang! Aku akan membuat kalian menderita lebih dibandingkan apa yang kalian berikan padanya!'


Bagaimanapun, ia akan membalasnya lebih dari apa yang didapatkan oleh Chu Yuechan!


Malam itu, ia menutup matanya memiringkan tubuhnya sambil memeluknya, ia menarik esensi bulan masuk kedalam ruangan untuk menyehatkan tubuhnya dan pernafasannya.


***


Siangnya,


Tepat di depan perusahaan tempat istrinya bekerja, Qin Chen menunggu dengan menggunakan motor vespa. Setelah beberapa menit berlalu, istrinya keluar dengan senyuman cerah terpancar membuat iri dunia dan bunga di siang hari.

__ADS_1


Ia seolah keluar dari neraka dan hidup di dunianya.


"Bagaimana istri? Apa kamu sudah keluar dari perusahaan?" Tanya Qin Chen yang penasaran dengan senyuman itu.


"Uhmm ... Ini berkatmu, aku akhirnya keluar dari perusahaan ini. Tapi, dari semalam aku memikirkan sesuatu." Balasnya sedikit bingung sekaligus khawatir dengan apa yang ia pikirkan semalaman.


"Apa itu? Katakan padaku, mungkin aku dapat membantunya."


"Itu ... Itu tentang dana perusahaan, bagaimanapun aku tidak memiliki cukup uang untuk membuka perusahaan ini. Semalaman aku berpikir, bagaimana caranya mendapatkan uang untuk dana awal perusahaan, gajiku satu bulan ini hanya 5.000 Yuan." Jelasnya sambil menghitung pengeluaran untuk perusahaan baru.


1 Yuan \= 2.135 Rupiah.


5.000 Yuan \= 10.678.882 Rupiah.


Qin Chen tertawa mendengarnya, ini membuatnya cemberut lalu memukul Qin Chen karena menertawakannya. "Apa yang kamu tertawakan, aku sedang serius memikirkan dana perusahaan."


"Tidak-tidak, aku mengira kamu memikirkan tentang apa, ternyata tentang dana perusahaan. Soal itu, kamu tidak perlu mengkhawatirkannya, aku yang akan mengurusnya, dan kamu cukup menjadi Nona Besar di perusahaan."


Chu Yuechan sedikit memiringkan kepalanya, ia sekarang bingung.


Qin Chen memasangkan helmet di kepalanya, "Jangan dipikirkan, sekarang kita akan ke perusahaan barumu dan melihat-lihat, setelah itu kita akan belanja membeli barang-barang yang dibutuhkan untuk perusahaan."


Setelah memasangkan helmet, Qin Chen mengetuk helmetnya.


Tukk!


Suara ketukan di helmetnya. "Kenapa diam? Ayo naik, kita akan pergi sekarang ke perusahaan baru."


"Ba- Baik."


Ia duduk dibelakang Qin Chen, dengan posisi kesamping sambil memeluknya. "Pelan-pelan membawa istri ini, nanti kalau dia terluka kamu harus tanggung jawab."


"Baik ... " Qin Chen membalasnya, ia tersenyum lalu mengendari Vespanya.


Chu Yuechan memeluknya dan menempelkan dagunya di pundak Qin Chen, mereka berdua pergi ke tempat dimana kerajaan awal akan dibangun di kota Chengdu!

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2