
Mas Bambang !!" Yurika tergagap karna ketahuan.
"KATAKAN !!! Kenapa kamu menfitnah Hanum ?"Bambang sangat emosi, seraya mengoncang kan kedua bahu Yurika.
"Itu karna Mas, lebih memperhatikannya dari pada Aku , Padahal Aku lagi hamil, tapi Mas selalu saja mengutamakan nya, " Yurika membela diri.
"Ak sudah berusaha berlaku adil padamu, sikap yang mana yang membuatmu merasa tidak diperhatikan Hah ?!" Bambang semakin geram.
"Aku juga ingin diakui sebagai istri tentara seperti Hanum. Dia kan istri pertama , sudah lama bersama Mas, sedangkan Aku baru menikah dengan Mas, seharus nya Aku diberi waktu lebih banyak dari nya , apalagi kondisiku sedang hamil," Yurika masih merasa tidak bersalah.
"Keterlaluan kamu, karna ulahmu, Aku sampai menceraikan Hanum, padahal Dia sedang punya anak kecil, kami memang sudah menikah 17 tahun, itu bukan berarti Aku harus selalu bersamamu ," Bambang semakin marah.
"Mas yang keterlaluan, katanya sudah bosan dengan mbak Hanum, tapi Mas bilang tidak akan pernah melepas nya. Jadi Mas, mau menjadikanku istri kedua seumur hidupku , hah ??" Yurika juga marah.
Bambang tidak peduli lagi dengan yang dikatakan Yurika. Ia pergi ingin segera menemui Hanum dan meminta maaf, meski Yurika menghalanginya.
Taklama kemudian, Bambang sampai di rumah Hanum, namun sayang, rumah itu sepi.
Mengetahui istri dan anak-anak nya pergi Bambang fustasi .
Bambang memarahi Yurika dan hendak menceraikannya juga, tapi Ia masih punya rasa kasihan karna saat itu Yurika sedang hamil. Sehingga Bambang berniat menceraikan Yurika setelah melahirkan.
Bambang menutuskan untuk pisah rumah. Yurika tetap di rumah yang dikontrak nya dengan tetap memberi uang nafkah dan Bambang tinggal bersama Hanum yang akhirnya kembali lagi ke rumah mereka serta rujuk lagi.
Jelas hal itu membuat Yurika semakin membenci Hanum dan Bambang, mau balas dendam, saat itu Dia belum bisa leluasa sebab sedang hamil besar.
"Aku tidak akan memaafkan kalian, tunggu saatnya tiba, Aku akan menuntut balas atas semua perbuatanmu Mas Bambang, dan kau Hanum , Aku akan menghancurkanmu dan anak-anakmu !"kalimat itu yang selalu di gaungkan oleh Yurika.
Hingga tibalah waktu dimana Yurika melahirkan anak perempuan, setelah mengadzani nya, Bambang mengembalikan putrinya ke gendongan Ibunya.
"Setelah tujuh hari, Aku akan mengantar kalian ke kampung halamanmu."
"Apakah Mas akan tetap menceraikan ku ?"tanya Yurika .
"Iya, Saya mentalakmu saat ini juga, karna kamu telah mempermainkan ku dengan menfitnah Hanum."
__ADS_1
"Maafkan Aku Mas, Mas, tidak kasihan melihat anak kita. Maafkan Aku Mas, Aku tidak akan mengulanginya lagi ," Yurika menghiba.
"Maaf, Aku tdak bisa menarik kata-kata ku. "
Yurika hanya bisa pasrah, karna Ia tahu, suaminya memang teguh pada pendiriannya.
Pernikahan nya dengan Yurika hanya sirri, jadi Bambang tidak perlu repot mengurus perceraiannya. Hanya dengan menjatuhkan talak pada Yurika saja, Mereka sudah resmi berpisah. Dan sebagai perempuan yang hanya dinikah sirri, Yurika tidak bisa berbuat banyak. Kemudian setelah Itu Bambang mengantar nya kota asal Yurika, di Makassar.
Setelah kejadian itu, Bambang tidak lagi mengunjungi Yurika maupun anak nya. Nafkah untuk anak pun Ia lupakan, seolah -olah Yurika dan anak nya tidak pernah hadir dalam hidup nya. sama hal nya dengan yang Ia lakukan pada Ayu dan Anggun.
Dan kini luka masa silam itu kembali lagi dalam bentuk pembalasan dendam yang dilakukan oleh Yurika dan anak nya yang kini telah menjelma menjadi seorang pemimpin mafia.
Setelah Yurika disia-siakan oleh Seorang tentara, Ia menitipkan anak nya pada orang tuanya dikampung untuk di asuh dan Dia pergi ke kota untuk mengadu nasib.
Dikota, Ia ternyata terjerat cinta seorang mafia yang sangat bucin padanya , yaitu Antoni. Yurika merasa nyaman menikah dengan Antoni yang merupakan kepala preman itu. Sebab Antoni memperlakukan nya seperti seorang ratu.
