
" Nayla " lega Nich ternyata yang memegang jas nya Nayla , Nich fikir Rey yang akan mengajak nya baku hantam karna dia perolok olok...
"ayok ikut makan sama kami kak " senyum lebar Nayla yang datang membawa beberapa paper bag di tangan nya ...
" ti,,,tida,,,,haaa baiklah π" Nich sialan itu berubah fikiran begitu melihat ekspresi Rey menatap nya
" ayo masuk kak " ajak Nayla yang masuk bersama Rey
" kamu dari mana ?,,,, aku fikir pergi " mete Rey pada Nayla yang membuka bungkusan makanan itu ...
" Nayla jemput makanan di mobil kak " jawab Nayla singkat
" akuπ" ledek Nich yang juga duduk di sebelah Nayla dengan geli nya ...
prakkk
Rey melempar bantal pada Nich setelah Nayla pergi mengambil air
" kamu kenapa sih Nich ,,, dari tadi juga,,π" Rey malah emosi melihat Nich yang seperti nya begitu sengaja membuat Rey emosi ...
" Nay ,,, Rey nggak biarin aku ikut makan " adu Nich pada Nayla yang baru datang setelah mengambil air ...
" eeehhh,,, kok gitu ini banyak kok kak " kata Nayla pada Rey ...
" Nich,,, kesabaran gue setipis tisu yaa,,, sudah lama tidak baku hantam dengan ku" suara tegas Rey berusaha mengendalikan emosi nya,
" enggak ,,,enggak lagi Rey ,, gue juga belum makan " kekeh Nich lalu langsung memakan makanan yang sudah disiapkan Nayla ...
" terus buat kamu mana Nay ?" tanya Rey
" kita berdua aja ,,,," jawab Nayla memberikan dengan ikhlas makanan nya untuk Nich yang terlihat juga lapar itu ...
__ADS_1
" dia minta lo Nay ,,,kok malah dia yang dapat satu bungkus " sewot Rey pada Nich yang makan begitu lahap itu
"iri aja lo Rey π€" ketus Nich menutup mulut nya ...
" aaaaaa" Nayla menyuapi Rey yang sibuk adu mulut dengan Nich itu
βΊοΈ
" enak kak ?" tanya Nayla pada Rey
" iya ,," jawab Rey yang malah baper karna disuapi oleh Nayla
" ekspresi nya biasa aja ,,nggak gitu juga π" sebal Nich malah hilang mood melihat Rey dan Nayla bermesraan....
" iri aja loπ€" senang Rey menirukan gaya yang sama seperti Nich tadi ...
" kalian kenapa sih berantem terus π" tawa Nayla heran dengan pria pria cool yang sekarang seperti ibu ibu arisan itu ....
sore hari Rey bersama Nayla pulang kerumah dengan segala cerita cerita harian mereka yang mulai bewarna ....
" Dadd" sapa Rey langsung ikutan duduk di samping Daddy nya yang tengah ngopi santai itu ..
" kalian sudah pulang " tanya Ayah yang sangat hangat dan penyayang itu ..
" sudah Daddy " kata Nayla dengan senang juga duduk di samping Daddy memeluk manja Ayah kesayangan nya itu ....
" Mom,,," belum juga selesai bertanya Mommy sudah datang dengan seorang wanita di samping nya ...
" kalian sudah pulang π" senyum senang Mommy menatap Rey dan Nayla yang duduk mengelilingi Daddy mereka
" Mommy dari mana ?" tanya Rey datar menatap dingin Stella yang berada di samping Mommy
__ADS_1
" Mommy dari Mall ,,,,, Stella datang untuk menjemput berkas kontrak Mama nya bersama perusahaan Mommy " jelas Mommy langsung karna seperti biasa 2 anak itu sangat tak suka jika ada gadis asing datang kerumah ....
apalagi si Stella centil dan bermuka dua itu π
" sebentar yaa Stella " kata Mommy lalu pergi menuju kamar nya ...
" silahkan duduk" kata Daddy mempersilahkan
" terimakasih Om " kata Stella tersenyum lebar bahkan seperti menggoda ke arah Rey ...
" ihhh" spontan saja Nayla mendelik begitu melihat Stella melirik Rey dengan sebuah tatapan rayuan ....
" bagaimana perkembangan bisnis luar kota kemarin Stella " tanya Rey berubah biasa menanyai Stella yang dulu nya adalah teman SMA nya itu
"π"
senyum tertahan di bibir Rey saat Nayla mendekati perangkap yang sengaja di buat nya
semakin berubah ekspresi Nayla semakin gencar Rey menjadi jadi sampai Daddy menahan tawa melihat Rey yang nekat membuat Nayla cemburu ...
" mmmm,,,, terus aja gitu π" sebal Nayla merasa kesal melihat Rey bicara hangat pada wanita itu ,,, lalu dia melangkah pergi menuju kamar nya bahkan berlari menaiki tangga....
" eehhh,,,, sayang kamu kemana " tanya Mommy yang baru datang setelah mengambil berkas nya ...
tanpa menjawab Nayla malah berlari semakin kencang tanpa menjawab dan yang tersisa hanyalah tawa kedua anak dan ayah itu serta wajah terheran Stella
" mampus lah kau Boy ,,, dia sudah marah π" tawa Daddy yang ternyata juga malah mengerjai Rey...
" haaaπ,,,,,Daddyyyyyπ" rengek Rey juga langsung mengejar Nayla begitu tersadar Nayla sudah marah bukan cuma cemburu
kasih hadiah dong π€
__ADS_1