
" jangan pergi kak " mohon Nayla yang sudah sesegukan di balik punggung kekar Rey
Rey berbalik Lalu menatap Nayla tapi saat Rey melonggar kan pelukan nya Nayla malah merasa silau dengan cahaya matahari yang begitu terang .....
sudah sebulan ini Nayla mengurung diri sampai dia melihat cahaya matahari saja merasa silau ...
Rey bergeser sedikit ketepi teras agar mereka tak terkena cahaya matahari lagi ...
" aku harus pergi Nay ,,, " kata Rey tersenyum, ucapan Nayla pagi tadi cukup mengguncang jiwa Rey itu lah mengapa dia ingin pergi jauh dari Nayla sekalian menenangkan diri...
walaupun sejak mereka menikah Rey memang tidak pernah pergi keluar negri lagi tapi sekarang Rey memang akan pergi ...
" aku disana hanya sekitar 1-2 bulan paling lama " kata Rey melepas pelukan Nayla di tubuh nya,lalu memegang bahu Nayla dengan kedua tangan nya agar bisa menatap ekspresi wajah Nayla...
" jangan tinggalin,,,Nayla kak 😭" menetes air mata ketulusan dari mata Nayla kali ini dia benar-benar tak ingin Rey pergi ...
" andai kata kamu tulus melarang ku karna posesif tak ingin aku pergi mungkin aku akan tinggal ,,,,tapi tidak kamu melarang ku pergi itu tak lebih dari pada takut tinggal sendiri " batin Rey menatap Nayla dengan datar ....
__ADS_1
" aku akan meminta Mommy dan Daddy untuk pulang dan menemani mu disini Nay ,,,jangan khawatir" kata Rey lalu kembali melangkah pergi menuju mobil ....
Nayla mengejar dan memeluk Rey begitu erat bahkan menghalangi Rey yang akan masuk kemobil ....
" jangan menghalangi jalan ku Nay " suara serak Rey saat Nayla memeluk nya terlalu erat sampai tubuh mereka bersatu tanpa jarak ...
Nayla yang memeluk Rey itu mendongak , menatap Rey penuh penghayatan sampai hati dan tekat Rey yang sudah bulat goyah melihat mata sipit dan pipi chubby yang begitu memabukkan itu ..
🤭🤭🤭🤭🤭
" hufffttt,,,,, mau kamu apa sih Nay " tanya Rey to the point, tak sanggup lagi menatap mata sipit yang menatap nya penuh permohonan itu ...
Nayla menggeleng hanya satu permintaan nya yaitu Rey jangan pergi ....
" yaa buat apa aku tetap disini ,,, lagian kamu juga nggak anggap aku apa apa kan " sergah Rey merasa sakit dengan situasi sekarang yang serba salah ...
" okee,,, aku terima kamu cuma anggap aku sebatas kakak bukan suami kamu ,,, lalu kenapa?,,, kenapa kamu masih melarang aku pergi ?" tanya Rey menyatakan dengan jelas rasa sakit hatinya ...
__ADS_1
" jika kamu takut tinggal sendiri ,,,aku juga akan menyuruh Mommy dan Daddy pulang " sambung Rey yang merasa hatinya begitu sakit bahkan dia sudah berfikiran akan membuang jauh-jauh rasa cinta nya untuk Nayla ...
" sekarang lepaskan " tegas Rey ,tapi semakin tegas Rey berbicara semakin erat pelukan Nayla di pinggang nya ...
" enggakkkk" teriak Nayla yang terdengar begitu parau bahkan gadis kecil itu tak peduli dengan Rey yang sudah memaksa melepas pelukan nya,,,dia tetap saja teguh memeluk dan tidak membiarkan Rey pergi ...
" terus apa ?" sekarang Rey malah menjadi emosi melihat Nayla yang kelakuan nya begitu tak biasa ...
dia sama sekali tak menganggap Rey ada selama ini bahkan terang terangan dia selalu melihat foto Dion di depan Rey bahkan berkata hanya menganggap Rey sebatas kakak bukan suami ...
lalu Sekarang Rey ingin pergi, Nayla juga tidak membolehkan...
apa maunya sebenarnya...
" Nayla mau kakak tetap disini ,,, nggak boleh pergi keluar Negri " teriak Nayla menatap Rey seolah menantang ....
Nayla juga tidak tau ini salah atau tidak tapi entah mengapa hati nya begitu tak bisa melihat Rey pergi bahkan rasanya Nayla canggung dan tidak siap
__ADS_1