
TING......
Arkana yang sedang melamun langsung tersadar saat suara klakson mobil yang memekikkan telinga membuat Arkana langsung menoleh ke arah asal suara.
"Apa yang kamu lakukan? Kamu membuat telinga ku sakit" Sentak Arkana pada Johan.
"Lalu sampai kapan bos akan berdiri mematung di situ seperti orang bodoh? Mau menjadi patung atau mau ke perusahaan Bos?" Balas Johan datar.
Mendengar itu Arkana langsung tersadar mencari keberadaan Aruna namun tidak menemukannya.
"Aruna sudah lama pergi" kata Johan ketus.
Mendengar itu Arkana hanya diam lalu masuk dalam mobil.
"Ada Apa dengan mu? seperti orang cemburu saja" kata Arkana yang menatap aneh Asisten nya itu.
"Aku memang sedang cemburu? Kamu lupa jika aku juga masih menyukai Aruna" balas Johan datar.
Deg
__ADS_1
Mendengar itu Arkana langsung menatap tajam kursi tempat duduk Johan.
"Apa maksud mu? Jangan becanda Johan" bentak Arkana dengan nada tak bersahabat.
"Aku masih belum bisa melupakannya. kau tau sendiri aku belum pernah jatuh cinta. dia adalah cinta pertamaku jadi akan sedikit sulit untuk melupakannya namun kamu tenang saja aku tidak akan merebutnya dari sisi kamu" terang Johan.
Sedangkan harganya tidak tahu harus berekspresi dan menanggapi seperti apa saat mendengar penuturan dari Johan orang yang selalu ada untuknya namun dia juga tidak bisa melepas Aruna begitu saja.
"Mari bersaing sehat untuk mendapatkan Aruna" ucap Arkana tiba-tiba.
Ckit.....
"Apa kamu ingin bunuh diri atau ingin membunuh ku ha.....?" teriak Arkana kesal yang menatap tajam Johan.
"Bu...bukan gitu Bos hanya saja ucapan Bos tadi sangat di luar ekspetasi ku" kata Johan dengan gugup karna takut di marahi oelh Bosnya itu.
"Apanya yang di luar ekspektasi kamu? kamu menyukainya? aku juga menyukainya. ya sudah kita bersaing saja untuk mendapatkannya" kesal Arkana menatap sinis Johan karna ulah ceroboh Asistennya itu hampir membuat nyawa mereka melayang cuma-cuma.
"Bos saja sa...saya sudah memutuskan untuk melupakannya. lagi pula aku bisa menemukan wanita yang lebih cantik dan seksi sedangkan kamu mungkin untuk mencintai lagi tidak akan pernah terjadi lagi. jangankan mencintai melirik saja mungkin tidak akan pernah" balas Johan dengan senyum mengejek menjalankan kembali mobilnya.
__ADS_1
Arkana yang mendengar penuturan dari Johan hanya bungkam tanpa membuka suara karna apa yang di ucapkan Johan sepenuhnya benar. Arkana adalah tipikal orang yang memang sulit untuk jatuh cinta dan sulit melupakan.
Arkana sendiri ragu untuk membuka hati atau bahkan tidak akan sanggup lagi mencintai seseorang.
"Aku memang menyukainya namun ini masih tahap awal dimana aku hanya menyukainya bukan mencintainya sedangkan kamu.... kamu begitu mencintainya terbukti bagaimana perjuangan kamu dalam mencarinya dan pengorbanan kamu padanya tidak main-main. selain itu kamu pernah mencintai mantan mu namun kamu tak pernah sekalipun menangis berbeda dengan Aruna" kata Johan dalam hati.
Johan tahu jika Arkana sangat mencintai Aruna dan bagaimana terlukanya Arkana saat mengetahui jika Aruna hilang ingatan dan melupakannya. tanpa bicara pun Johan tau apa yang di rasakan oleh Bos sekaligus sahabatnya itu. lagi pula cinta tidak sebesar cinta Arkana pada Aruna di ibarat kata Cinta Johan tak ada apa-apanya di bandingkan Arkana.
Johan tau bagaimana Arkana jika sudah mencintai seseorang, Johan tau bagaimana Arkana mencintai mantan kekasihnya dahulu namun walau begitu tak pernah sekalipun Arkana menjatuhkan air matanya di saat mantan kekasihnya pergi dengan cara sebagai penghianatan bahkan dengan orang yang sangat dia percayai.
Tapi Aruna....... gadis itu bahkan hampir membuat Arkana mati dalam lautan penyesalan karna terlambat menyadari perasaannya.
Johan menjadi salah satu saksi bagaimana Arkana mencari Aruna dengan gila selama setahun lebih. Johan adalah saksi nyata dimana dia melihat seorang Arkana menangis pilu karna seorang perempuan, yang bahkan datang di hidup Arkana dalam waktu singkat namun efeknya begitu dahsyat.
"Lagipula dengan hilang ingatannya Aruna itu sangat mempermudahkan Bos untuk mendekatinya lagi" kata Johan tiba-tiba setelah terdiam cukup lama.
"Apa maksud mu?" tanya Arkana yang ikut penasaran.
"Setidaknya jika Aruna melupakan Bos itu artinya dia juga melupakan perbuatan Bos yang dulu. jadi sudah saatnya Bos mendekati nya dengan sosok baru." terang Johan yang menatap serius Arkana lewat kaca spion.
__ADS_1
"Sosok baru, Arkana yang perhatian bukan Arkana yang Akku dan yang paling penting Bos yang mengejarnya tidak seperti yang dulu dimana dia yang mengejar Bos" lanjut Johan