
Sudah lah tak ada salah nya Rey mencoba bermain main dengan istri kecil nya yang polos ini ....
" longgar 🤨" tanya Rey kembali menaikkan alis nya
" iya ,,, sempitin sedikit kasih di nomer 3 " jawab Nayla berdiri menatap cermin dengan Rey di belakang nya
" sini" Rey memutar Nayla menatap nya lalu melirik mochy bulat Nayla yang memang tidak terlalu besar tapi bulat dan pas ditangan gitu 😂
" mau aku perbesar sedikit nggak Nay ?,,,,,,agar tidak longgar 🤭" goda Rey terang terangan melirik dada Nayla
brukkk
" akkkk,,,, ampun ,,,,ampun Nay"teriak Rey tertawa saat Nayla mengambil tas yang tadi diambil Rey lalu memukul Rey bertubi-tubi
" dasar Rey,,, mesum 😡" teriak Nayla memukul Rey
" aku ,,,aku bercanda ,,,sayangh😂" tawa Rey lalu memeluk Nayla yang telah lama tidak emosi itu ....
" mmmmm,,,, mending Nayla masih nonjol dari pada kakak datar aja " sebal Nayla dikatai mochy nya kecil oleh Rey walaupun secara tidak langsung
" kalau aku yang nonjol kan jadi nya laen Nay🤣" kekeh Rey
" hahahaha😂😂😂😂,,,,, iya ya" Nayla malah ikutan tertawa membayangkan Rey yang berdada besar seperti tante tante
__ADS_1
" apa yang kau bayangkan 😳" melotot Rey saat Nayla terus tertawa sambil menatap Rey secara keseluruhan.....
" ku cuci otak kecil ini pake sabun "sebal Rey mengetuk pelipis Nayla
" otak kakak yang harus di cuci pake garam " sebal Nayla duduk di kursi lalu memasang high heels yang di berikan oleh Rey....
Rey mendekat lalu dengan spontan saja mengecup kening Nayla ,,, membuat Nayla tertegun
" sini aku rapiin rambut nya" kata Rey lalu menyisir rambut panjang Nayla yang sebatas pinggang itu ...
" pake in dulu kak " rengek Nayla berdiri memunggungi Rey
" kecil bulat ya Nay 🤭" bisik Rey menutup mulut nya saat memasang kaitan bra Nayla ...
" enggak ,enggak ,,, ampun Nayla cantik " goda Rey yang terlihat begitu nyebelin di mata Nayla ...
" hikksss😓" sekarang Nayla malah menangis karna terus Rey perolok olok seperti dulu saat mereka masih jadi adik kakak ...
" hahahaa,,, kamu mewek🤣" Nayla sudah menangis pun Rey masih becanda ..
" ihhh,,, enggak,,,mau ikut kakak " sebal Nayla akan keluar saja
" enggak,,,enggak cantik,,,aku becanda " suara hangat Rey dekat telinga Nayla
__ADS_1
" ayo kita pergi " ajak Rey setelah membantu Nayla yang masih cemberut itu berdandan natural saja ....
Nayla menuruni tangga bersama Rey dengan seulas senyum, dan rasa percaya diri ...
" kita sarapan di mobil saja ya " kata Rey lalu menggandeng Nayla keluar rumah ....
di perjalanan mereka sarapan dengan tenang tapi keributan mulai terjadi saat Rey meminta Nayla minum obat....
" jangan paksa ,,,Nayla kak ,, pahit ,,Nayla ingin muntah setiap meminum nya " kali ini Nayla sampai memohon agar Rey tak memaksa nya .....
" tapi sayang kalau nggak diminum kamu nggak akan sembuh " Rey mengerti Nayla tersiksa saat minum obat tapi Nayla akan lebih tersiksa lagi jika tidak minum obat
" mmmm,,," Nayla bergumam manja berharap Rey tak akan memaksa nya ...
" sekali ini lagi saja yaa,,,setelah ini kamu boleh nggak minum " kata Rey teringat ucapan dokter yang mengatakan jika Nayla minum 2-3 kali saja perubahan nya langsung terlihat ...
" tapi pahit kak 😢 " tolak Nayla menatap beberapa pil di tangan Rey ...
" sini " Rey membawa Nayla ke atas pangkuan nya lalu kembali mengunyah obat itu dan memberikan pada Nayla lewat mulut nya ....
" khmmm" pengawal yang mengemudikan mobil itu berdehem walau sambil takut karna mata nya sakit melihat Rey yang begitu tanpa melihat situasi dan kondisi
like ayank😎
__ADS_1