Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
03


__ADS_3

Selamat membaca para readers đź’ž


Senja mulai terlihat diatas sana, Kayla masih sibuk berkutat di dapur menyiapkan untuk makan malam keluarga kecil nya, dan Safa masih setia bermain menemani sang mamah, anak manis itu tau mamah nya sedang sibuk di dapur, maka dia akan bermain dengan mainan kesayangan nya.


“Mahh, mamahhh, au inumm”


Kayla tersenyum mendengar anak nya yang belum bisa berbicara dengan jelas, dia menghampiri sang anak,lalu ber jongkok di hadapan sang anak.


Kayla mengelus rambut Safa “anak Sholehah mamah mau minum?” Safa mengangguk dan menyodorkan gelas minum yang memang di khusus kan untuk nya.


Kayla mengisi gelas minum Safa dengan air putih dan memberikan nya pada Safa “anak mamah tunggu disana ya, mamah sebentar lagi selesai masak nya, oke” Kayla membentuk tangan nya seperti huruf O.


Safa mengangguk dan meniru tangan sang mamah yang membentuk huruf O seraya berkata “okeh mah okeh”


Lagi lagi Kayla dibuat tertawa dengan tingkah Safa. Melihat Safa rasa nya hati nya tenang dan tentram.


...🌸🌸🌸...


Makan malam kali ini sama seperti makan malam sebelumnya, hanya saja Kayla lebih banyak termenung, dan Reyhan sibuk dengan hp nya. Memang beberapa bulan terakhir Kayla merasakan hal yang tidak enak di hati nya setiap kali melihat suami nya memainkan hape nya. Hanya saja Kayla tidak mau asal menuduh hal yang bukan bukan pada suami nya itu tanpa bukti yang jelas dan nyata.


“Mas sudah selesai makan Kay” lalu Reyhan beranjak dari kursinya setelah mencium Safa .


“Mas, aku titip Safa sebentar ya, aku mau cuci piring dulu”

__ADS_1


“Hmm, iya tenang saja, biar Safa sama mas saja” walau menjawab tapi mata nya masih terfokus kan pada hape di tangan nya.


Setelah 5 menit berlalu tiba-tiba terdengar suara Safa menangis, Kayla berlari untuk menghampiri anak nya.


Kayla terkejut karna melihat kepala anak nya ada di bawah kolong kursi.


“Mass, ya Robb, ko bisa kepala Safa masuk kesitu?” ucap Kayla dengan nada yang terdengar sangat mengkhawatirkan anak nya.


Kayla mengambil Safa dan menyu*ui nya saat itu juga.


“Mas gatau Kay, tadi lagi main bola di situ, tiba-tiba aja nangis dan Uda masuk ke situ kepala nya” dengan enteng nya Reyhan menjawab seperti itu.


“Mas bilang gatau? Kok bisa? Kan aku tadi titip kan Safa sama mas” Kayla menarik nafas sekejap “apa mas ga menjaga dan mengawasi Safa sampai sampai mas gatau kenapa Safa bisa masuk ke situ?” Kayla berbicara dengan nada pelan, tidak mau menyinggung suami nya itu.


Kayla memegang tangan Reyhan “ Kay ga nyalahin mas, Kay Cuma nanya aja mas” tutur Kayla dengan lembut.


“La, Ola, awah mah Ola” Safa sudah selesai men*usu dan menunjuk nunjuk ke bawah kursi.


Mas Reyhan mengelus kepala Safa “anak papah mau apa?”


“Ola pah Ola”


“ya ampun , bola ya sayang?” tanya Kayla dan di jawab anggukan oleh Safa.

__ADS_1


Reyhan mengambil bola yang ternyata ada di bawah kursi.


“Ternyata Safa mau ngambil bola, pantesan dia masuk ke bawah kursi” batin Reyhan ber monolog.


“ini sayang?” Reyhan memberikan bola nya pada Safa dan Safa tersenyum senang.


“Apa mas gatau bola Safa masuk ke bawah kursi?” tanya Kayla.


“mas gatau Kay, cuma emang tadi Safa panggil pangil mas, cuma mas kira Cuma manggil doang” jawab Reyhan.


Kayla menghela nafas nya kasar “lain kali jangan gitu ya mas, Safa masih kecil, dia mungkin tadi manggil mas karena mau minta tolong”


“Iya Kay iya, Uda lah ya, Uda kejadian juga kan” dan Reyhan berlalu begitu saja.


Kayla terheran-heran, karena biasa nya jika menyangkut tentang Safa Reyhan selalu memberi perhatian lebih, tapi saat ini? Kayla sungguh tak mengerti suami nya sekarang ini.


~


~


~


Makasih banyak untuk yang Uda berkenan membaca karya aku yang pertama, semoga suka ya đź’ž tencuuuu somacc pokoknya mah, lop yu ol đź’ž

__ADS_1


__ADS_2