Menantu Penguasa

Menantu Penguasa
Chapter 94 :


__ADS_3

Ruangan keluarga penuh dengan cucu manis dimana-mana membuat ibunya tersenyum bahagia. Karena satu-satunya putranya memberikan banyak cucu manis, ini membuat Qin Chen menggelengkan kepalanya karena berulang-ulang melakukannya.


Namun itu membahagiakan!


"World Break akan di mulai dalam satu tahun kedepannya, dimensi monster akan datang lalu menyerang bumi." Ucap Qin Chen, ayahnya mengangguk setuju dengan hal tersebut dan Qin Chen sudah mengatasinya.


"Jadi apa kau sudah mengatasi masalah tersebut? Bagaimanapun sekarang, kau seorang ayah dan harus melindungi keluargamu dari bahaya." Balas ayahnya.


"Aku sudah mengatasinya, mereka dapat melawan monster walaupun aku tidak ada. Sekalipun usia mereka hanya 8 tahun, selama mempunyai tekad kuat maka mereka sudah bisa menggunakan kekuatan garis keturunanku."


Tiba-tiba putrinya duduk di pangkuan Qin Chen dengan memegang gula-gula di tangannya. Chu Yuechan hanya tersenyum mencubitnya satu-persatu, dimana putri yang sudah besar berada di samping mereka memangku adik kecilnya yang manis.


"Ayah ... " Katanya, ia melihat mata Qin Chen dengan serius. "Apa ayah akan membiarkan putri yang manis ini melawan monster?" Katanya.


Qin Chen tertegun ia langsung mengusap-usap wajahnya. "Bagaimana bisa ayah yang baik ini membiarkan putri manis melawan monster, ayah akan menghancurkan dimensi monster-monster sampai tidak tersisa sama sekali."


Mata mereka berputar mendengar perkataan Qin Chen, karena sebelumnya hanya ingin mempunyai 20 putri namun Qin Chen kebablasan hingga mendapatkan 38.


Chu Yuechan tidak kelelahan karena tubuh giok bangkit dalam dirinya sehingga rasa kelelahan dapat di hilangkan dengan basis budidaya Chu Yuechan berada di ranah Martial Ancestor selama 20 tahun ini.


"Selepas bermain bersama nenek, ayah akan berikan masing-masing harta dunia yang ayah simpan sangat lama. Kalian dapat mengambilnya sesuka hati kalian mau yang mana saja."


"Apa benar ayah? Kamu tidak berbohong?"


"Tentu, ayah akan membawa kalian ke ruangan harta yang ayah simpan."


Putrinya langsung memeluknya dengan erat karena senang, dengan cepat Qin Chen membawa mereka ke ruangan hartanya meninggalkan istana karena ruangan harta berada di penyimpanannya.


Saat berada di dalam sana, seluruh putrinya tercengang melihat harta di depannya menumpuk seperti seribu gunung. Chu Yuechan hanya diam tidak dapat bicara, harta dunia peninggalan keluarganya sudah menggemparkan banyak orang.


Dan harta berharga senjata kelas surga dan lain sebagainya menumpuk seribu gunung lebih didepannya.

__ADS_1


"Hmm ... Sudah berapa tahun aku tidak melihat hartaku, sepertinya bertambah banyak. Kalian dapat memilih kesukaan kalian, tapi hati-hati sewaktu mengambilnya karena ada beberapa barang yang mempunyai kesadaran sendiri untuk memilih Tuan-nya."


"Baik ayah."


Mereka bergegas mencari barang masing-masing, Qin Chen duduk di harta dunia Tahta Pedang memangku istrinya yang manis dan cantik di depannya, ia memeluk dengan manja dari belakang sambil menyederkan dagunya.


"Dasar manja seperti anak kecil. Kamu sudah mendapatkan hadiah setiap tahunnya, apa masih kurang? Aku mungkin dapat kelelahan karena kamu meminta berlebihan." Ucapnya.


Qin Chen tersenyum mencium pipinya sembari mengusap-usap wajahnya. "Jangan khawatir, aku akan bertanggung jawab penuh dengan kelakukan-ku."


"Humph! Dasar mulut manis tidak bisa menahan melihat istrinya."


"Tidak apa-apa, terpenting lihat mereka semua. Bahagia seperti yang kamu inginkan, aku memberikan apapun yang mereka inginkan, memanjakan mereka seperti putri istana." Balas Qin Chen.


Chu Yuechan menoleh kesamping, ia langsung mencubit pipinya. "Baik-baik kamu menang sekarang, ngomong-ngomong berapa banyak harta yang kamu simpan di sini? Aku khawatir itu seperti mencakup langit tapi sebenarnya masih lebih."


