Mengejar Cinta Sang Mafia

Mengejar Cinta Sang Mafia
bab 130 objek baru


__ADS_3

" Hiksss,,,, Jangan tinggalkan Nayla kak😭" Nayla menangis terisak memeluk Rey yang berdiri diam membeku itu dengan tatapan kosong.....


Nich mendekati Rey yang masih dipeluk Nayla itu lalu berkata biar dia saja yang pergi ke luar negri dan Rey lah yang stay memimpin perusahaan....


" tidak ,,,aku akan tetap pergi " bantah Rey mengangkat Nayla yang masih memeluk nya itu lalu masuk ke mobil yang pintu nya sudah terbuka ....


" enggak 😭" Nayla meronta-ronta tak ingin Rey pergi ....


" Nay,,,," suara lembut Rey yang sudah duduk di mobil itu , menenangkan Nayla yang masih duduk di pangkuan nya itu tak mau pindah kesebelah ataupun melepaskan Rey sebentar saja ...


Nich ikutan masuk kemobil dan duduk di sebelah sopir ,lalu mereka berangkat....


" ini sarapan " kata Nich tersenyum lebar menatap kebelakang betapa lengket nya Rey dan Nayla ....


Rey yang merasa lapar pun membuka sebungkus roti berisi selai coklat lalu memakan nya dengan tenang walau sedikit kesusahan karna ada Nayla yang duduk miring di pangkuan nya ....


" makan lah " suara lembut Rey tersenyum menyuapi Nayla yang masih menangis itu....


" kakak nggak boleh pergi " hanya itu saja kata yang Nayla ucapkan sejak tadi ....


menangis dan memeluk Rey begitu erat sampai pria dewasa itu merasa senang dan mood nya membaik melihat kelakukan Nayla yang terasa begitu manis di jiwa Rey ...

__ADS_1


Rey meletak kan Roti yang di makan nya lalu menghapus air mata di pipi Nayla dan menguncir rambut panjang Nayla yang sudah berantakan itu ...


" ini Rey🤭" senyum menggoda Nich membuka gelang karet milik nya lalu memberikan pada Rey agar bisa mengikat rambut Nayla ..


Nich itu sedari tadi hanya senyam senyum sendiri menatap Rey dan Nayla seperti objek baru yang sangat menyenangkan untuk dilihat nya....


" aku nggak jadi pergi ,,, kita hanya antar Nich kebandara " kata Rey tersenyum lebar mencubit pipi chubby Nayla yang sekarang sedikit tirus itu karna Nayla masih sakit ...


" kakak boong😓" kata Nayla kembali mewek menatap kebelakang, karna tadi Nayla melihat pengawal memasukkan koper Rey ke bagasi ...


" enggak ,,, koper itu bakalan Nich yang bawa " jawab Rey mengerti apa yang terfikir oleh Nayla....


" tapi kan ukuran pakaian kami hampir sama Nay 😊" kata Nich tersenyum lebar begitu gadis kecil itu menatap nya ...


Nayla menatap Nich sendu berharap Nich tidak sedang membohongi nya ....


" yaudah sekarang sarapan yaa" kata Rey menyuapi Nayla roti yang tadi dimakan nya


" jadi kamu benar-benar ingin aku pergi 😎" suara cool Rey yang berupa ancaman Saat Nayla tak mau makan dan terus saja menolak ....


" enggak 😑" Nayla langsung mengambil roti yang dipegang Rey dan makan dengan cepat ...

__ADS_1


" hallo bos "


" antar obat Nayla sekarang" perintah Rey pada pengawal nya lalu menutup telfon ....


" makan lagi " kata Rey menatap Nayla yang malah seperti linglung saat mobil mereka berhenti di lampu merah .....


Nayla terlihat gelisah menatap keramaian di pusat kota belum lagi orang-orang yang berkegiatan begitu padat ...


melihat itu Rey memeluk dan mengelus ngelus kepala serta punggung Nayla agar tenang ....


" tenang yaaa,,,," lembut Rey hangat dan sabar ,,,, mencoba membantu Nayla kembali berinteraksi dengan lingkungan....


depresi telah membuat kepribadian dan mental Nayla berubah sehingga dia menjadi penikmat kesendirian dan merasa terganggu dengan keramaian...


" kakakkk😑" Nayla meremas tangan Rey yang di pegang nya lalu menyembunyikan wajah nya di dada Rey mencoba melawan rasa takut dan gentar akan keramaian yang sudah cukup lama tak dirasakan nya ....


mobil sudah kembali berjalan tapi Nayla masih saja meremas tangan Leon.....


" jangan takut ,,,, ada aku disini " suara lembut Leon mengelus punggung Nayla lembut


kasih hadiah dong🤪

__ADS_1


__ADS_2