
Setelah mereka sampai apartemen Joni, Aliya tidak turun dari mobil ia tetap didalam mobil saja. Setelah kepergian Joni Aliya memesan sarapan untuk Joni.
15 menit kemudian.
Makanan yang di pesan oleh Aliya sudah sampai namun Joni tak kunjung datang hingga Aliya masuk kedalam, saat Aliya berada di depan pintu ia mengetuk pintu apartemen Joni namun tak ada jawaban.
Kemana dia sebaiknya aku masuk saja. Batin Aliya.
Saat Aliya masuk pintu tidak di kunci oleh Joni Aliya masuk kedalam dan ia tidak melihat adanya Joni.
"Jon, Joni .... Jon, dimana kau!"Aliya berteriak ia masuk kedalam kamar Joni terlihat Joni sedang tidur pulas.
Ya ampun dia tidur, setelah sekian lama aku menunggunya di bawah dia disini tertidur pulas. Batin Aliya.
Perlahan Aliya mendekati Joni ia duduk di samping tubuh Joni, Aliya perlahan menggoyangkan tubuh Joni.
"Jon ... "
Perlahan Joni membuka matanya saat ia merasakan ada orang yang menggoyang tubuhnya, Joni melihat Aliya di hadapannya ia langsung bangun dan duduk.
"Maaf ... aku tadi tertidur pasti kau lama menungguku?"ucap Joni lemas.
"Jon, pasti kau sangat lelah bukan?"ucap Aliya.
"Tidak, ayo kita pergi."ucap Joni yang menatap wajah Aliya.
"Tunggu dulu, kau saran dulu aku sudah membelikan sarapan untuk mu."
Aliya bergegas mengambil kotak nasi yang ia taruh di meja tadi ia mengambil air minum untuk Joni.
"Terimakasih Aliya kau sudah membelikan sarapan untukku."ucap Joni.
"Ya sama-sama aku sedang berbaik hati denganmu, maaf selama ini aku tidak sopan telah memanggil mu dengan sebutan nama saja."ucap Aliya.
"Kau sehat?"
Joni menghentikan memakan nasi ia menatap wajah Aliya.
"Aku sehat Kak Joni."
"Ya ampun, sebaiknya kita pergi ke rumah sakit saja."
Joni memenangi dahi Aliya dan Aliya langsung menempis tangan Joni.
"Aku sehat Kak, bukankah umurku lebih mudah dari Kakak?"ucap Aliya.
"Baiklah, terserah padamu saja."ucap Joni yang melanjutkan memakan makanannya.
Setelah Joni selesai makan mereka langsung pergi menuju gedung pernikahan Kenan dan Alice, setelah mereka sampai mereka langsung mengerjakan tugas mereka masing-masing.
.
.
__ADS_1
.
Pada hari minggu ini Alice dan Kenan mereka membawa si kembar untuk berjalan-jalan di taman, mereka juga membawa para pengasuh si kembar sebab Alice sangat kerepotan kalau membawa si kembar sendirian.
Mereka sedang duduk di tikar yang berada di bawah pohon besar suasana yang sangat sejuk dan nyaman, Alice sedang membuat minuman untuk Kenan ia membuatkan kopi susu untuk Kenan.
"Papa minumlah kopi ini." Alice memberikan kopi buatannya kepada Kenan.
"Terimakasih Mama."ucap Kenan.
"Disini sangat sejuk dan nyaman ya Papa."ucap Alice yang sedang menikmati sejuknya angin disana.
"Benar, bahkan si kembar sangat anteng dan nyaman."ucap Kenan.
"Papa setelah kita mengadakan resepsi pernikahan, apa kita akan pergi berbulan madu?"ucap Alice.
"Tentu saja, kita kan pergi berdua tanpa ada si kembar selama satu minggu."ucap Kenan.
"Mama tidak bisa meninggalkan mereka selama itu Papa."ucap Alice.
"Tenang saja, Papa akan mengurus semuanya."ucap Kenan.
"Baiklah Mama percaya pada Papa."ucap Alice.
Kenan dan Alice bermain bersama anak-anak mereka yang sudah semakin gemas dan sudah mulai membesar, mereka bermain hingga sore hari dan mereka bergegas pulang sebab si kembar sudah mulai kelelahan.
