Menikahi Calon Mertua

Menikahi Calon Mertua
36 > Ke Gep Mertua


__ADS_3

Kenan dan juga orang tuanya menuju bandara mereka dengan menunggu jadwal penerbangannya.


Kenan mengirimkan pesan pada Alice.


Kenan


โœ‰Sayang, Om sudah mau pulang ni.


**


Alice sedang bercerita dengan Riska sesudah makan malam, mereka tidur berdua di kamar tamu Alice melihat pesan dari Kenan.


Om Kenan


โœ‰ Sayang, Om sudah mau pulang ni.


" Eh, kok om Ken kirim pesan dia sudah mau pulang, kan katanya dua hari." ucap Alice yang menatap layar ponselnya.


"Serius lo Ce. Gue pulang deh." ucap Riska yang melihat Alice.


"Yau sudah deh, di anterin sama supir aja ya?" ucap Alice. Riska langsung berkemas ia pulang di antar supir Kenan.


Setelah kepergian Riska Alice kembali kedalam kamar miliknya dan juga Kenan dan Alice tertidur.


Kenan sudah berangkat dari kota B jam 10 dan sampai kota A jam 12 malam, mereka langsung pulang dan di jemput oleh supir Kenan.


Sesampainya mereka Ibu Kenan dan yulia langsung beristirahat di kamar tamu, Kenan langsung masuk dan terlihat Alice sedang tertidur.


Kenan perlahan memeluk Alice agar Alice tidak terbangun.


"Om sangat rindu pada mu sayang..." Kenan mulai mencium seluruh wajah Alice hingga Alice terbangun.


"Om, sudah pulang." ucap Alice dengan suara serak kas orang baru bangun tidur.


"Maaf sayang, sudah membuat mu terbangun."ucap Kenan.


"Tidak apa Om."ucap Alice. Kenan langsung mencium gadis itu.

__ADS_1


"Eump ... Om."ucap Alice sungguh saat ini ia sangat menikmati sentuhan dari Kenan.


Kenan mulai nakal ia mencium leher Alice hingga meninggalkan jejak kepemilikan di sana dan seluruh leher Alice penuh.


Tangan Kenan perlahan membuka baju Alice hingga memperlihatkan dua gunung kembar milik Alice.


Kenan bermain dengan gunung Alice dan tangan nakalnya mulai meraba di dalam celana Alice.


"Om ... "ucap Alice dengan suara yang berat.


"Om akan pelan-pelan sayang, Om sudah tidak tahan lagi ni." bisik mesra Kenan di telinga Alice.


Alice menyetujui karena ia sudah terangsang akan perlakuan Kenan. Tidak tunggu lama lagi Kenan langsung memasukan kejantanannya dan Alice menjerit kesakitan.


"Aahk sakit Om ... hiks ... hiks ... "Alice merasa sakit dikarenakan ia sudah lama tidak berhubungan dengan Kenan.


"Tahan sedikit saja sayang." bisik Kenan ia mulai melajukan kejantanannya, lama-lama Alice sudah tidak merasakan sakit. Dan ia merasakan hal yang sangat nikmat.


D e s a h a n mulai memenuhi ruangan kamar mereka, Kenan menyuruh Alice memimpin permainan untuk yang pertama kalinya Alice melakukannya.


Kenan membetulkan posisi Alice ia mulai melajukan kejahatannya, tak terasa ia bermain hingga jam 3 pagi setelah ia sampai puncak ia tertidur dengan sangat pulas.


**


Pagi Ibu Kenan sudah terbangun, ia bergegas menuju dapur terlihat Bik Iyem sedang membuat sarapan.


"Bik, sudah lama tidak bertemu."ucap Ibu Kenan. Bik Iyem terkejut melihat Ibunya Kenan ia langsung mematikan kompor lalu ia berlari memeluk Ibunya Kenan.


"Nyonya Nafisa, saya sangat merindukan Nyonya." ucap Bik Iyem yang memeluk Ibu Kenan.


"Sama Bik."ucap Bu Nafisa dengan tersenyum.


"Kapan Nyonya sampai?" ucap Bik Iyem yang sudah melepaskan pelukannya.


" Tadi malam jam 12 lewat Bik."ucap Bu Nafisa ia duduk di bangku yang berada di meja makan.


"Pantas saya tidak tau Nyonya."ucap Bik Iyem ia bergegas mengambilkan teh untuk Bu Nafisa.

__ADS_1


"Oh Iya Bik. Kenan belum bangun?" ucap Bu Nafisa yang melirik kanan dan kiri.


"Belum Nyonya, biasanya sih pak Ken cepat bangun?"ucap Bik Iyem yang melanjutkan memasaknya.


"Aku ingin sekali bertemu dengan menantu Ku." ucap Bu Nafisa.


"Pergi saja ke kamarnya pak Ken Bu." ucap Bik Iyem.


"Iya juga Iya Bik, mana tau mereka sudah bangun." Bu Nafis langsung menuju kamar Kenan. Ia sudah sampai dan mengetuk pintu namun tidak ada jawaban.


Bu Nafisa langsung saja membuka pintu dan Kenan tidak menguncinya.


Cklek.!


Bu Nafisa melihat Kenan dan Alice di dalam satu selimut dan terlihat baju mereka berserakan di lantai.


Ya ampun Kenan, anak ini sungguh tidak tau malu bukannya mengunci pintu, sebaiknya aku pergi saja terlihat mereka sangat lelah ... Batin Bu Nafisa.


Bu Nafisa keluar dan ia pergi menuju kamar tamu ingin memanggil Yulia.


.


.


.


...****************...


Bersambung.


Hay, teman-teman jangan lupa tinggalkan jejak kalian semua ya.


Like Vote Favorit komen dan beri hadiah sebanyaknya.


Author sangat berterimakasih atas dukungan dari kalian semua.


I Love You semua.๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2