Menikahi Calon Mertua

Menikahi Calon Mertua
51 > Memeriksa kandungan


__ADS_3

Kenan masuk kedalam kamar utama bersama Amira mereka duduk di bibir ranjang.


"Ken, mengapa kau ingin mencari ku?"ucap Amira.


"Karena ibu dia yakin kau masi hidup selama ini."ucap Kenan.


"Aku ingin kau menyentuh ku."ucap Amira yang mulai mendekati Kenan.


Seketika Kenan teringat perselingkuhan antara Amira dan Pamannya.


"Hentikan! Amira, maaf aku tidak bisa menyentuh mu aku tidak bisa."ucap Kenan bergegas pergi meninggalkan Amira.


Sial. Kenapa Ken kau tidak bisa melupakan kejadian itu ... Batin Amira.


Kenan pergi ia segera melajukan mobilnya menuju rumah Azi ia ingin membujuk Alice.


Setelah 30 menit Kenan telah sampai.


Kenan tidak ingin Azi mengetahui


kedatangannya, ia berfikir akan masuk lewat jendela kamar Alice sebelum itu Kenan mengintip jendela kamar Alice.


Kenan melihat Alice sedang tidur Kenan perlahan membuka jendela dan berhasil ia membukanya, Kenan langsung masuk.


"Sayang ... "ucap Kenan pelan. Alice terkejut mendengar orang masuk dan ia membuka matanya.


"Mas ... "ucap Alice dengan keras, Kenan langsung menutup mulut Alice menggunakan bibirnya.


"Maaf sayang, jangan kuat-kuat nanti Azi melihat kita."bisik Kenan di telinga Alice.


"Pergilah Mas, Alice tidak ingin melihat Mas ada disini."ucap Alice ketus.


"Maaf Mas akan menceraikan Amira percayalah."ucap kenan. Alice tersenyum.


"Benar Mas?"ucap Alice tidak percaya secepat ini ia bisa membuat Kenan memilihnya.


"Benar, mau bukti?"ucap Kenan tersenyum nakal.


"Bukti apa?"ucap Alice bingung.


"Bukti seperti ini."Kenan langsung menyambar bibir Alice.


"Mas ...Aahhk"Kenan tidak berhenti ia terus menyusuri setiap inci tubuh Alice. Kenan juga meninggalkan banyak tanda kepemilikannya.


"Maukah kamu melayani Mas?"ucap Kenan dengan suara yang berat.


Alice tersenyum malu-malu jujur ia sangat menikmati setiap sentuhan dari Kenan Alice terbuai.


"Tentu ... "jawab Alice.


Kenan tersenyum ia melanjutkan aksinya hingga mereka melakukan kegiatan panas bersama.


Setelah beberapa jam mereka berolahraga panas dan mereka setelah selesai.


"Mas ... "ucap Alice dengan suara yang lembut karena dia terlalu lelah.

__ADS_1


"Iya, ada apa?"ucap Kenan lembut.


"Mas, berjanji kan bahwa Mas akan meninggalkan tante Amira?"ucap Alice cemas.


"Benar sayang, tenang saja."ucap Kenan. Alice tersenyum dan tertidur.


Kenan dan Alice tertidur dan saling memeluk Alice sangat menyukainya, hati Alice telah terbuka untuk Kenan.


Azi terbangun di tengah malam ia langsung menuju kamar putrinya, saat Azi melihat Aliya ternyata Aliya sudah tertidur. Azi bergegas menuju Kamar Alice.


Saat Azi membuka kamar Alice.


Cklek.!


Azi sangat terkejut melihat Kenan dan Alice tidur dalam satu selimut bersama dan pakaian mereka berserakan.


Azi perlahan masuk ia menyenggol tubuh Kenan dan Kenan terbangun.


"Azi ... "ucap Kenan terkejut.


"Ikut dengan ku keluar."bisik Azi langsung keluar.


Mampus ketahuan sama ayah mertua ... Batin Kenan.


Kenan memunguti bajunya dan memakainya, ia bergegas menuju luar dan mencari Azi Kenan melihat Azi di ruang tamu Kenan menghampirinya.


"Ada apa?"ucap Kenan.


"Dasar! kau brengsek, sudah membuat putriku bersedih dan sekarang kau menidurinya."ucap Azi ketus.