.
.
Aliya beristirahat sejenak ia akan pulang sebentar lagi ia menunggu Joni yang masih mengerjakan pekerjaannya.
"Kak Joni, ayo kita pulang besok akan kita kerjakan lagi."ucap Aliya yang memperhatikan Joni sejak setengah jam lalu.
"Baiklah, besok aku ada meeting penting bersama ayahmu."ucap Joni.
Mereka mulai masuk kedalam mobil Aliya menatap wajah Joni saat Joni tengah mengemudikan mobilnya.
"Kenapa menatap wajah ku seperti itu?"ucap Joni.
"Tidak ada hanya saja wajahmu sangat kusam Kak."ucap Aliya.
Joni langsung melihat wajahnya di kaca mobil ia melihat wajahnya baik-baik saja.
Aku yakin pasti dia sangat menyukai aku, tapi maaf Aliya aku tidak menyukai mu sebab kau tidak seperti Alice. Batin Joni.
"Kak, bisakah kita makan malam berdua?"ucap Aliya.
"Tentu saja kau pasti lapar bukan?"ucap Joni yang tersenyum melihat wajah Aliya.
"Aku tidak lapar hanya saja aku ingin makan."ucap Aliya yang membuang pandangannya kearah jendela mobil.
Joni memarkirkan mobilnya di cafe ia sangat menyukai cafe tersebut sejak lama, setelah mereka masuk terlihat seorang gadis cantik menghampiri mereka.
__ADS_1
"Hay Kak, sudah lama tidak datang."ucap Zahra.
"Iya, Kakak sengat sibuk belakangan ini."ucap Joni sambil tertawa.
Mengapa mereka sangat akrab. Batin Aliya.
"Kakak pesan seperti bisa dan dua porsi, Kakak duduk dulu."ucap Joni yang menarik tangan Aliya menuju bangku yang kosong.
Mereka duduk berhadapan Aliya hanya diam saja sejak masuk kedalam cafe.
Kenapa dia dari tadi diam saja. Batin Joni.
Zahra membawakan pesanan Joni ia lagi-lagi tersenyum dan tertawa kecil bersama Joni membuat Aliya kesal.
Kenapa mereka sangat dekat dan sangat mesra apa dia kekasih Joni. Batin Aliya.
Setelah mereka selesai makan Aliya dan Joni bergegas pulang menuju rumah Azi setelah sampai Aliya langsung turun ia tidak mengatakan apapun.
Joni sangat heran melihat perubahan sikap Aliya terhadapnya, Joni langsung bergegas pergi menuju apartemennya ia sangat lelah sebab selama dua hari ini ia terus bekerja.
Setelah sampai apartemen Joni langsung mandi setelah selesai mandi ia mengenakan pakaian santai dan langsung tertidur pulas, saat ia tertidur ia terkejut akan ponselnya yang berdering ia langsung menerima panggilannya.
"Halo ini siapa?"ucap Joni dengan sangat lemas.
"Ini aku Kak, apa Kakak sudah tidur?"ucap Aliya.
"Sudah Aliya, ada apa sayang apa kau merindukan aku?"ucap Joni.
"Cik. Tidak sudi aku, aku hanya ingin mengatakan kalau besok pagi aku akan bekerja dan Kakak bisa datang saat sudah pulang bekerja saja."ucap Aliya.
"Baiklah sayang, kau tidak keberatan bukan?"ucap Joni.
"Kak waktu kita hanya dua minggu saja."ucap Aliya.
"Baiklah sayang, bisakah Kakak tidur kembali?"ucap Joni.
"Baiklah tidur lagi aku tutup telfonnya."
Aliya langsung memutuskan sambungan teleponnya dan ia melekatkan ponselnya di atas meja.
"Sayang, sangat manis bukan."ucap Aliya.
.
.
.
Bersambung.
Hay, teman-teman jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.
Like Vote Favorit komen dan berikan hadiah sebanyaknya, jika kalian punya saran dan kritikan komen saja.
__ADS_1
Author sangat berterimakasih atas dukungan dari kalian semua.