
Happy Reading ya Readers
...πΈπΈπΈ...
Seketika keadaan menjadi hening saat mendengar kata kata yang mami ucap kan, tidak terkecuali Kayla. Dia mulai bertanya tanya apa kah jangan jangan keluarga Reyhan mengetahui hubungan antara Reyhan dan Tia.
Mami masih menggenggam tangan Kayla, mata nya menyiratkan rasa sedih, lalu pandangan mata tertuju pada Tia " jangan membicarakan hal yang akan malah membawa petaka " mami menjeda ucapan nya, lalu melirik papi " dan jangan berandai andai dengan hal yang belum pasti, syukuri apa yang ada pada kita saat ini "
Mami beranjak, lalu " Tia maaf,sebaik nya kamu pulang saja ya , ini sudah sore, apa kamu tidak khawatir meninggalkan anak anak mu di rumah dalam waktu yang lama? bahkan Kayla tidak bisa meninggalkan Shafa dalam waktu yang lama " ucap mama terdengar aga ketus di telingan Kayla.
Tia melongo, terkejut dan wajah nya terlihat merah, mungkin Tia merasa malu mendengar kata kata mami.
" ehhmm oh iya mih , maaf ya mih jadi lupa waktu nih kalo ngobrol di rumah papi " ucap nya.
' kalo ngobrol di rumah papi, berarti Tia sering datang kesini? ' tanya Kayla dalam hati
Tia beranjak dan mengaitkan tas di bahu nya " ya udah pih Tia pamit dulu ya, nanti Tia bawa in cheesecake buat papi kalo Tia kesini lagi "
" waduh enak banget itu cheesecake nya Ti, tau aja kalo papi ketagihan " ucap papi.
Deggg
' berarti benar Tia sering berkunjung kesini, tapi kenapa aku bisa gatau, padahal aku rutin juga datang ke rumah mertua ku ini '
" Tante Tia pamit ya "
" Hmm iya "
" bang Rendi makasih ya atas undangan nya "
" iya Tia sama sama, ga usah sungkan lah, kayak ke siapa aja kamu tuh "
Tia hanya tersenyum menanggapi ucapan bang Rendi.
" mas aku pulang dulu ya " pamit Tia pada Reyhan
" Hmm hati hati " ucap Reyhan lalu tersenyum
" iya , terimakasih "
" mhhh aku pulang dulu ya Kay "
" iya hati hati mba TIA " Kayla berkata dengan menekankan nama Tia.
Tia pun melangkah keluar dari rumah itu, dan berlalu begitu saja, hanya papi dan bang Rendi yang mengantar kepergian Tia hingga ke gerbang depan .
Kayla menghampiri Shafa yang sedang bermain bersama Nisa dan Rama di kamar Nisa .
" mami itu apa apa an sih, kasian Tia dia masih betah disini Uda di suruh pulang aja. "
" mami heran sama papi, kenapa sih papi kayak gitu "
__ADS_1
" gitu gimana sih mih, yang ada juga mami yang aneh, tiap Tia kesini mami selalu ketus sama dia "
" iya mih, heran papi itu, padahal kan mamih tau Tia itu baik, orang berada, apalagi dulu dia itu adalah wanita yang Reyhan suka "
" astaghfirullahala'adzim, papih itu ya mulut nya, itu tuh masa lalu pih masa lalu, Reyhan sekarang uda sama Kayla, mami rasa Kayla lebih baik dari Tia, Kayla Sholehan dan hati nya juga lembut "
" ckkk " papi mendecak " halahhh yah emang Kayla baik dan sholehah cuma papi ngerasa dia itu terlalu muda, kekanak kanakan, kurang mandiri, beda sama Tia, dewasa, tangguh, pinter usaha lagi "
" YaAlloh papi, kedewasaan ga bisa dilihat dari usia pih, walau Kayla lebih muda tapi pikiran nya lebih dewasa dari pada usia nya "
" tanteeee " panggil Nisa.
" aduh kaget tante sayang, ada apa? " tanya Kayla.
Yahh, Kayla mendengar perdebatan antara papi dan mami mertua nya itu, niat nya Kayla ingin mengambil tas nya di sofa tadi, tapi ternyata malah di suguhkan perdebatan antara papi dan mami mertua nya itu, sehingga Kayla hanya mencuri dengar di balik tembok penghubung ruang tamu dan ruang keluarga.