"Putrimu yang menginginkannya."ucap Kenan santai.


"Aku akan menceraikan Amira Zi."ucap Kenan.


"Sebelum kau benar-benar berpisah dengan wanita ular itu, jangan mimpi bisa membawa putriku."ucap Azi ketus dan berlalu pergi masuk kamarnya.


Dasar tua bangkah, kalau bukan mertua sudah ku hajar dia. Batin Kenan.


Kenan Melihat Azi pergi ia bergegas masuk kembali kedalam kamar dan ia melanjutkan tidurnya.


****


Beberapa bulan kemudian.


Kenan dan Amira sudah bercerai kini kehamilan Alice sudah memasuki usia ke 6 bulan, Kenan dan Alice sangat bahagia menjalani hari-hari mereka.


Ibu dan Adik Kenan sudah kembali ke Kota B. Dan Amira melanjutkan bisnis Papanya di Kota A dan Bastian.


Alice sangat senang akan kehamilannya, dua bayi kecil yang didalam perut Alice sudah mulai bergerak-gerak. Kenan sangat bahagia tidak lama lagi ia akan menjadi seorang Ayah.


Alice sangat menikmati kehamilannya, ia tidak banyak keluhan selama kehamilannya saat ini ia juga jarang sakit.


Pagi ini Alice akan memeriksakan kehamilannya, Kenan dan Alice sangat senang dikarenakan kali ini mereka akan mengetahui jenis kelamin anak mereka.


"Sayang, apa sudah selesai, Mas tidak sabar akan mengetahui jenis kelamin anak kita."ucap Kenan sangat bersemangat.

__ADS_1


"Sabar Mas, Alice sangat susah berjalan karena perut Alice sangat besar."ucap manja Alice, perubahan badan Alice sangat terlihat perut yang sangat besar dan tubuh Alice sudah membesar.


"Ayo naik kursi roda ini."ucap Kenan yang mendorong kursi roda.


"Terimakasih Mas ... "ucap Alice ia langsung naik dan Kenan mendorongnya.


Alice dan Kenan berangkat menaiki Mobil selama 15 menit perjalanan mereka telah sampai.


Kenan mendorong kursi roda Alice menuju ruang Dokter kandungan, mereka sudah membuat janji untuk memeriksakan kandungan Alice. Alice dan Kenan masuk.


"Pak Kenan, mari kita periksa Bu Alice dulu."ucap Dokter Kandungan dan Alice naik tempat tidur lalu Dokter melakukan USG.


"Dok, gimana anak-anak kami sehat?"ucap Kenan cemas.


"Sehat Pak, ada keluhan Bu Alice?"ucap Dokter pada Alice dan Kenan.


"Tidak ada Dok, em sekarang sudah berapa bulan Kehamilan saya Dok?"ucap Alice.


"Sudah memasuki dua puluh empat minggu Bu."ucap Dokter.


Dokter menjelaskan keadaan calon anak kenan dan Alice, banyak sekali pertanyaan Kenan kepada Dokter, sedangkan Alice hanya menyimak saja hingga Kenan terdiam ia banyak sekali bertanya.


"Maaf Dok, saya banyak sekali bertanya ... "ucap Kenan di susul gelak tawanya.


"Tidak apa Pak, itu wajar saja karena masa kehamilan tidak setiap bulan."ucap Dokter.


"Iya Dok, kalau jalan kelahiran yang sangat aman apa ya Dok?"ucap Kenan.


"Karena Bu Alice hamil kembar, saya sarankan Caesar Pak, karena kalau normal sangat beresiko."jelas Dokter.


"Saya pilih yang terbaik saja Dok untuk anak dan Istri saya."ucap Kenan.


Kenan teringat akan jenis kelamin anaknya.


"Dok, jenis kelaminnya apa ya?"ucap Kenan penasaran dan Alice juga sama.


Dokter tersenyum."Jenis kelaminnya ... "


.


.


.


...****************...


Bersambung.


Kira-kira,🤔 jenis kelamin anak Kenan apa? ya teman-teman.


Ada yang tau gak ni, Author penasaran banget ni. gimana kalian penasaran gak.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya.


Like Vote Favorit komen dan hadiah.

__ADS_1


Jangan lupa komen,biar Author semangat Update.💪


I Love You semua.😘


__ADS_2