Menikahi Calon Mertua

Menikahi Calon Mertua
48 > Amira telah kembali


__ADS_3

Amira mendengar Bastia telah menikahi Saras ia sangat terkejut.


"Benarkah Ken?"ucap Amira.


"Benar pulanglah bersama ku, kau masi istriku."ucap Kenan melirik Amira.


"Tapi Ken, aku sudah lama menghilang?"jawab Amira.


"Tapi aku belum menceraikan mu."ucap Kenan yang memegang tangan Amira.


"Selama ini aku tidak berani pulang Ken."ucap Amira yang mengelus wajah Kenan dengan lembut.


"Em, papa sudah ... "ucap Kenan terputus. Kenan takut hendak memberi tau Pak Herawan sudah meninggal.


"Katakan Ken, papa apa?"ucap Amira cemas.


"Em, papa sudah meninggal Mira."ucap lirih Kenan. Amira langsung terjatuh Amira menangis sejadi-jadinya.


"Sudahlah mari pulang ke rumah kita."ucap Kenan ia lupa kalau dia sudah menikahi Alice.


"Baiklah Ken. tapi ... "ucap Amira terputus.


"Jangan takut, aku ada bersama mu."ucap Kenan tersenyum melihat Amira.


"Baiklah apa kau masih menganggap ku sebagai istri mu?"ucap Amira. Kenan langsung menghentikan langkahnya.


Ya ampun, aku lupa kalau aku sudah menikahi Alice... Batin Kenan.


"Tentu ... "ucap Kenan.


"Baiklah, kita akan meminta izin pada orang tua angkat ku, merekalah yang menolong ku."ucap Amira di sela-sela mereka berjalan.


Kenan hanya tersenyum mereka menuju rumah orang tua angkat Amira.


"Ayo Ken masuk, pasti bapak ada di dalam bersama ibu."ucap Amira ia menggandeng tangan Kenan dengan eratnya.


Sabar ya Alice, pasti kamu sedih Amira sudah kembali lagi.😭😭😭😭


Setelah mereka masuk terlihat Pak Budi dan Bu Desi sedang mengobrol di dalam, Kenan langsung Masuk.


"Bapak, Ibu."ucap Amira mereka langsung menoleh betapa terkejutnya mereka melihat Amira dan Kenan.


"Siapa dia Nak?"ucap Bu Desi.


"Saya, suami Amira Bu."ucap Kenan gugup.


"Benar Nak, ucapan pria ini?"ucap Bu Desi.


"Benar Bu, Kenan sudah mencari ku selama ini Bu."ucap Amira yang langsung berlari memeluk Bu Desi.


"Kenapa Kamu tidak mencari keberadaan istri mu sejak 10 tahun lalu?"ucap ketus Pak Budi, beliau sangat menyayangi Amira, sebab Pak Budi tidak memiliki anak.


"Maaf Pak, saya terlalu sibuk mencari uang untuk masa depan anak kami."ucap Kenan dengan cemas.


"Itu hanyalah alasan mu saja."ucap ketus Pak Budi pada Kenan.


"Sudah Pak, Amira akan pulang bersama Kenan, Amira rindu pada putra Amira."ucap lirih Amira.


"Baiklah Nak, Ibu dan Bapak tidak apa."ucap Bu Desi.


"Iyaa Nak, pulanglah bersama suami mu tapi jangan lupakan kami disini."ucap Pak Budi.

__ADS_1


"Tentu saja Pak."ucap Amira. Ia bergegas bersiap-siap Kenan hanya terdiam ia bingung ingin bicara apa pada Pak Budi dan Bu Desi.


Mereka bertiga hanya diam saja sampai Amira telah bersiap.


"Apa semua baik-baik saja?"ucap Amira cemas melihat mereka bertiga hanya diam saja.


"Tentu saja."ucap Kenan, Pak Budi, dan Bu bersamaan.


"Oh, ayo Ken aku sudah merindukan Bastian"ucap Amira.


Amira dan Kenan berpamitan kepada Pak Budi dan Bu Desi mereka sangat sedih, melihat putri angkat mereka pergi tak henti-hentinya, Bu Desi menangis hingga mobil Kenan sudah pergi jauh.


**


Alice merasa haus Alice bergegas bangun untuk mengambil Air mineral.


"Eh, dimana om Kenan?"ucap Alice setelah ia meminum air Bik Iyem lewat.


