
"Kalian itu wanita, kenapa kalian tega melakukan ini padaku?." Nadia meronta berusaha melepaskan ikatan di tangannya, Ia sangat geram dengan perbuatan Hesti dan Alexa, sementara matanya menatap gerak gerik tangan Hesti yang sepertinya sedang menyiapkan sebuah minuman.
"Ini Aku tambahi minuman yang akan membuat permainan kalian nanti semakin panas, ha ha ha" tawa jahat Hesti dan Alexa bersamaan.
Tentu Nadia faham, maksud dari mereka adalah obat perangsang, dan mereka sepertinya berencana meminumkannya pada Nadia, sementara Nadia semakin ketakutan dan panik.
"Mr. Boy, apakah tuan sudah siap? Atau perlu ikatan di tangannya kita lepas dulu !" Tanya Hesti pada Mr. Boy.
"Terserah kalian saja, Aku terima beres saja pokoknya!" Ucap Mr.Boy yang dari tadi memandangi tubuh Nadia dengan pandangan genitnya, dan seakan tidak sabar ingin segera melahapnya.
Ding dong...
Suara bel di kamar hotel itu berbunyi.
"Hesti, kamu mengundang siapa lagi kesini?" Alexa keheranan.
"Tidak, Aku tidak mengundang siapa-siapa, mungkin itu pelayan, buka saja !" Pinta nya, dan Alexa pun segera membukakan pintu yang agak jauh dari tempat mereka berada sekarang.
"Mmmma ma..." Alexa terperanjat saat membuka pintunya, sebab yang datang adalah Mama nya.
"Ke-na-pa Mama bisa kesini?"Alexa mash tergagap mengetahui Mama nya datang bersama Ayah Nadia.
"Dimana Nadia?" Burhan lansung masuk, ketika Ia melihat ada laki-laki, Ia pun langsung menghajar nya tanpa tahu alasan mengapa Ia menghajar Mr.Boy saat itu, dan Mr.Boy tidak membalasnya, Ia hanya meringis kesakitan.
"Kalian apakan anakku Hah !" Burhan shock melihat Nadia sedang diikat, sementara Hesti semakin ketakutan.
Mr.Boy yang merasa sakit di ujung bibirnya itu segera keluar dari ruangan itu tanpa berkata apa-apa, karna takut telibat kasus mereka lebih jauh lagi.
"Ti-tidak, Kami hanya mengikatnya saja, kami tidak melakukan apapun!" Hesti gugup, sedangkan Burhan langsung membuka ikatan Tali di tangan Nadia yang begitu kuat, Alexa dan Hesti sama-sama merasa takut, mereka juga kawatir Burhan membawa polisi, Hestipun berniat ingin kabur, namun Sandra menghalanginya.
"Kenapa kau melakukan ini pada anakku?!" Burhan membentak Hesti.
"Ak-aku cuma berniat memberinya pelajaran karna Dia telah mengambil tunangan ku!" Hesti terpaksa menjawab pertanyaan Burhan .
"Maksudmu David ? Apa harus dengan melakukan kriminal seperti ini?" Burhan memarahi Hesti.
__ADS_1
"Aku mungkin masih bisa memaafkanmu, dan tidak melaporkanmu ke polisi, tapi kalau kau masih melakukan kejahatan lagi pada Nadia, Aku akan laporkan kamu pada polisi dan tak akan Aku maafkan"tambah Burhan
Sementara itu Nadia berlindung dalam prlukan Ayah nya, Ia masih merasa takut dan trauma.
Setelah itu, Hesti pun segera pergi kali ini Sandra membiarkannya, sedangkan Alexa ingin menyusul Hesti, namun, Sandra mencegahnya.
"Kamu harus meminta maaf pada Nadia, atas semua yang kau lakukan padanya ?"gertak Sandra pada sang anak.
"Tidak ! Aku tidak akan meminta maaf pada orang yang telah merusak rumah tangga Mama!"
"Nadia tidak merusak rumah tangga Mama, tapi memang seperti itu tabiat Papa Suryo, sebab sekarang Dia sudah menemukan target baru lagi, Lantas kenapa kamu harus se dendam itu pada Nadia. Mama sudah lelah dan muak dengan sifat Papamu, dan itu bukan karna Nadia !" Guman Sandra pada Alexa dihadapan Burhan dan Nadia.
"Kenapa belakangan ini Mama selalu membela Nadia ?"Alexa akhirnya melempar pertanyaan itu.
"Aku hanya tidak mau kamu salah jalan, Mama tidak mau kamu terlibat kasus kriminal seperti sekarang ini?"
Nadia dan Papanya hanya bisa diam melihat Alexa bertengkar dengan Mama nya.
