MENIKAH DENGAN GADIS POLOS

MENIKAH DENGAN GADIS POLOS
63


__ADS_3

Om Jack pun memberi tahu, kedatangannya menemui papi Jona, yaitu untuk memberi tahu tentang Zi yang sedang dalam bahaya.


Saat Lucas sudah menyuruh orang untuk menculik Zi, dan membawa padanya, dan ia lakukan untuk memancing om Jack agar mendatangi wilayahnya, agar Lucas bisa dengan mudah menghabisinya, setelah itu menguasai bisnisnya.


Karena Lucas tahu, om Jack tidak akan membiarkan kerabatnya dalam bahaya, apa lagi Lucas tahu, selain Zi mantan menantu papi Jona yang dulu seorang mafia.


Zi juga cucu dari seorang mafia, yang sudah bekerja sama dengan om Jack terlepas dari skandal yang dulu pernah terjadi, hingga Om Jack bisa menguasai bisnis tersebut di penjuru dunia.


"Apa kamu akan diam saja?" tanya papi Jona pada om Jack.


Karena ia tahu, sahabatnya tersebut sudah di percaya untuk melindungi anak cucu dari papa Zain.


Hingga sampai sekarang tidak ada satu pun orang yang berani menyentuh keluarga papa Zain, dan itu semua karena om Jack yang selalu menjaganya, meskipun tanpa sepengetahuan papa Zain, yang tidak mengetahui apa pun.


"Tidak, aku akan selalu menjaganya dan memastikan mereka semua aman. Tapi aku minta bantuan padamu,"


"Bantuan apa? Selama ini kamu bisa melakukannya sendiri,"


"Awasi pria yang bernama Coki,"


"Kenapa memangnya?" tanya papi Jona yang mengetahui Coki.


"Dia adalah keponakan Lucas,"

__ADS_1


Mendengar apa yang dikatakan oleh om Jack, membuat papi Jona langsung beranjak dari duduknya. "Kenapa kamu baru memberi tahu hal itu padaku, Jack!"


"Karena sebelumnya aku tahu, Coki sudah tidak lagi bekerja dengan Lucas, tapi entah mengapa aku masih ragu, jika dia benar-benar sudah tidak bekerja dengan Lucas. Meskipun aku juga sudah tahu, siapa yang Lucas suruh untuk membawa Zi padanya,"


"Siapa?" tanya papi Jona penasaran.


"Bima, adik dari kekasih Ji,"


"Apa?!" tanya Ji yang tiba-tiba datang dan mendengar ucapan dari om Jack. "Jadi Bima sekarang bekerja dengan Lucas, dan itu artinya Bela juga berada..." Ji tidak jadi meneruskan ucapannya, karena langsung pergi untuk menyusul Bela, yang ia tahu markas Lucas ada di Perancis, dan berarti Bima membawa sang kekasih ke negara itu.


Setelah kepergian sang putra, papi Jona langsung menoleh pada om Jack. "Jack, kenapa Ji tahu tentang Lucas? Apa ada yang tidak aku tahu?" tanya papi Jona penuh selidik.


"Maaf Jon," sambung om Jack yang langsung memberi tahu pada sahabatnya tersebut, jika putranya pernah bekerja dengannya.


*


*


*


Seminggu berlalu, rencana pernikahan Coki dan juga Zi mulai di susun.


Membuat Coki yang hanya hidup sebatang kara, sangat sibuk mengurus pernikahannya di sela-sela kesibukannnya mengurus kafe miliknya, meskipun mama Hezel sudah memintanya untuk tidak ikut mengurusi pernikahannya, tapi Coki tidak enak dan tetap mengurusnya, bersama dengan keluarga Zi.

__ADS_1


Coki yang baru pulang dari mengurus pernikahannya, tidak jadi menuju kamarnya, padahal ia sangat lelah dan ingin segera beristirahat.


Dan kini ia berjalan menuju pintu, saat ada yang menekan bel pintu ramahnya.


"Hai," sapa Zi, sambil melambaikan satu tangannya, setelah Coki membuka pintu rumahnya. "Kok tidak senyum?"


Coki pun langsung mengukir senyum pada sang kekasih. "Maaf tadi aku tidak sempat menjemput kamu ke butik," kata Coki karena hari ini ia tidak sempat menjemput Zi.


"Tidak masalah," sambung Zi dan masuk ke dalam rumah, lalu mengunci pintu.


Membuat Coki langsung menautkan keningnya, ketika melihat sang kekasih mengunci pintu, karena jika sudah seperti itu coki tahu, pasti ada yang tidak beres.


"Main yuk!" ajak Zi.


Dan benar dugaan Coki, kenapa sang kekasih mengunci pintu.


"Cok, yuk. Kemarin kamu tidak mau, kemarinnya juga tidak mau. Aku kan pengin merasakan kenikmatan itu lagi," ucap Zi, karena beberapa kali mengajak tidur Coki, setelah kejadian dimalam itu, tapi Coki terus menolak.


"Zi kita belum menikah, lagian aku juga lelah,"


"Aku marah padamu!"


Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2