Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
57


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


~


~


Kayla kembali duduk di bangku nya tadi. Ternyata persidangan yang di buka untuk umum tadi sudah menemukan titik terang nya, dan beberapa saat lagi kasus yang ia ajukan akan segera dimulai.


Hakim dan juga para jajaran nya sudah sejak tadi berada di depan.


" Kami minta untuk korban dan terdakwa menempati tempat yang sudah kami sediakan " ucap pak hakim.


Kayla di dampingi oleh Amran mulai menempati tepat yang sudah di sediakan, dan tak lama setelah itu muncul lah Tia dari arah seberang nya, wajah nya pucat, badan nya sedikit kurus, dan penampilan sangat tidak terurus.


" Baik, saudari Tia Permatasari anda telah di laporkan dengan dugaan kejahatan berencana, sehingga menghilangkan satu nyawa yang saat itu masih berada di dalam kandungan. Dan saudari Kayla Nazia Yumna anda adalah orang sudah melaporkan hal itu, yang berarti juga disini di anggap sebagai korban ... "


" Saudari Tia apakah benar anda telah melakukan kejahatan berencana terhadap saudari Kayla? dan apakah benar anda menyuruh orang lain untuk mencelakai saudari Kayla ? " ucap jaksa penuntut umum pada Tia.


" Tidak pak tidak, saya tidak bermaksud untuk melakukan hal itu, dan saya juga tidak pernah menyuruh orang untuk mencelakai nya " ucap Tia berbohong.


Kayla menggeleng kan kepala nya saat tia tidak mengakui perbuatannya.


" Apakah anda punya bukti untuk menyangkal tuduhan yang di arahkan pada anda saudari Tia ? " kali ini Amran selaku kuasa hukum Kayla yang berbicara.


" Saat itu saya sedang bersama dengan suami saya, jadi mana bisa saya mencelakai nya, saya sungguh tidak mencelakai nya "


" Ya , mungkin anda tidak mencelakai nya secara langsung, namun anda menyuruh orang lain untuk mencelakai nya saat itu, dan berbicara tentang suami, bukan kah saat itu anda merupakan isteri kedua, dan client saya adalah isteri pertama nya, bisa saja anda cemburu sehingga anda melakukan hal itu " Amran terus menyudutkan Tia.


" Apakah anda punya bukti jika saya menyuruh orang untuk mencelakai dia " ucap Tia menunjuk ke arah Kayla.


" Saya memiliki bukti nya pak hakim " Amran mengambil sebuah flashdisk lalu menyerahkan nya pada hakim ketua.


Video kecelakaan Kayla mulai berputar, dan kemudian slide demi slide yang merupakan isi percakapan antara Tia dan irang suruhannya itu pun juga dilihat lihat oleh pak hakim serta jajaran nya.


Lalu kuasa hukum Tia mulai membuka suara nya.


" Maaf pak hakim, apakah data yang merupakan isi percakapan itu memang benar ada nya atau hanya buatan atau editan, yah mengingat di jaman sekarang ini apapun bisa di manipulasi pak hakim "


" Iya pak hakim saya tidak pernah melakukan hal seperti itu " ucap Tia.


Kayla pun mulai berdiri ketika mendengar Tia terus menyangkal padahal sudah ada bukti nyata nya disana.


" Tia kamu jangan berbohong, kamu jelas jelas mengakui hal itu saat itu, kamu mengaku sengaja mencelakai ku supaya bisa memiliki mas Reyhan seorang diri, kenapa kamu sekarang tidak mengakui nya " ucap Kayla mulai merasa kesal.


" Apakah ada bukti nya jika aku pernah mengatakan hal itu? atau itu hanya halusinasi mu saja Kayla, karena kami mungkin depresi saat itu setelah kehilangan bayi mu "


" Tiaaaa " teriak Kayla


Ktokkk Ktokkkk Ktokkkk


Pak hakim memukul palu nya untuk menenangkan suasana yang mulai memanas ini.


" Harap tenang, harap tenang, silahkan duduk kembali " pinta pak hakim.

__ADS_1


Amran menghampiri Kayla, lalu membukakan botol air mineral untuk Kayla " Minum lah dulu, kamu harus tenang Kay, dia sengaja memancing amarah mu " ucap Amran menenangkan Kayla.


" Pak hakim sayang keberatan atas tuduhan yang di layangkan pada client saya, dan saya ingin bukti bukti yang di berikan oleh pihak korban di selidiki benar atau tidak nya " ucap kuasa hukum Tia.


Terlihat pak hakim sedang berdiskusi dengan para jajaran nya.


Ktokkkk " Keberatan di terima, dan sidang akan dilanjutkan tiga minggu lagi, di harap kan bukti bukti yang di ajukan pada kami dapat di buktikan ke aseli an nya "


Ktokkk " Sidang kali ini selesai, dan akan dilanjutkan tiga minggu lagi " Ktokkk Ktokkkk Ktokkkk


Tia mengangkat sedikit sudut bibir nya, dan Kayla hanya menatap nya tak percaya.


" Ayo Kay, kita pulang "


" Tapi ka .... "


" Kita akan memikirkan langkah selanjutnya Kay, ayo " ajak Amran lagi.