"Alexa, tante, Saya minta maaf atas semua kesalahan dan dosa yang telah Aku lakukan pada keluarga kalian. Saya sudah mulai membuka lembaran baru dalam hidupku dan menyesali semua perbuatanku selama ini, Saya berharap Alexa dan Tante mau memaafkaku !" Nadia memanfaatkan Moment itu untuk meminta maaf.
"Tapi Aku tidak !"Cetus Alexa.
"Alexa, sudah cukup ! jangan menyimpan dendam lagi !"Sandra memarahi putrinya.
"Aku heran sama Mama, kenapa Mama sangat membela Nadia padahal sudah jelas, Dia pernah mrnjadi istri simpanan Papa! "Alexa semakin heran.
"Sudah Mama katakan, Mama hanya ingin kamu terhindar dari perbuatan kriminal seperti ini !"
"Tidak, sepertinya bukan itu !"Alexa merasa tidak percaya.
"Sudah, sebaiknya kita segera pulang!" Ajak Sandra.
"Tunggu ! Dulu Alexa pernah mendengar kalau pak Burhan adalah mantannya Mama, apakah ini ada hubungan dengan sikap Mama akhir-akhir ini?" Ingatan Alexa kembali pada saat pertamakali Mamanya bertemu Burhan.
"Jawab terus terang Ma!" Tanya Alexa lagi.
__ADS_1
"Baiklah, mungkin ini memang sudah waktunya kalian semua tahu. Karna Ada rahasia yang selama ini Aku simpan dari siapa pun." Sandra menghela nafas berusaha tenang dengan apa yang akan Ia katakan.
"Sebenarnya Burhan adalah Ayah biologismu."
"Apahhh!! Apa yang kau katakan Sandra ?" Burhan sangat shock, begitu dengan Alexa yang tak kalah terkejutnya.
"Iya, Aku hamil saat menikah dengan Suryo, Aku sengaja tidak memberitahumu karna Aku tidak mau menikah denganmu karna waktu itu kau miskin, tapi sekarang Aku sadar, Mas Suryo yang Aku pilih karna kekayaan nya, ternyata sudah terbiasa dengan perselingkuhan, dan Aku capek dengan sikapnya, karna itulah mengapa sekarang Aku berani berteus terang mengatakan yang sebenarnya pada kalian !" Ujar Sandra.
"Ini tidak mungkin ! Alexa bukan anak Papa Suryo ? Alexa anak nya Pak Burhan ? Tidaaakkkk !!" Alexa terlihat sangat shock, Ia pun segera keluar dengan prasaan kecewa dan rasa tidak percaya nya.
"Sandra, apa benar yang kau katakan barusan ?"Burhan memastikan lagi.
"Iya, Alexa adalah anak kandungmu, maafkan Aku yang selama ini tidak berterus terang" Sandra pun segera meninggalkan mantan kekasihnya itu dengan prasaan lega karna sudah berterus terang.
"Sandra, maukah kamu menikah denganku ?"tanya Burhan.
"Maaf, sepertinya kita tidak bisa bersama, orang tuaku menjodohkanku dengan anak orang kaya, Aku tidak bisa menolak keinginan kedua orang tuaku" Sandra menolak.
"Tapi, bukankah kita saling mencintai dan bahkan hubungan kita sudah sangat jauh. Tapi mengapa cinta kita harus berakhir seperti ini, sebaiknya Aku harus bicara lagi pada orang tuamu!"
"Jangan, kamu tahu sendiri kan kalau mereka pernah menghinamu, dan apakah kau ingin dihina lagi, maaf jika jalan ini yang harus Aku ambil, hubungan kita harus berakhir sampai disini. "
"Tapi...Aku mencintaimu Sandra!"
"Lupakanlah !"
Sepenggal memory tentang cinta pertamanya itu kini kembali muncul di ingatannya setelah sekian tahun dan Ia datang lagi memberitahukan bahwa kenangan cinta itu sekarang menjelma menjadi seorang gadis, Burhan masih merenungi apa yang terjadi hingga air matanya tak terasa jatuh.
"Papa, sebaiknya kita pulang saja, terimakasih Papa telah menolongku, kalau Papa tidak datang tepat waktu, mereka pasti akan menghancurkan kehormatanku, mengenai Alexa dan Tante Sandra, Papa mungkin butuh waktu untuk bisa menerima masalalu yang tiba-tiba muncul ini, oh iya Papa tahu dari mana Nadia disini?" Nadia mencoba menenangkan Papa nya.
"Sandra yang memberitahukan, Dia bahkan memaksaku untuk segera menolongmu!"
"Ternyata Dia tidak dendam padaku, bahkan Dia peduli padaku" ujar Nadia.
"Ayo Pa, kita segera dari sini , Aku merasa lapar, kita makan dulu yuk!"Nadia berusaha untuk mengalihkan perhatian Burhan yang sejak tadi tampak sangat shock.
__ADS_1
Dan merekapun akhirnya meninggalkan kamar hotel tersebut.