Mengejar Cinta Sang Mafia

Mengejar Cinta Sang Mafia
bab 128 posisi Rey


__ADS_3

" posisi kakak,,,, di hati Nayla ,,,tetap lah kakak Nayla nggak lebih " kata Nayla jujur pada Rey .


" kamu kan bisa belajar mencintai ku Nay " kata Rey dengan seulas senyum....


" Nayla nggak bisa kak ,,, kakak kan tau ,,,siapa yang mengisi ,,,hati Nayla selama ,,3 tahun ini 😓" Nayla menghapus air mata yang menetes di pipi nya begitu teringat wajah Dion ...


Nayla turun dari pangkuan Rey lalu berjalan menuju kamar kembali, meninggalkan Rey yang masih duduk terpaku diruang kerjanya....


" jika memang begitu ,,,aku juga tak bisa memaksamu untuk mencintai ku Nay" senyum kecut Rey yang masih duduk di sofa itu menatap pintu ruang kerja nya yang tidak di tutup kembali oleh Nayla ...


drettt


dreett


" ada apa ?" tanya Rey pada Nich diseberang sana


" pesawat akan berangkat 2 jam lagi ,,,,kau bisa bersiap siap dari sekarang karna jam 9 pagi kita sudah berangkat" kata Nich dengan tegas ....


" jemput aku kerumah jam 8 " kata Rey yang langsung mengakhiri telfon itu ...


dengan senyum hambar Rey berjalan menuju kamar nya lalu mengambil koper dan masuk keruang ganti , menyiapkan sendiri pakaian serta keperluan pribadi nya ......


" jika memang kehadiran ku yang membuat mu tak nyaman ,,, aku akan menjauh Nay ,,, aku mencintai mu dan aku juga bahagia melihat mu bahagia walaupun bukan dengan ku " tulus hati Rey menyeret koper nya keluar sampai kedekat ranjang ....

__ADS_1


Nayla yang baru keluar dari kamar mandi itu terdiam menatap Rey yang sudah menyiapkan koper nya , lalu tanpa bicara ataupun melirik Nayla Rey masuk ke kamar mandi ....


Nayla duduk diranjang ,,, tatapan nya tak pernah beralih dari koper di ujung ranjang itu.....


belum 5 menit Rey sudah selesai mandi dia masuk ke ruang ganti bersiap dengan cepat ....


" non ini sarapan nya " kata pelayan meletakkan Sarapan Nayla di atas nakas ...


Nayla sama sekali tak bergeming dia hanya diam tapi tatapan nya tak pernah beralih dari koper Rey ..


tak berapa lama pria dewasa yang terlihat sangat menawan dengan stelan jas hitam nya menggenggam gagang koper itu ...


" aku pergi Nay ,,, jangan lupa minum obat yaa" pesan Rey sebelum melangkah kan kaki nya tanpa menatap Nayla yang duduk di ranjang itu ....


tanpa menatap kebelakang sedikit pun Rey berjalan sambil menyeret koper nya dan segera turun menggunakan lift......


hiksss😭


Nayla langsung berlari keluar mengejar Rey , entah lah relung hati Nayla terasa berdenyut tak rela jika Rey pergi ....


tak bisa menggunakan lift, Nayla berlari menuruni tangga dalam kondisi tubuh nya yang masih lemah ini melewati puluhan pengawal dan pelayan yang berada hampir di setiap sudut ...


Rey berjalan sampai keteras rumah mewah nya dan disambut penghormatan puluhan pengawal nya serta Nich yang juga sudah menunggu di luar mobil nya ....

__ADS_1


" ayo Nich " kata Rey datar meminta pengawal memasuk kan koper nya ke mobil ...


setelah pintu mobil terbuka Rey kembali melangkah tapi ...


brukkkk


Nayla yang berlari itu mendarat tepat di punggung Rey , memeluk erat pria dewasa itu


" kakak mau kemana? ,,,, jangan pergi kak😭" suara serak Nayla memeluk Rey yang masih tertegun itu ..


" aku akan ke Australia" jawab Rey datar menatap tangan Nayla yang melingkar di perut nya ....


Nich tersenyum lebar melihat Nayla yang memeluk Rey begitu posesif bahkan seperti nya dia tak membiarkan Rey pergi ....


next


like


komen


vote


hadiah 🙏

__ADS_1


__ADS_2