Kayla sedikit terkejut saat mendengar papi nya ternyata lebih menyukai Tia dibanding dengan nya, kalo soal penilaian papi terhadap Kayla dia memang sudah tau, karena sebulan setelah pernikahan nya dengan reyhan dulu papi pernah secara terang terang mengantakan bahwa Kayla masih muda, pasti belum bisa apa apa,tidak bisa masak, tidak dewasa dan lain semacam nya, namun beda nya saat dulu papi mengatakan itu Reyhan membela nya, Reyhan mengatakan bahwa hal hal semacam itu bisa belajar, dan kedewasaan tidak dilihat dari usia, tadi barusan Kayla melihat Reyhan hanya mendengar perdebatan kedua orangtua nya itu.
...πΈπΈπΈ...
Setelah solat isya dan makan malam yang terasa canggung akhir nya Kayla dan Reyhan pamit untuk pulang.
author mau ngasih tau dulu nih, jadi jarak rumah Kayla ke rumah mertuanya itu sekitar 1jam, dan jarak dari rumah Kayla ke rumah orang tua nya nya hanya sekitar 45 menit, dan rumah orangtua Kayla sebenar nya lebih dekat ke kantor Reyhan ya, dan Kayla serta Reyhan secara rutin mengunjungi dua pasang orangtua nya itu ya.
Takdir yang kau beri , menguji hati ku
Terasa menyesakkan, kehilangan ini
Bahwa cinta yang sebenar cinta
Hanya ada satu
Karena kehilangan ini
Ku mampu mendekat,
kepada Mu...
Saat Kayla duduk di sofa ruang tv terdengar suara lagu yang di jadikan Kayla sebagai nada dering nya, pertanda ada panggilan masuk dalam hape nya.
" siapa ya ? " Kayla bertanya tanya karena ternyata panggilan itu dari nomor yang tak di kenal nya .
Kayla menggeser ikon berwarna hijau.
" Hallo assalamualaikum " ucap Kayla.
" Hallo, waalaikumsalam "
Deggg
Walau baru bertemu 2 atau 3 kali tapi Kayla cukup tau dengan suara ini, yah, ini Sura Tia, wanita yah tadi turut hadir di rumah mertua nya .
__ADS_1
" hallo Kayla, ini aku Tia, emhh aku ganti nomor"
" ada apa? kenapa menghubungi ku? "
" Kamu pasti merasa aneh kan, kenapa aku tadi ada disana, jadi beberapa minggu yang lalu saat sakit ginjal ku kambuh Reyhan datang melihat ku "
Kayla terdiam, dan terkejut, karena diam diam Reyhan masih bertemu dengan Tia di belakang nya .
" dan saat itu Reyhan bilang, kalo kata nya kamu minta waktu untuk berfikir akan mengijinkan Reyhan menikahi ku atau tidak "
Jederrrrrrrr
' apa lagi ini yaAlloh ' jerit Kayla dalam hati
" maaf mba, tadi mba bilang apa? " tanya Kayla ingin memastikan bahwa ia tidak salah dengar.
" mas Reyhan bilang katanya kau meminta waktu untuk berfikir akan mengijinkan kami menikah atau tidak "
" ckkk, maaf ya mba, tapi kamu seperti nya udah di bohongi sama mas Reyhan, aku ga pernah loh bilang kayak gitu sama mas Reyhan "
" masa sih kay, tapi mas Reyhan berkali kali meyakinkan ku loh, kalo kamu ga percaya liat aja historis chat antara aku sama mas Reyhan "
" mba kamu jangan mengada ngada ya "
" Kay kalo kamu ga percaya kamu cek aja sendiri di hape nya mas Reyhan "
Kayla terdiam, lalu ucapan Tia di seberang sana membuyarkan lamunan nya .
" oke sekarang mending kamu cek aja dulu, bilang aja aku yang suruh, aku tutup ya, bye "
tuttttt tutttttt tutttttt
Suara itu pertanda bahwa sambungan telepon sudah terputus.
Kayla masih melongo tidak percaya.
Ceklekkkk
Pintu kamar terbuka , menampakkan Reyhan dari balik pintu itu.
" mas barusan mba Tia telpon ke aku, dia minta aku ngecek hape mu, dia minta aku cek historis chat kalian "
Deggggggg
' gimana ini, mati lah aku belum hapus chat ku sama Tia kemarin kemarin '
~
~
~
__ADS_1
semoga para readers ga bosen ya baca nya π dan othor juga ga akan bosen buat ngingetin para readera untuk like, komen dan masukan dalam favorit karya othor ini ya guys , terimakasih πππ