"Bik, lihat om Kenan?"ucap Alice.


"Tidak Non."ucap Bik Iyem dengan bingung.


"Oh, ya sudah Bik, mungkin ibu tau."ucap Alice dengan cepat Alice menuju kamar Bu Nafisa.


Tok.


Tok.


Tok.


"Masuk ... "ucap Bu Nafisa dari dalam.


Cklek.!


"Ibu lihat mas Kenan?"ucap Alice di depan pintu.


"Tidak, bukankah dia di Kantor?"ucap Bu Nafisa bingung.


"Tadi mas Kenan sudah pulang Bu, tapi entah kemana dia pergi ... "ucap Alice dengan cemas.


"Telfon saja Nak."usul Bu Nafisa pada Alice.


Alice bergegas menuju ruang tamu, Alice mencoba menelfon Kenan namu tidak ada jawaban.


Bu Nafisa menemani Alice di ruang tamu,Yulia keluar kamar dan Yulia melihat Alice berbolak-balik seperti setrika.


"Ada apa Kakak ipar?"ucap Yulia yang mendekati Alice.


"Ini mas Kenan tidak bisa di hubungi ponselnya."ucap Alice cemas.


"Oh, bukan kakak ada di Kantor?"ucap Yulia uang mendudukkan bokongnya di Sofa ia terus melirik Alice.


"Tadi kami pulang bersama selepas periksa kandungan."ucap Alice,Alice tidak hentinya mondar-mandir.


"Duduklah Kakak ipar jangan seperti setrika seperti itu."ucap Yulia yang menatap Alice.


"Baiklah ... "ucap Alice pelan setelah Alice dudu Alice mendengar suara mobil Kenan.


"Sepertinya itu suara mobil mas Kenan?"ucap Alice.


"Iya Kakak ipar."ucap Yulia.tak berselang lama Kenan masuk.

__ADS_1


"Mas ... "panggil Alice. Kenan langsung menghampiri Alice namun Alice terkejut melihat Amira di belakang Kenan.


"Amira!"teriak Bu Nafisa langsung berlari memeluk Amira.


Yah Tuhan, mengapa om Kenan membawa tante Amira pulang. Batin Alice.


Yulia langsung memeluk Amira, Kenan melihat perubahan wajah Alice Kenan bergegas menghampiri Alice.


"Sayang ... "ucap Kenan. Alice langsung berlari menuju kamar dengan keadaan menangis.


Kenan hendak mengejar Alice namun Amira memanggilnya."Ken, mengapa Alice ada di rumah kita?"ucap Amira.


Kenan Terdiam bagaimana ia harus menceritakan pada Amira ia telah menikahi calon menantunya.


"Karena merekah sudah menikah."ucap Yulia. Amira langsung terjatuh kelantai.


"Amira!"teriak Kenan ia menghampiri Amira dan membawa tubuh Amira ke sofa.


"Ken, mengapa kau tidak bercerita pada ku?"ucap Amira dalam isak tangisnya.


"Maaf Amira, aku tidak bermaksud untuk membuat kalian tersakiti."ucap Kenan dengan pelan.


"Mengapa Ken kau menikahi Alice?"ucap Amira.


"Maaf, Alice sekarang tengah hamil anak ku."ucap lirih Kenan.


"Sudahlah Nak, ayo istirahat di kamar ibu."ucap Bu Nafisa ia sangat senang akan kembalinya Amira. Kenan membawa Amira menuju kamar Bu Nafisa.


Setelah membawa Amira kedalam kamar, Kenan bergegas menuju Kamarnya ia ingin menjelaskan pada Alice.


Cklek.!


"Sayang."ucap Kenan ia segera menghampiri Alice di tempat tidur.


"Mas mengapa?"ucap Alice dalam isak tangisnya.


"Maaf."ucap Kenan pelan.


Alice tidak hentinya menangis ia sangat sedih dan kecewa pada Kenan.


.


.


.


...****************...


Bersambung.


Aduh gimana ni, Amira ternyata masi hidup dan kembali, bagaimana Alice dan Kenan ya.


Apa mereka masih bisa hidup bahagia.


Kita apain ya Amira gimana ni teman-teman.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.


Like Vote Favorit komen dan berikan hadiah sebanyaknya.


I Love You semua.😙

__ADS_1


__ADS_2