Setelah Gladis, anak nya dengan Bambang yang dititipkan ke orang tuanya berumur tujuh tahun, Yurika membawa putrinya itu ikut bersama nya.
Bersama anak-anak nya dari Antoni, Gladis tumbuh menjadi seorang gadis kejam , karna di didik dilingkungan preman, dimana Ia sering ditugaskan untuk menagih hutang dengan kekerasan dan memalak di pasar.
(Flashbackand)
Pukul 7 malam, Nur terperanjat setelah mendapat kiriman vidio dari nomer tak di kenal.
"Ibu, lihatlah , Mas Baim ternyata sedang di sekap . Kondisinya sangat memprihatinkan , hiks hiks ," Nur menangis setelah melihat vidio itu .
Vidio itu terdiri dari dua vidio, dimana saat pertamakali Baim dipukuli dan di kroyok serta vidio saat Baim berada di Dalam gudang dengan wajah yang dipenuhi luka lebam.
"Anakkuuuu....Baimmm...." suasana di rumah Bu Hanum seketika berubah menjadi suram. Nur mencoba menenangkan Mertuanya meski Dia sendiri juga sebenarnya juga tidak sanggup melihat kondisi suaminya yang sangat memperihatinkan dalam vidio itu.
Sementara Ranti juga berusaha menenangkan Zahira yang sudah beberapa hari demam karna merindukan Ayah nya.
Setelah dihubungi, Arman dan Reyfanpun datang untuk mendiskusikan masalah itu. Kemudian Arman menghubngi Andi, seorang polisi yang merupakan teman Arman. Dia mengirim vidio itu padanya dan meminta untuk segera menyelidikinya.
"Ibu yang tenang, temanku ini seorang intel, Dia akan segera menyelidiki lokasi pengirim vidio serta kaitan dengan teror kemarin. Pokoknya Ibu tenang dulu ya !" Ujar Arman.
__ADS_1
"Bagaimana Aku bisa tenang dengan kondisi Adikmu yang seperti itu ," Bu Hanum masih menangis.
Pyarrr....
Terjadi lagi, kaca jendela pecah karna di lempar batu yang berisi surat kaleng, Arman dan Reyfan segera berlari keluar mencoba mencari dan mengejar orang yang melemparkan nya, tapi sayang, orang yang melempar batu tersebut langsung melesat menggunakan sepeda motor yang disetir temannya.
Kemudian Arman membuka kertas yang tetdapat batu yang digunakan untuk melempar tadi.
"Kaca yang kemarin malam saja belum sempat di perbaiki, ini malah dapat teror lagi, sebenar nya siapa sih, mereka Mas ?" Tanya Reyfan.
"Entahlah, Aku sendiri tidak tahu." Arman gamang.
"Coba ingat-ingat, apakah Keluarga ini punya musuh , gitu ?" Reyfan meyakinkan.
'Hmmm, mungkin Ibu tahu,' batin Arman seraya membaca surat dari si peneror.
[BAGAIMANA DENGAN KIRIMAN VIDIO NYA ? PUAS KAN !.
ITU TIDAK SEBANDING DENGAN PENDERITAAN YANG KALIAN BERIKAN PADA KAMI.
BAMBANG SUDAH MENDAPATKAN BALASAN NYA TERLEBIH DAHULU, SAYANG NYA DIA LANGSUNG MATI SETELAH KU TABRAK, PADAHAL AKU INGIN DIA MENDERITA MELIHAT KELUARGA NYA HANCUR.
TUNGGU BALASAN DARI KAMI SELANJUTNYA ]
"Apah ?? Jadi Ayah sengaja ditabrak ? Kurang ajar !! Siapa sebenarnya mereka ?! " Arman semakin geram.
"Apa lagi yang mereka katakan ?" Bu Hanum terperanjat mendengar penuturan Arman.
Arman pn menyerahkan surat tetsebut.
Bu Hanum berpikir keras, siaa gerangan yang telah meneror keluarga nya bahkan dengn tega mengirim teluh pada nya.
"YURIKA !!" Bu Hanum menyebutkan sebuah nama, seketika yang ada di ruangan itu bertanya-tanya, kecuali Arman, karna Arman tahu siapa Yurika yang sebutkan Ibunya tadi.
"Aku yakin , semua teror ini ulah Yurika, karna hanya Dia yang mempunyai alibi kuat untuk menyerang keluarga kita bahkan sampai tega melenyapkan Mas Bambang," gman Bu Hanum yakin.
__ADS_1
"Arman sependapat dengan Ibu, ini pasti ulahnya, karna dari dulu Dia adalah wanita yang jahat, tega menfitnah Ibu, menghina dan menjahati Ibu. Jika dalam surat itu disebutkan dengan kata 'Kami' bisa jadi itu anak nya!" Ucap Arman.
Arman kemudian menceritakan hal itu pada Andi, sebagai tambahan informasi untuk diselidiki. Dan Andipun segera memulai penyelidikannya bersama rekan-rekan nya yang lain.