MENIKAH DENGAN GADIS POLOS

MENIKAH DENGAN GADIS POLOS
65


__ADS_3

"Zi!" teriak Coki lagi dan kini berlari menuju sang kekasih, yang sedang berjongkok sambil menutup kedua telinganya.


Dan tepat di sampingnya, ada seorang pria yang sudah tidak sadarkan diri dengan banyaknya darah mengalir dari tubuhnya, dan Coki yakini, pria tersebut terkena tembakan yang tadi ia dengar dari dalam rumah.


Coki yang sudah mendekati Zi, langsung menautkan keningnya, saat ada yang menghalanginya untuk mendekati sang kekasih. Dan Coki sangat mengenal siapa pria tersebut, yang tak lain dan tak bukan adalah Om Jack, yang sekarang menyuruh anak buahnya untuk menyingkirkan tubuh Bima yang baru di eksekusi oleh anak buahnya, yang om Jack suruh untuk mengawasi Zi kapan pun dan dimana pun Zi berada.


Om Jack juga menyuruh anak buahnya yang lain, untuk membawa Zi pergi ke dalam mobilnya, tanpa mendapat penolakan dari Zi yang masih trauma dengan kejadian barusan, dimana ia melihat sendiri Bima di tembak dengan jarak dekat oleh dua orang yang sama sekali tidak Zi kenal.


"Mau di bawa ke mana Zi?!" tanya Coki dan ingin menyusul sang kekasih, tapi tubuhnya di hadang oleh om Jack.


"Jauhi Zi, dan jangan membuat nyawanya dalam bahaya!" perintah om Jack, meskipun ia tahu Coki sudah tidak lagi bekerja dengan Lucas, tapi tidak menjamin keamanan Zi jika terus bersama dengan Coki.


Karena om Jack tahu, Coki adalah keponakan dari Lucas.


"Aku akan menjaganya, dan aku pastikan itu!" sahut Coki dan ingin menghampiri sang kekasih, tapi mobil dimana tadi Zi dibawa masuk sudah pergi meninggalkan rumahnya.

__ADS_1


"Aku lebih tahu Lucas itu seperti apa, jadi lebih baik kamu pergi jauh dan tinggalkan Zi, itu pun kalau kamu mencintainya," kata Om Jack dan pergi meninggalkan Coki, yang sedang mencerna ucapan darinya.


Coki yang terus mencerna ucapan dari om Jack yang benar adanya, karena Lucas tidak akan menyerah untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, kini terkejut ketika beberapa tetangga menghampirinya.


"Mas Coki, sepertinya tadi terdengar suara dor, dor dari sini? Ada apa Mas?"


"Iya Mas Coki, kita semua terkejut dan langsung lari ke sini, tapi tidak ada apa-apa disini?" tanya bapak-bapak tetangga dari Coki, dan tidak mendapati apa pun kecuali Coki yang masih berdiri di halaman rumahnya, karena kejadian tersebut sangat cepat, apa lagi anak buah om Jack sangat rapi dalam mengerjakan tugas hingga darah yang tadi mengalir sekarang tidak terlihat secuil pun.


"Tidak ada apa-apa Pak, aku permisi dulu," jawab Coki yang langsung masuk ke dalam rumah.


Setelah berada di dalam rumah Coki langsung menjambak rambutnya sendiri, ketika mengingat apa yang Om Jack katakan padanya sebelum pergi. "Argh!!!!" teriak Coki yang tidak bisa berpikir untuk saat ini.


Papi Jona akhirnya menemui papa Zain, dan mengatakan jika Zi sedang dalam bahaya. Dan papi Jona juga mengatakan siapa Coki sebenarnya, keponakan dari seorang mafia yang bernama Lucas, dan nama itu pernah terdengar di telinga papa Zain.


"Aku harap kamu tidak akan menikahkan Zi dengan Coki, Zain. Meskipun kamu bilang Coki sangat mencintai Zi, tapi kamu harus tau Coki itu siapa," kata papi Jona menasihati papa Zain.

__ADS_1


Dan belum juga papa Zain menanggapi ucapan dari papi Jona, kedua matanya langsung tertuju pada sang putri yang baru saja masuk ke dalam rumah sambil menangis.


Membuat papa Zain dan juga papi Jona yang sedang duduk di rumah tamu langsung beranjak dari duduknya.


"Zi, kamu..." papa Zain tidak jadi meneruskan ucapannya, karena Zi langsung berlari menuju kamarnya.


Tentu saja langsung diikuti oleh mama Hazel dan juga mami Jane yang sedari tadi berbicang di ruang tengah, setelah melihat Zi tiba-tiba berlari sambil menangis.


Papa Zain pun ingin menyusul ke kamar sang putri, tapi ia urungkan ketika melihat om Jack masuk ke dalam rumahnya.


"Kamu?" tanya papa Zain yang pernah mengenal om Jack.


"Zi hampir saja di culik oleh orang suruhan Lucas, ketika dia sedang berada di rumah Coki,"


"Tuh kan Zain, pasti ini ada hubungannya dengan Coki," sambung papi Jona. "Untuk keamanan Zi, lebih baik kamu batalkan pernikahan Zi dan Coki,"

__ADS_1


Bersambung...........


__ADS_2