"Entahlah, aku tidak memikirkan berapa banyak karena aku hanya menyimpannya untuk masa depan nantinya. Aku akan membuat cincin untuk masing-masing putra ataupun putriku agar bisa mengakses kekayaan yang aku punya sekarang, dengan begitu mereka bisa menggunakan sesuka hantinya."


"Ya, aku mempersiapkan semuanya ini untuk World Break. Monster-monster dunia lain akan lebih kuat dibandingkan Martial Ancestor. Karena itu aku memberikan mereka satu-persatu harta dunia yang aku punya untuk mereka gunakan."


"Begitu? Aku semakin khawatir dengan yang kamu katakan, kedepannya tolong jaga mereka. Karena hanya kamu yang bisa melakukannya, aku tidak bisa karena terlalu lemah." Jelasnya.


Qin Chen mengusap-usap kepalanya di perhatikan putrinya yang terkecil hingga yang besar karena mereka berdua bermesraan di depan matanya.


"Uhum!"


Chu Yuechan dan Qin Chen langsung kembali menoleh ke samping melihat mereka sudah mendapatkan harta masing-masing memperhatikan kemesraannya. Qin Chen tertawa kecil. "Jangan ikuti apa yang ibu kalian lakukan, karena dia pandai menggoda seperti rubah, ayah khawatir laki-laki di dunia akan tunduk kepada kalian dan kekacauan membuat ayah bingung menyelesaikannya."


"Baik ayah."


"Yosh! Putri ayah sudah besar, dan bisa memilih yang baik dan jahat. Sekarang, kalian sudah mendapatkan harta masing-masing, bagaimana tentang harta itu?"

__ADS_1


"Ling'er dapat bunga teratai ini? Apa ini hebat ayah? Karena ini sangat cantik seperti ibu, dan saudari lainnya." Ucap Chu Ling'er putri ke-13 bertanya kepada Qin Chen.


"Teratai itu mempunyai kemampuan hebat, Ling'er bisa merasakannya nanti malam sewaktu bulan muncul. Karena itu kejutan ayah tidak akan memberitahukannya."


"Eh? Dasar ayah membuat Ling'er penasaran." Balasnya.


Satu-persatu mereka bertanya masing-masing harta yang mereka dapatkan, ada yang mengambil senjata pedang tombak dan lain sebagainya. Ada yang mengambil harta Pandora untuk mengatur ruang.


Seluruh harta bervariasi dengan macam-macam kemampuan unik. Qin Chen hanya mengangguk menjelaskan satu-persatu, karena Teratai sebelumnya harta spesial yang bisa di akses saat bulan tiba.


Selepas mendapatkan harta dunia, mereka kembali ke kediaman.


Qin Chen duduk diam menciptakan cincin-cincin yang dapat digunakan putrinya. Dengan begitu, mereka bisa menggunakan harta yang ia dapatkan melawan musuh di masa lalu menghabiskan ribuan tahun penuh darah.


Selama beberapa waktu ia diam dan akhirnya bergerak lalu melihat dirinya tengah di kerumuni mereka semua dari kaki hingga ke tubuhnya memeluknya.


Chu Yuechan tertawa kecil menutupnya dengan bantal karena ia yang merencanakan semua ini agar putrinya menutupi Qin Chen.


"Besok aku akan pergi untuk bertemu seseorang, kamu dan anak-anak tetap di rumah karena hari libur bukan? Kalau mau keluar kediaman, bawa pengawal karena menjaga mereka semua akan sangat kesulitan." Ucap Qin Chen.


"Baiklah, kemarilah putri ibu jangan ayah kalian yang tengah bekerja."


"Eh! Bukankah ibu sendiri yang meminta kami mengganggu ayah? Sekarang, kenapa kami seperti yang tersangkanya."


Mereka menoleh ke arah Chu Yuechan, Chu Yuechan tertawa kecil lalu mengusap-usap kepala putrinya yang terkecil di pangkuan. Qin Chen menurunkan mereka satu persatu dan mereka langsung kabur bermain di ruangan masing-masing.


Kediaman Qin Chen sudah di perbesar dengan ruangan yang mempunyai banyak mainan dimana-mana. Di samping rumah mereka terdapat aquarium besar dan kebun binatang untuk putrinya melihat-lihat.


Ibunya memberikan harta dunia pohon suci di tengah-tengah ruangan mereka, disana akan bisa mengakses dunia-dunia lain yang sudah tidak berbahaya lagi karena sudah ibunya bersihkan untuk menjadikan tempat bermain mereka semua.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2