Saat di parkiran pengadilan Kayla melihat Reyhan berdiri di samping motor nya.


" Mas, kenapa kamu hanya diam saja? kamu jelas jelas tau kalau Tia itu pelaku nya, tapi kamu hanya diam saja? apa kamu tidak akan menegakkan keadilan untuk Naufal mas? setega itu kah kamu pada Naufal mas? papah macam apa kamu ini mas? kami bahkan tidak membantu ku untuk memberi keadilan pada Naufal, anak kit mas " ucap Kayla dengan berderai air mata.


" Kay, bukan begitu.... "


" Kamu mau ngasih alasan apa mas? kamu mendukung Tia yang sudah jelas jelas melakukan kejahatan itu hah? saat kamu mengkhianati ku aku masih bisa memaafkan mu mas, tapi jika kali ini Tia tidak mendapatkan hukuman atas perbuatan nya, maka aku tidak akan memaafkan mu mas " ujar Kayla dengan tatapan kecewa nya .


" Abi tidak menyangka Rey, bahkan untuk melakukan hal benar saja hati mu tidak tergerak? Kayla melakukan ini untuk Naufal, tapi kamu ... hahhhh Abi tidak habis pikir pada mu " ucap Abi kecewa.


" Ayo Kay, kita pulang " ucap umma Rahma.


" Ka terimakasih banyak "


Amran tersenyum " Tidak perlu berterima kasih, kamu pulang dan istirahat lah, nanti akan aku kabarkan bagaimana langkah selanjutnya " ucap Amran .


Kini tinggallah Amran dan Reyhan. Amran mengajak Reyhan untuk nongkrong di cafe dekat dekat gedung pengadilan.


~


~


" Pak, pokok nya saya mohon dengan cara apapun bantu saya keluar dari sini, saya gamau sisa hidup saya mendekam di balik jeruji besi "


" Tenang Bu Tia, saya akan membantu anda, asal kan jangan lupa bonus untuk saya "


" Bapak tenang saja, itu akan saya urus setelah keluar dari sini pak "


' Aku gamau mati disini, aku mau ngabisin sisa hidup ku sama mas Reyhan, aku harus bisa bebas dari sini, harus, harus ' Gumam Tia dalam hati nya.


~


~


" Gue ga nyangka loe yang jadi kuasa hukum nya Kayla Ran " ucap Reyhan.

__ADS_1


" Gue juga sama Rey, gue nih diminta pak Al buat jadi kuasa hukum Kayla dalam kasus ini " jawab Amran lalu menyeruput kopi pesanan nya.


" Loe udah tau hubungan gue sama Kayla... "


" udah, gue udah tau, dan gue ga nyangka sih loe ngekhianati Kayla gitu, apa loe lupa dulu loe susah payah buat bisa halalin Kayla, loe itu orang yang beruntung diantara sekian banyak nya cowok yang mau dapetin dia, tapi sekarang loe malah nyakitin dan nyia nyiain dia Rey "


" Gue khilaf Ran, dan gue nyesel sekarang "


" Ckkk, loe nyesel? telat Rey, sekarang Kayla kayak nya udah gamau balik sama loe "


" Ran, loe masih nyimpen perasaan ke Kayla? " tanya Rey dengan serius nya.


Amran tersenyum " masih lah, gue sudah move on dari mantan isteri loe itu Rey, cuma kayak nya gue sadar sekarang saingan gue lebih berat dari loe Rey "


Reyhan mengeryit kan dahi nya " Maksud loe? ada orang lain yang suka ke Kayla ? "


" Banyak lah pasti yang suka sama dia, cuma kayak nya ada satu orang yang berat banget buat gue kalahin "


" Siapa? "


" Al, orang yang Uda nolong Kayla hingga detik ini, gue merasa dia punya perasaan yang lebih ke Kayla Rey, berat banget kalo emang pak Al yang jadi saingan gue sekarang "


" Emang dia sehebat apa? "


" Loe gak tau? pokok nya dia bukan level kita Rey, cuma gue tetep mau usaha buat dapetin Kayla "


Rey membulat kan kedua bola mata nya " Loe jangan berani berani ya Ran "


" Heii bro, Kayla singel sekarang, jadi loe ga ada hak larang larang gue kayak gitu, loe juga udah bukan siapa siapa nya Kayla kan "


" Ran "


" Loe nyerah aja Rey, apa yang udah loe lakuin ke Kayla itu bener bener ga gue sangka, dan gue lebih ga nyangka lagi saat tadi di pengadilan loe cuma diem aja, ga bantu Kayla buat negakkin keadilan buat almarhum anak loe " sarkas Amran pada Reyhan.


" Bukan gitu Ran, kalau gue asal bicara tanpa ada bukti apa akan berguna? "


" Seenggaknya loe udah coba buat ngebela anak loe Rey "


Rey terdiam sejenak.


" Ada satu hal yang bisa loe lakuin Rey "


" Apa Ran? "


" Cari hape Tia, karena pasti ada bukti chat itu di hape nya, kalau pun Uda ga ada chat nya, gue bisa bantu nanti buat mulihin chat nya, apa loe bias? "


Reyhan menatap Amran " Oke akan gue cari "


" Oke bagus kalau gitu, semoga berhasil "


~


~

__ADS_1


~


__ADS_2